Tujuh Institusi di NTB Raih Penghargaan Internasional dari APIEM UK, Kemenpar, dan Mandalika International Festival

- Kontributor

Selasa, 6 Januari 2026 - 06:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menegaskan eksistensinya di panggung global. Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Universitas Mataram (UNRAM), Politeknik Pariwisata Lombok, Universitas Muhammadiyah Mataram, ITDC, dan MGPA berhasil meraih Penghargaan Internasional dari APIEM UK, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar), serta Mandalika International Festival (MIF).

Renghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Mandalika International Festival yang berlangsung pada 12–14 Desember 2025 di kawasan Sirkuit MotoGP Mandalika, Lombok Tengah.

Ajang berskala internasional ini menjadi ruang kolaboratif antara pemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan mitra global dalam mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur APIEM Indonesia Sirajuddin sambutannya menegaskan bahwa Mandalika telah menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi lintas sektor mampu melahirkan dampak nyata bagi pengembangan destinasi pariwisata dunia.

Baca Juga :  ITDC Gelorakan Semangat Kemerdekaan Lewat Bina Lingkungan dan Perayaan di Seluruh Kawasan 

“Penghargaan internasional ini bukan sekadar simbol, tetapi pengakuan atas kerja kolaboratif antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, BUMN, dan komunitas. NTB, khususnya Mandalika, telah menunjukkan model pengembangan pariwisata yang visioner, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Direktur APIEM Indonesia.

Ia menambahkan, APIEM Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat jejaring nasional dan internasional guna mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia pariwisata, menarik wisatawan mancanegara, investasi global, serta membuka peluang bagi mahasiswa internasional untuk menempuh pendidikan di Indonesia.

“Ke depan, APIEM Indonesia akan menjadikan Mandalika sebagai salah satu pusat kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan, event, dan pengembangan destinasi pariwisata,” tegasnya.

Lima Kriteria Penilaian Penghargaan
Penghargaan internasional ini diberikan berdasarkan lima kriteria utama, yaitu:

Kolaborasi nasional dan internasional antar lembaga.

Kreativitas perguruan tinggi, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, lembaga, komunitas, serta BUMN dalam membangun sinergi.

Strategi efektif dalam menarik wisatawan mancanegara dan nusantara, investasi, serta mahasiswa internasional.

Baca Juga :  Mas Menteri Parekraf RI Buka Seleksi PSB Poltekpar Se-Indonesia

Penyelenggaraan event unggulan berskala nasional dan internasional.

Optimalisasi media sosial yang atraktif dan konsisten dalam mempublikasikan kegiatan.

Rangkaian Mandalika International Festival
Mandalika International Festival dirangkai melalui berbagai agenda strategis, meliputi:

Mandalika International Talkshow

Mandalika International Award and Appreciation
Mandalika Festival of Speed

Mandalika Competitions

Mandalika Grand Festival

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menghasilkan 10 rekomendasi strategis terbaik bertajuk “Mandalika Top 10 Recommendations”, yang dirumuskan sebagai masukan konstruktif bagi pemerintah daerah, pemerintah pusat, hingga komunitas internasional dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.

NTB Kian Menguat di Panggung Dunia
Dengan diraihnya penghargaan internasional ini, NTB semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi unggulan kelas dunia yang tidak hanya dikenal melalui event internasional, tetapi juga melalui kualitas kolaborasi, inovasi, dan tata kelola pariwisata yang modern dan berkelanjutan.

Berita Terkait

ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026
Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Sade,Rekonstruksi Rumah Adat Dimulai
Bupati Pathul Hadiri Nyemulak Tandai Awal Kebangkitan Kampung Adat Sade
Dapur Umum Poltekpar Lombok Tetap Siaga Layani Warga Terdampak Kebakaran Sade
Poltekpar Lombok Jadi Tuan Rumah Rakor Penanganan Dampak Kebakaran Desa Adat Sade
Didatangi Menteri Pariwisata RI, Warga Dusun Adat Sade Sampaikan Aspirasi
Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade
Poltekpar Lombok Peduli Sade,Hadir di Tengah Pemulihan Pascakebakaran

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:21

ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026

Kamis, 3 September 2026 - 11:51

Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Sade,Rekonstruksi Rumah Adat Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:13

Dapur Umum Poltekpar Lombok Tetap Siaga Layani Warga Terdampak Kebakaran Sade

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:08

Poltekpar Lombok Jadi Tuan Rumah Rakor Penanganan Dampak Kebakaran Desa Adat Sade

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:21

Didatangi Menteri Pariwisata RI, Warga Dusun Adat Sade Sampaikan Aspirasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:42

Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:41

Poltekpar Lombok Peduli Sade,Hadir di Tengah Pemulihan Pascakebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:05

Poltekpar Lombok Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Kebakaran Sade

Berita Terbaru