Pemprov NTB Pastikan Akses Gizi Seimbang bagi Anak Lewat Strategi Ketahanan Pangan Inklusif

- Kontributor

Minggu, 25 Mei 2025 - 05:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com– Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam menjamin akses gizi seimbang bagi anak-anak sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB, Aidy Furqan, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memastikan ketersediaan pangan yang cukup, beragam, bermutu, serta aman dikonsumsi oleh seluruh masyarakat NTB.

Menurutnya, kebutuhan gizi masyarakat, termasuk anak-anak sebagai kelompok rentan, menjadi prioritas utama dalam kebijakan ketahanan pangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami pastikan bahwa pasokan pangan sehat tersebar merata ke seluruh wilayah NTB, dengan harga yang stabil dan terjangkau. Pangan tersebut tentunya telah memenuhi standar dan syarat dari BPOM,” jelas Aidy Furqan, Minggu (25/5/2025).

Upaya tersebut dijalankan melalui sejumlah program strategis, salah satunya adalah Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang menjadi instrumen penting untuk menjaga ketersediaan pangan saat terjadi gangguan pasokan.

Baca Juga :  Aset Terancam Dieksekusi,Ketua Yayasan RSI NTB Diduga "Ngemplang" Bayar Tunggakan Kontraktor 2,7 M

Selain itu, Pemprov NTB juga fokus pada penguatan 12 komoditas pangan strategis, yaitu beras, jagung, daging sapi, daging ayam, telur ayam, minyak goreng, gula pasir, cabai rawit, cabai besar, bawang merah, bawang putih, dan kedelai. Keberadaan komoditas-komoditas tersebut dinilai vital dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat secara menyeluruh.

Meski belum memiliki data yang sepenuhnya representatif terkait kualitas konsumsi pangan di masyarakat, Aidy menyatakan bahwa berdasarkan pengamatan lapangan, ketersediaan 12 komoditas tersebut masih relatif aman.

“Hingga saat ini belum ada laporan atau keluhan masyarakat terkait kekurangan maupun menurunnya kualitas pangan yang dikonsumsi,” imbuhnya.

Sejumlah program telah digulirkan oleh Dinas Ketahanan Pangan NTB untuk mendukung ketahanan pangan daerah, di antaranya:
Pemantapan Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan, melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), penguatan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD), serta analisis ketersediaan bahan pangan.

Baca Juga :  Bupati Pathul Tanam Raya Bersama Ketua Umum HKTI dan Wamen Pertanian

Pengendalian Kerawanan dan Kewaspadaan Pangan, melalui pemberian bantuan pangan bagi masyarakat miskin ekstrem, kampanye Gerakan Stop Boros Pangan, serta penyusunan peta ketahanan dan kerentanan pangan.

Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, yang mencakup pengembangan Rumah Pangan, sertifikasi dan registrasi pangan segar, serta pengawasan terhadap keamanan pangan yang beredar.

Aidy Furqan menegaskan bahwa menjamin akses pangan bergizi bagi anak-anak bukan hanya soal penyediaan fisik bahan pangan, namun juga mencakup aspek kualitas, keamanan, dan keterjangkauan.

“Ketahanan pangan yang inklusif harus mampu menyasar seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, terutama anak-anak yang sangat membutuhkan asupan gizi seimbang untuk tumbuh kembang mereka,” tutupnya.

Berita Terkait

TP-PKK Lombok Tengah Tancap Gas Awal 2026, Fokus Tekan Stunting di Lima Desa
RS Mandalika Hadirkan X-Ray Stasioner Canggih, Layanan Rontgen Kini Lebih Lengkap
RSUD Praya Evaluasi Kinerja 2025, Direktur Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan di 2026
Wabup Nursiah Resmikan Gedung UPT BLUD Puskesmas Muncan di Kopang
Dari Gizi ke Ekonomi : Lempot Stunting Jadi Senjata Baru Lombok Tengah Lawan Stunting
Awali 2026,Direktur RSUD Praya Tekankan Pelayanan Ramah dan Tanpa Diskriminasi
RS Mandalika Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Tasyakuran Gumi Paer Sekaroh,Gubernur NTB Resmikan Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon
RSUD Praya Selangkah Lagi Naik Kelas,Gubernur Iqbal  Terbitkan Persetujuan Resmi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:27

Mandalika Racing Series 2026 Siap Digelar Lima Seri, Perkuat Pembinaan Pembalap Nasional

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:57

MGPA Terima Penghargaan Pengakuan Kolaborasi dan Inovasi, Dinilai Berhasil Bangun Sport Tourism Inklusif di Mandalika

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:38

Mandalika International Festival 2025 Dorong Perputaran Ekonomi Miliaran Rupiah di Kawasan Mandalika

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:15

Kadis Pariwisata NTB Apresiasi Event MIF,Kantor Dinas Pariwisata Jadi Rumah Kolaborasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:01

Gubernur NTB Terima Sertifikat Internasional dari APIEM UK dan MIF,NTB Mantapkan Pariwisata Berkualitas Berbasis Event

Rabu, 7 Januari 2026 - 04:47

Kalender Event MGPA 2026 Resmi Diluncurkan,Mandalika Siap Hidupkan Motorsport dan Pariwisata Sepanjang Tahun

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:43

Lombok Tengah Raih Penghargaan Internasional APIEM UK, Kadispar: Bukti Komitmen Bangun Pariwisata dan Event Berkelas Dunia

Rabu, 7 Januari 2026 - 02:21

Posko Nataru Ditutup,Bandara Lombok Catat Rekor: 171 Ribu Penumpang Dilayani,Zero Accident

Berita Terbaru