Komisi IV DPRD Menerima Hearing Forum Kadus Se Lombok Tengah

- Kontributor

Rabu, 22 Mei 2024 - 21:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com– Komisi IV DPRD Lombok Tengah menerima hearing dari Forum kepala Dusun/Wilayah (Forka) Lombok Tengah Rabu 23 Mei 2024.

Kedatangan Puluhan Kepala Dusun tersebut terkait kesenian kecimol dan Ale – Ale dan gendang belek.

Didepan ketua Komisi IV juru bicara Forum Kadus Lalu Hamid mengeluarkan pernyataan tegas mengenai maraknya pertunjukan Kecimol dan Ale-ale yang menampilkan pornografi dan pornoaksi secara bebas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam beberapa bulan terakhir, Forka telah menerima banyak laporan dari masyarakat mengenai konten tidak pantas yang dipertontonkan oleh para seniman dalam pertunjukan Kecimol dan Ale-ale.

Baca Juga :  Hadiri Panen Raya : Bupati Pathul Lombok Tengah Catat Produksi 237 Ribu Ton Padi

Pertunjukan ini, yang seharusnya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, kini sering disalahgunakan untuk menampilkan adegan-adegan yang tidak pantas dan vulgar. Hal ini tidak hanya merusak moral penonton dewasa, tetapi juga sangat berbahaya bagi perkembangan moral anak-anak bangsa yang masih sangat rentan terhadap pengaruh negatif.

Hamid menekankan bahwa langkah tegas dari pemerintah daerah sangat diperlukan untuk menghentikan penyebaran konten tidak pantas dalam pertunjukan Kecimol dan Ale-ale serta berharap ada sebuah aturan atau payung hukum (perbub) yang mengatur hal-hal seperti ini.

Baca Juga :  DPRD Lombok Tengah Gelar Sidang Paripurna dengan Dua Agenda Penting

Sementara Ketua Komidi IV H. Lalu Sunting Mentas menyambut baik hearing ini dan menyatakan komitmennya untuk mengatasi masalah tersebut.


Pertemua hari ini diharapkan masyarakat dan pihak terkait dapat bersama-sama untuk menghentikan penyalahgunaan pertunjukan budaya, dengan adanya perhatian dan tindakan dari pemerintah daerah serta dukungan dari masyarakat, pertunjukan Kecimol dan Ale-ale dapat kembali menjadi media hiburan yang mendidik dan menjaga keluhuran budaya bangsa.Ujarnya

dprdlomboktengah

Berita Terkait

DPRD Lombok Tengah Sepakati Arah Kebijakan APBD 2027 dan Perubahan APBD 2026
1.004 Anggota BPD di Lombok Tengah Dilantik untuk Periode 2026-2034
Banggar Minta Tambahan Waktu Bahas KUA-PPAS 2027, DPRD Lombok Tengah Fokus Kawal Arah Anggaran Daerah
Jelang Paripurna, Banggar DPRD Lombok Tengah Tuntaskan Pembahasan APBD 2027
ITDC Bekali 53 Warga Bilebante Standar Layanan Pariwisata Jelang MotoGP Mandalika 2026
Komisi IV DPRD Lombok Tengah Bedah KUA-PPAS 2027, Fokus Tingkatkan Layanan Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial
Komisi I DPRD Bahas KUA-PPAS APBD 2027 Bersama OPD
Potensi Wisata dan UMKM Desa Lantan Digenjot Lewat Pelatihan Pemasaran Digital

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:21

ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026

Kamis, 3 September 2026 - 11:51

Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Sade,Rekonstruksi Rumah Adat Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:13

Dapur Umum Poltekpar Lombok Tetap Siaga Layani Warga Terdampak Kebakaran Sade

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:08

Poltekpar Lombok Jadi Tuan Rumah Rakor Penanganan Dampak Kebakaran Desa Adat Sade

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:21

Didatangi Menteri Pariwisata RI, Warga Dusun Adat Sade Sampaikan Aspirasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:42

Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:41

Poltekpar Lombok Peduli Sade,Hadir di Tengah Pemulihan Pascakebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:05

Poltekpar Lombok Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Kebakaran Sade

Berita Terbaru