Ketua Pembina Yarsi NTB Diduga Gelapkan Uang Pajak Hingga  3,1 Miliar,Ratusan Massa Gelar Aksi didepan Kantor Yayasan RSI NTB

- Kontributor

Senin, 2 Juni 2025 - 08:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat NTB Peduli dan Batur Lombok Kawal YARSI (Balka) menggelar aksi unjuk rasa Didepan kantor Yayasan RSI NTB yang letaknya masih satu area di belakang rumah sakit Siti hajar, Mataram, Senin (2/6/2025). 

Aksi ini berkaitan dengan dugaan pengelapan uang pajak oleh ketua yayasan Yarsi Mataram Lalu Azhar pada tahun 2015.

“Pajaknya kan hanya 2,4 miliar, tapi yang digunakan malah sampai Rp 5 miliar lebih untuk bayar pajak,” kata Kordinator Aksi Muhammad Munif, Senin 2/6.

Menurutnya, ketua pembina yayasan lalu Moh Azhar juga diduga terlibat memberikan terjadinya pengelapan dana yayasan pada tahun 2015 berupa pajak negara. 

” Kami meminta pembina yayasan harus mengingatkan terkit pengelolaan keuangan yayasan, apabila tidak diingatkan dapat kami laporkan tindak pidana pengelapan,” ucapnya 

Pihaknya juga meminta untuk menggati ketua yayasan juga karena di anggap telah mencemrkan warwah dan nama baik yayasan terkait utang kepada kontraktor atas pembangunan SDIT yarsi NTB 

Baca Juga :  RSUD Praya Buka Layanan Poli Psikologi Klinis, Hadirkan Ruang Aman untuk Konseling dan Kesehatan Mental

” Segera audit keuangan yarsi NTB dengan melibatkan pihak eksternal terkiat carut marut manajemen yayasan serta buka trasaparasi keuangan Yarsi NTB yang diduga diselewengkan oleh ketua yayasan lalu imam Hambali untuk kepentingan pribadi,” pintanya. 

Stap yayasan Yarsi NTB, Dokter Ahmad Taufik yang menerima masa enggan memberikan komentar. Dia hanya meminta masa untuk segara bubar dan akan menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak yayasan. 

” Saya akan menyampaikan apa tuntutan-tuntutan ini kepada pihak yayasan,” pungkasnya.

Berita Terkait

BAZNAS Lombok Tengah Ajak Masyarakat Bersedekah, Mulai dari Rp5 Ribu
Perkuat Deteksi Dini, Rutan Praya Gelar Razia Kamar Hunian
Gerakan Posyandu Aktif Diperkuat, Lombok Tengah Dorong Layanan Kesehatan Sepanjang Siklus Hidup
Hari Kedua Pencarian, Nelayan Hilang di Perairan Areguling Ditemukan Meninggal Dunia
Satpol PP Lombok Tengah Tertibkan Aktivitas Konsumsi Tuak di Sejumlah Lokasi Praya
Bunda PAUD Lombok Tengah Sosialisasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di 12 Korwil
GEMARIKAN di Pemepek Bantu Penuhi Gizi Anak dan Perkuat Pencegahan Stunting
ITDC Koordinasikan Dukungan BUMN dan Ekosistem The Mandalika untuk Pemulihan Kampung Adat Sade

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 09:36

Perubahan APBD 2026, Pendapatan Lombok Tengah Naik Rp128,29 Miliar dan Belanja Tembus Rp2,78 Triliun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:07

DPRD Lombok Tengah Sepakati Arah Kebijakan APBD 2027 dan Perubahan APBD 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:28

Banggar Minta Tambahan Waktu Bahas KUA-PPAS 2027, DPRD Lombok Tengah Fokus Kawal Arah Anggaran Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:00

Jelang Paripurna, Banggar DPRD Lombok Tengah Tuntaskan Pembahasan APBD 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:12

Komisi IV DPRD Lombok Tengah Bedah KUA-PPAS 2027, Fokus Tingkatkan Layanan Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:50

Komisi I DPRD Bahas KUA-PPAS APBD 2027 Bersama OPD

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:00

DPRD dan Pemkab Lombok Tengah Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025,Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan Daerah

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:42

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Jawaban Kepala Daerah atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Berita Terbaru