Tiga UMKM Binaan ITDC Harumkan Nama Lombok Tengah, Raih Penghargaan Pemuda Pelopor Desa NTB 2026

- Kontributor

Kamis, 5 November 2026 - 07:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Ketikjari.com – Tiga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) berhasil mengharumkan nama Kabupaten Lombok Tengah dengan meraih penghargaan dalam ajang Pemuda Pelopor Desa Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.

Ketiga UMKM tersebut masing-masing CocoSam, Monkey Cave, dan Teh Prabu. Mereka berhasil meraih penghargaan pada tiga bidang berbeda, yakni kewirausahaan, lingkungan, dan ekonomi digital.

Penghargaan yang diumumkan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTB pada 22 Oktober 2026 tersebut diraih Samsudin, S.Kom., melalui CocoSam sebagai Juara I bidang Kewirausahaan. Kemudian Ida Yanti, S.E., melalui Monkey Cave sebagai Juara II bidang Lingkungan, serta L. Zaktyurrahman melalui Teh Prabu sebagai Juara II bidang Ekonomi Digital.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa inovasi dan kreativitas generasi muda di Lombok Tengah mampu mengembangkan potensi lokal menjadi usaha produktif yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

General Manager The Mandalika, I Made Pari Wijaya, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih ketiga UMKM binaan ITDC tersebut.

Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan besarnya potensi masyarakat lokal dalam mengembangkan usaha kreatif dan inovatif. Terlebih, pengembangan usaha tersebut turut mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan pariwisata The Mandalika.

“Kami bangga melihat pelaku UMKM lokal binaan ITDC mampu menunjukkan prestasi di tingkat provinsi. Capaian ini memperlihatkan bahwa kreativitas dan potensi masyarakat sekitar memiliki peluang untuk berkembang lebih luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ITDC terus memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM, mulai dari pemasaran produk hingga dukungan finansial guna meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas akses pasar.

Baca Juga :  Bulan Ramadhan dan Hari Paskah,The Nusa Dua Siapkan Penawaran Menarik

Salah satu penerima penghargaan, Samsudin, merupakan pemuda asal Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, yang mengembangkan CocoSam dengan mengolah potensi kelapa lokal menjadi produk bernilai tambah, salah satunya Virgin Coconut Oil (VCO).

Inovasi pengolahan kelapa tersebut mengantarkan CocoSam meraih Juara I bidang Kewirausahaan. Bahkan, CocoSam berpeluang melanjutkan kompetisi ke tingkat nasional setelah melalui proses verifikasi lanjutan oleh penyelenggara.

Sementara itu, Monkey Cave yang dikembangkan Ida Yanti di Desa Prabu berhasil meraih Juara II bidang Lingkungan. Destinasi wisata alam tersebut mengedepankan pelestarian lingkungan melalui perlindungan habitat satwa, pengelolaan sampah, pengaturan jalur wisata, serta edukasi konservasi kepada pengunjung.

Pengelolaannya juga melibatkan masyarakat setempat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pesona Prabu. Selain menjaga kelestarian lingkungan, keberadaan destinasi tersebut turut membuka peluang ekonomi berbasis pariwisata bagi masyarakat desa.

Prestasi lainnya diraih Teh Prabu yang dikembangkan L. Zaktyurrahman. Produk teh berbahan tanaman lokal yang tumbuh di Desa Prabu tersebut meraih Juara II bidang Ekonomi Digital.

Keunggulan Teh Prabu terletak pada pemanfaatan teknologi digital melalui QR Code pada kemasan produk. Teknologi tersebut memungkinkan konsumen mengakses informasi mengenai asal-usul produk, cara penyajian hingga fasilitas pembayaran digital.

Pemasaran Teh Prabu juga terintegrasi dengan aktivitas wisata Monkey Cave melalui katalog digital sehingga membuka peluang pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Mandalika Beach Club Dinobatkan sebagai "Indonesia Best Beach Club in Lombok" di ITTA Award 2023/2024

Ketiga UMKM tersebut mendapatkan pendampingan ITDC melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bersama fungsi Community Development.

