InJourney Dukung Kebijakan Penurunan Harga Tiket Pesawat Selama Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2025

- Kontributor

Senin, 3 Maret 2025 - 19:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com– Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney melalui anak perusahaannya PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports mendukung kebijakan pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat selama Ramadan dan Idul Fitri 1446 H. Hal ini merupakan upaya besar InJourney untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat dalam rangka menggairahkan penerbangan dalam negeri dan berdampak positif bagi perekonomian serta pariwisata Indonesia.

Dukungan yang diberikan oleh InJourney Airports berupa penurunan tarif jasa kebandarudaraan, yang berlaku bagi penumpang pesawat dan maskapai penurunan. Penurunan tarif bagi penumpang pesawat berupa potongan harga tarif sebesar 50% atas Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau disebut Passenger Service Charge (PSC) dan Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U). Penurunan tarif jasa kebandarudaraan ini memberikan dampak langsung pada penurunan harga tiket pesawat.

“InJourney siap mendukung kebijakan penurunan harga tiket pesawat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin melakukan perjalanan selama Ramadan dan Idul Fitri 1446H. InJourney berharap dapat menyukseskan kebijakan ini dengan memberikan penurunan tarif jasa kebandarudaraan. Selain itu, InJourney juga akan mempersiapkan bandara-bandara di bawah InJourney Airports untuk menyambut lonjakan kedatangan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 1446 H, sehingga musim mudik tahun ini dapat berlangsung dengan lancar dan menciptakan multiplier effect yang luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi,” kata Direktur Utama InJourney Maya Watono.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“InJourney Airports memberikan penurunan tarif bagi penumpang pesawat berupa potongan harga tarif sebesar 50% atas PJP2U dan tarif untuk pendaratan (landing fee) dan penempatan pesawat (parking fee) atau PJP4U untuk rute domestik. Kami berharap penurunan tarif ini akan mendorong penurunan harga tiket pesawat, yang pada akhirnya dapat membantu masyarakat yang hendak menggunakan jasa angkutan udara. Selain itu, kenaikan pengguna jasa angkutan udara ini akan membantu mendorong industri aviasi, sekaligus perekonomian Indonesia,” kata Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi.

Baca Juga :  Pawai Obor hingga Sholat Ied, The Mandalika Rayakan Idulfitri 1446 H Penuh Kehangatan

Sebelumnya, pada Jumat (28/2), Presiden RI Prabowo Subianto telah menginstruksikan penurunan harga tiket pesawat untuk memudahkan mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Presiden mengatakan, penurunan harga tiket pesawat akan diberlakukan selama dua pekan mendatang.

Hal ini juga dikuatkan oleh Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) saat kunjungannya ke Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno Hatta, Sabtu (01/03). Menko AHY menyampaikan bahwa pemerintah dan para stakeholder industri aviasi telah berkoordinasi untuk melakukan berbagai upaya sehingga ada penurunan harga tiket pesawat. Mulai dari penurunan biaya kebandarudaraan, pengurangan harga avtur di 37 bandara, penurunan fuel surcharge, hingga PPN sebagian ditanggung pemerintah. Dijelaskannya bahwa upaya tersebut secara agregat dapat menurunkan harga tiket pesawat ekonomi untuk tujuan domestik secara keseluruhan sebesar 13 hingga 14 persen

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 18 Tahun 2025 mengenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditanggung pemerintah sebagian untuk tiket kelas ekonomi tujuan domestik yang mana untuk pembelian harga tiket pesawat tersebut akan dikurangi 6% sehingga masyarakat hanya membayar 5% saja. PMK ini berlaku untuk pembelian tiket mulai 1 Maret hingga 7 April 2025, untuk tiket perjalanan antara tanggal 24 Maret hingga 7 April 2025.

Baca Juga :  ITDC Menyerahkan Hewan Kurban,Menyambut Idul Adha 1445 Hijriah

Kunjungan Rombongan Menteri Tinjau Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno Hatta

Sejumlah menteri meninjau kesiapan Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno Hatta Tangerang, Banten pada Sabtu (01/03). Menteri yang hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kunjungan yang dilakukan oleh rombongan menteri salah satunya untuk meninjau kesiapan Terminal 2F sebagai terminal yang diperuntukan khusus umrah. Saat ini, InJourney Airports telah menyelesaikan pembangunan lounge khusus umrah dan haji yang diharapkan mampu menampung jemaah umrah dan haji yang jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Lounge ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti musala, ruang tunggu khusus, layanan kesehatan, hingga area bagasi. Infrastruktur dan teknologi terbaru juga diterapkan untuk memperlancar pelayanan, sehingga tidak terjadi kepadatan dan antrean dari jemaah umrah.

Transformasi pada sektor kebandarudaraan terus berlangsung, dengan revitalisasi yang dilakukan di Terminal 2F ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan umrah melalui Bandara Soekarno Hatta sekaligus menjadi komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sehingga pelaksanaan ibadah ke Tanah Suci dapat berjalan dengan lancar dan mengesankan.

Langkah ini merupakan bagian dari proses transformasi bandara di bawah pengelolaan InJourney Airports. Transformasi pada sektor kebandarudaraan sangat penting karena bandara merupakan wajah bangsa atau “gateway of the nation.” Dalam pelaksanaannya, InJourney melakukan transformasi kebandarudaraan secara fundamental, meliputi aspek 3P yakni Premises, Process, dan People.

Berita Terkait

SMM PPL 2026 Resmi Dibuka, Poltekpar Lombok Siapkan Generasi Pariwisata Siap Kerja dan Mendunia
ITDC Raih Dua Penghargaan BEMA 2026,Perkuat Strategi Pariwisata Berkelanjutan
Dies Natalis ke-10, Politeknik Pariwisata Lombok Tegaskan Peran Strategis bagi Pariwisata Indonesia
Poltekpar Lombok Luncurkan Logo Dies Natalis ke-10,Sarat Makna Budaya dan Semangat Transformasi
The Nusa Dua Jadi Benchmark Nasional Pariwisata Berkelanjutan Berbasis ESG
Kementerian PU Tinjau Rencana Pembangunan Asrama Poltekpar Lombok Tahun 2027
ITDC Perkuat Aktivasi Kawasan Lewat Mandalika Wellness & Cultural Festival 2026
Pari Wijaya Nahkodai The Mandalika, ITDC Pacu Akselerasi Investasi dan Pengembangan Kawasan

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:30

ITDC Dorong Sanitasi Berkelanjutan di SDN 2 Kuta, Wujud Implementasi ESG di The Mandalika

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:18

SMM PPL 2026 Resmi Dibuka, Poltekpar Lombok Siapkan Generasi Pariwisata Siap Kerja dan Mendunia

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:57

Dies Natalis ke-10, Politeknik Pariwisata Lombok Tegaskan Peran Strategis bagi Pariwisata Indonesia

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:49

Satu Dekade Mengabdi, Poltekpar Lombok Resmikan Perpustakaan Keliling untuk Masyarakat

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:57

Lombok Tengah Siap Sukseskan MTQ XXXI NTB 2026,Usung Semangat “Masmirah Mendunia”

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:11

IDP Resmi Luncurkan Desain Publikasi MTQ XXXI NTB 2026,Gaungkan Syiar dari Lombok Tengah

Kamis, 7 Mei 2026 - 02:27

Lombok Tengah Perkuat Pendidikan Inklusif, Dunia Usaha dan Mitra Nyatakan Dukungan

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:15

Hardiknas 2026,Bupati Pathul Tegaskan Pendidikan Harus Memanusiakan Manusia

Berita Terbaru