PERKEMI Loteng Gelar Penataran Pelatih, Penguji dan Wasit

- Kontributor

Selasa, 14 Oktober 2025 - 03:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Penataran Pelatih, Penguji, dan Wasit Daerah Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) yang digelar di Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 10–12 Oktober 2025..

Kegiatan ini menghadirkan delapan penguji yang diutus langsung oleh Pengurus Besar (PB) Perkemi.

Wakil Ketua Perkemi Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Kariadi, S.Kom, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam dunia Shorinji Kempo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, ujian bagi pelatih, penguji, dan wasit bertujuan untuk mengukur kemampuan teknis, filosofis, serta pemahaman peraturan bagi para praktisi yang ingin mengajarkan atau memimpin pertandingan Kempo.

Baca Juga :  Tanggap Bencana, PWI NTB Gandeng MIM Foundation Bantu 337 Warga Terdampak Banjir di Lombok Tengah

” Ujian ini memastikan bahwa para kandidat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk melatih para Kenshi serta memimpin dan menilai pertandingan sesuai ajaran Kempo yang menjunjung tinggi keselamatan dan pengembangan diri,” ujar Lalu Kariadi.

Dalam ujian tersebut, peserta diuji dalam beberapa aspek. Dari sisi keterampilan teknis, peserta harus menguasai teknik dasar dan lanjutan Shorinji Kempo, baik serangan maupun pertahanan.


Dari sisi filosofi, peserta diuji pemahaman mereka terhadap nilai-nilai Kempo yang berlandaskan prinsip-prinsip ajaran agama, seperti tidak menyakiti, tidak menyerang lebih dulu, serta menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat.


Selain itu, peserta juga diuji dalam pengetahuan peraturan pertandingan (randori) dan cara memimpin jalannya pertandingan secara adil.
Untuk calon pelatih, penilaian difokuskan pada kemampuan menyampaikan materi teknis dan filosofis Kempo secara efektif kepada para Kenshi.
Lalu Kariadi menambahkan, dalam struktur Shorinji Kempo, setiap tingkatan keahlian disebut “Dan.”

Baca Juga :  DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Dengan Agenda Pengucapan Sumpah PAW

Seorang Kenshi dapat naik jenjang setelah mengikuti serangkaian ujian dan sertifikasi.
“Begitu seseorang mencapai tingkat Dan, mereka dapat mengikuti sertifikasi pelatih. Setelah itu bisa melanjutkan ke sertifikasi penguji, dan selanjutnya menjadi wasit,” jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya pelatih dan wasit yang tersertifikasi, Shorinji Kempo di Indonesia dapat terus berkembang secara profesional dan tetap berpegang pada nilai-nilai luhur bela diri ini.
“Dengan sertifikasi yang jelas, kita bisa menjaga kualitas pengajaran serta memastikan tujuan awal pendiri Kempo tercapai, yaitu menciptakan manusia yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Balon Mengudara, Semangat Menggelora! Kick Off HUT ke-55 KORPRI Lombok Tengah Resmi Dimulai
Bupati Pathul Buka Kejuaraan Horsebow 2 Tahun 2026, Dorong Lahirnya Atlet Panahan Berprestasi
Pathul Bahri Melenggang ke Pusat,Dipercaya Jadi Wabendum PB IPSI
Kontingen Lombok Tengah Raih 125 Emas, Kokoh di Posisi Runner-up PORPROV NTB XII 2026
Pocari Sweat Run Lombok 2026 Sukses Besar, 9.200 Pelari Dongkrak Sport Tourism dan Ekonomi NTB
Pocari Sweat Run Lombok 2026 Sukses,Pemprov NTB Bidik Jadi Ajang Marathon Kelas Dunia
Okupansi Hotel di The Mandalika Tembus 100 Persen Jelang Pocari Sweat Run Lombok 2026
RGOG Santuni 150 Anak Yatim di Lombok Tengah, Tebar Kebahagiaan di Awal Touring

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:39

Polresta Lombok Tengah Terjunkan 1.112 Personel Gabungan Amankan Pilkades Serentak 2026

Jumat, 25 September 2026 - 08:31

Kajari Lombok Tengah Buka Ruang Komunikasi dengan Pers,Materi Penyidikan Tetap Terbatas

Selasa, 22 September 2026 - 12:11

Bupati Pathul Terima Silaturahmi Karutan Praya, Perkuat Sinergi Pemasyarakatan

Selasa, 8 September 2026 - 19:33

Perkuat Deteksi Dini, Rutan Praya Gelar Razia Kamar Hunian

Kamis, 3 September 2026 - 12:12

Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Perairan Areguling Ditemukan Meninggal Dunia

Kamis, 3 September 2026 - 12:01

Satpol PP Lombok Tengah Tertibkan Aktivitas Konsumsi Tuak di Sejumlah Lokasi Praya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:31

ITDC Koordinasikan Dukungan BUMN dan Ekosistem The Mandalika untuk Pemulihan Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:45

Razia Perdana,Karutan Baru Pastikan Blok Hunian Rutan Praya Tetap Aman dan

Berita Terbaru