Pendampingan terhadap Teh Prabu dan Monkey Cave yang tergabung dalam kelompok usaha di bawah Pokdarwis Desa Prabu telah dimulai sejak Juli 2025. Sementara CocoSam mulai mendapatkan pembinaan pada Mei 2026.

Selain pendampingan usaha, ITDC juga memfasilitasi pemasaran produk melalui berbagai kegiatan di kawasan The Mandalika. CocoSam pernah berpartisipasi dalam ajang GT World Challenge, sedangkan ketiga UMKM tersebut turut mempromosikan produknya dalam event Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.

Melalui kesempatan tersebut, produk lokal dapat diperkenalkan kepada pengunjung, sekaligus membuka akses pemasaran melalui aktivitas pariwisata berskala nasional dan internasional.

Pari Wijaya menegaskan, pengembangan kawasan pariwisata harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

“Kami ingin masyarakat sekitar turut mengambil bagian dalam pertumbuhan The Mandalika. Pelaku UMKM lokal perlu memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha, memperluas pasar, dan menjadi bagian dari ekosistem pariwisata,” katanya.

Ia berharap prestasi ketiga UMKM tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda dan pelaku usaha lainnya di Lombok Tengah untuk terus berinovasi serta mengembangkan potensi desa.

Keberhasilan CocoSam, Monkey Cave, dan Teh Prabu sekaligus memperlihatkan bahwa potensi sumber daya lokal, pelestarian lingkungan, dan pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi kekuatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Berita Terkait

DPC Gerindra Lombok Tengah Turun Langsung Gerakkan Program ASRI, Dimulai dari Pantai Kuta
Media Jadi Kekuatan Promosi Wisata, PWI Lombok Tengah Perkuat Sinergi dengan ITDC
MotoGP Mandalika 2026 Raup Rp5,2 Triliun, Penonton Tembus 157.875 Orang
MotoGP Mandalika Tembus 157 Ribu Penonton,ITDC Apresiasi Peran Strategis Media NTB
Yudisium VII Poltekpar Lombok, Dr Amirosa Tekankan Kompetensi Lulusan: Industri Pariwisata Menanti
CONVETO 2026 Poltekpar Lombok Hadirkan GM The Mandalika, Bahas Strategi Wisata Sehat dan Berkelanjutan
Poltekpar Lombok Gelar ISTTW 2026, Dorong Kolaborasi Global dan Pariwisata Berkelanjutan
ICANN87 Dongkrak Daya Saing The Nusa Dua, Kunjungan Wisatawan Tembus 363 Ribu

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:42

Kabid PIKP Diskominfo Lombok Tengah Dorong UMKM ZCorner Go Digital, Mustahik Naik Kelas Jadi Muzaki

Selasa, 3 November 2026 - 06:00

Dubes Australia Kunjungi SDN 1 Batujai, Sekda Loteng Tegaskan Dukungan INOVASI Perkuat Mutu Pendidikan

Selasa, 3 November 2026 - 03:41

Tastura Bergemuruh! SDN Janggawana dan SMPN 15 Mataram Berjaya di Bupati Cup Drumband 2026, Sekda Lombok Tengah Resmi Tutup Festival

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:59

Yudisium VII Poltekpar Lombok, Dr Amirosa Tekankan Kompetensi Lulusan: Industri Pariwisata Menanti

Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:57

Sumpah Pemuda, Bupati  Pathul Ajak Generasi Muda Perkuat Patriotisme dan Kepedulian Sosial

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:35

Gebyar PAUD 2026, Lombok Tengah Perkuat Pendidikan Anak Menuju Generasi Emas

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:23

Wabup Nursiah Terima Visitasi KI NTB, Penguatan PPID dan Sengketa Informasi Jadi Sorotan

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:30

LASQI Lombok Tengah Raih Tujuh Gelar Juara di Festival NTB 2026, Dua Peserta Sabet Juara Pertama

Berita Terbaru