Konferensi Pendidikan Indonesia :  Wabup Nursiah Jadi Pembicara,Paparkan Pendidikan Inklusif Berkualitas

- Kontributor

Jumat, 16 Mei 2025 - 02:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H.M. Nursiah, menjadi salah satu pembicara dalam Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) yang berlangsung di Auditorium Dinas Pendidikan DKI Jakarta, 14–15 Mei 2025.

Acara bergengsi yang diselenggarakan oleh Lingkar Daerah Belajar tersebut dihadiri sejumlah menteri, puluhan kepala daerah dari berbagai provinsi, perwakilan Kedutaan Besar Australia, serta para tokoh dan sesepuh pendidikan nasional.

Sejumlah tokoh nasional yang juga tampil sebagai pembicara antara lain Pratikno (Menteri Koordinator PMK), Abdul Mu’ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah), Brian Yullarto (Menteri Diktisaintek), Meutya Hafid (Menteri Komunikasi Digital), Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri), serta kepala daerah seperti Pramono Anung (Gubernur DKI Jakarta), Bobby Nasution (Gubernur Sumatera Utara), dan Abdul Halim Muslih (Bupati Bantul).

Dr. Nursiah didampingi Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah, perwakilan Bapperida, serta Tim Inovasi Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dalam paparannya yang bertajuk “Mewujudkan Pendidikan Inklusif: Kesempatan Belajar yang Setara bagi Semua Anak”, Dr. Nursiah memaparkan secara komprehensif upaya Lombok Tengah dalam membangun sistem pendidikan inklusif sejak dideklarasikan pada 2012. Ia menjelaskan latar belakang, strategi implementasi, capaian, tantangan, hingga rencana pengembangan ke depan.

“Sejak 2012, kami mulai membangun regulasi, pengorganisasian, dan program-program pendukung pendidikan inklusif, termasuk kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur. Penguatan kapasitas kepala sekolah, guru, serta penyediaan sarana dan prasarana terus kami lakukan,” jelasnya.

Mantan Sekda Lombok Tengah ini juga menyampaikan sejumlah praktik baik yang telah diimplementasikan melalui kemitraan inovasi Indonesia–Australia, mulai dari Aplikasi Profil Belajar Siswa (PBS) yang kini diadopsi secara nasional, Program Semua Anak Cerdas (SAC), Aplikasi Sistem Asesmen Literasi dan Numerasi (ASI ASLI), hingga rencana piloting PKBM Inklusif dan optimalisasi Unit Layanan Disabilitas (ULD) Pendidikan.

Baca Juga :  Lapangan Puyung Jadi Lokasi Ketiga Internet Gratis di Lombok Tengah

“Capaian ini tentu tidak lepas dari berbagai tantangan, namun dengan kolaborasi ekosistem pendidikan yang solid, kami percaya semua tantangan bisa diatasi,” ungkapnya.

Dr. Nursiah juga menekankan komitmennya untuk terus memperjuangkan layanan pendidikan yang setara bagi seluruh anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK) di Lombok Tengah.

Perwakilan Kedutaan Besar Australia dalam forum tersebut turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Lombok Tengah dalam pengembangan pendidikan inklusif melalui roadmap yang jelas serta program-program inovatif yang memberi dampak nyata bagi ABK.

Berita Terkait

Bupati Pathul Bangga Dua Mahasiswi Kedokteran Jalur Tahfiz Lolos Seleksi MTQM Tingkat Nasional
Bupati Pathul Hadiri Rapat Proyek Stategis Nasional
Direktur Poltekpar Lombok Terima Kunjungan Ketua TP-PKK NTB
Polemik Tambang,Antara Harapan Sejahtera dan Ancaman Lingkungan
Lalu Agung : Pelatihan Digital Marketing Dorong UMKM Go Digital
Ketegasan Penegakan Hukum Jadi Benteng Terakhir Hadapi Tambang Ilegal di NTB
Pemda Loteng Gelar Konsultasi Publik Peta Jalan Penguatan Literasi Dasar 2025 – 2029
Eks Napiter dan Tokoh Dompu Deklarasikan Cinta NKRI 2025

Berita Terkait

Rabu, 27 Agustus 2025 - 05:06

Bupati Pathul Hadiri Rapat Proyek Stategis Nasional

Selasa, 26 Agustus 2025 - 23:32

Direktur Poltekpar Lombok Terima Kunjungan Ketua TP-PKK NTB

Selasa, 26 Agustus 2025 - 04:40

Polemik Tambang,Antara Harapan Sejahtera dan Ancaman Lingkungan

Senin, 25 Agustus 2025 - 09:14

Lalu Agung : Pelatihan Digital Marketing Dorong UMKM Go Digital

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 04:24

Ketegasan Penegakan Hukum Jadi Benteng Terakhir Hadapi Tambang Ilegal di NTB

Kamis, 21 Agustus 2025 - 07:28

Pemda Loteng Gelar Konsultasi Publik Peta Jalan Penguatan Literasi Dasar 2025 – 2029

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:54

Eks Napiter dan Tokoh Dompu Deklarasikan Cinta NKRI 2025

Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:04

Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang Ilegal,Tokoh Publik Diminta jadi Penentu Arah NTB

Berita Terbaru

Pariwisata

Direktur MGPA : ARRC Mandalika Melibatkan UMKM Lokal

Jumat, 29 Agu 2025 - 21:56

Peristiwa

Bupati Pathul Hadiri Panen Raya Padi

Kamis, 28 Agu 2025 - 22:33

Pariwisata

Direktur MGPA : ARRC 2025,Di Dominasi Pembalap Indonesia

Kamis, 28 Agu 2025 - 21:05