Hadiri Panen Raya : Bupati Pathul Lombok Tengah Catat Produksi 237 Ribu Ton Padi

- Kontributor

Senin, 7 April 2025 - 08:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Panen Raya Padi serentak di 14 Provinsi yang dipimpin Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, dihadiri oleh Bupati Lombok Tengah H.Lalu Pathul Bahri.

Acara yang digelar secara daring (dalam jaringan) ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan menunjukkan semangat gotong royong antara pemerintah pusat, daerah, dan para petani.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kekuatan sebuah negara sangat bergantung pada kekuatan pangannya. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung sektor pertanian demi kedaulatan dan kemandirian bangsa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Negara yang kuat adalah negara yang punya pangan yang kuat. Kita tidak boleh lagi bergantung pada impor. Kita harus berdiri di atas kaki sendiri dengan memberdayakan petani kita,” tegas Presiden Prabowo.Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri, S.IP.,M.AP memimpin langsung panen raya padi di Desa Teruwai, Kecamatan Pujut, Senin (7/4/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari panen serentak nasional yang digelar di 14 provinsi dan dipusatkan di Majalengka, Jawa Barat, oleh Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Liga SINOVA 2025,63 Inovasi Ikuti Ajang di Lombok Tengah

Sementara Bupati Lombok Tengah menegaskan,bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari panen serentak nasional yang digelar di 14 provinsi dan dipusatkan di Majalengka, Jawa Barat, oleh Presiden Prabowo Subianto

Baca Juga :  Bandara Lombok Siap Optimalkan Layanan Selama Arus Penumpang Lebaran 2025

Kabupaten Lombok Tengah kata  Bupati hingga April mencapai 237.460 ton dari luas panen 42.867 hektare. Ia menyebut surplus beras daerah mencapai 120 ribu ton dan mengukuhkan Lombok Tengah sebagai lumbung pangan nasional.

“Kita berhasil mengirim hasil panen hingga ke Bali dan Jawa. Ini bukti Lombok Tengah punya peran penting dalam ketahanan pangan nasional,” ujar Pathul

Pemkab juga tengah menguji varietas unggul baru, Gamagora, di lahan 25 hektare sebagai upaya meningkatkan produksi di masa mendatang. Selain itu, pemerintah daerah memastikan bantuan pertanian, alat modern, dan pendampingan penyuluh terus diperkuat.

Berita Terkait

ITDC Dorong Pertanian Organik Berkelanjutan, Gandeng Yayasan Owl Tower Bali Konservasi Keanekaragaman Hayati
BIZAM Salurkan Rp 100 Juta untuk Konservasi Bahari di Pantai Nipah,Perkuat Pelestarian Penyu dan Terumbu Karang
Potensi Wisata dan UMKM Desa Lantan Digenjot Lewat Pelatihan Pemasaran Digital
AHY: Peresmian Lima Bendungan Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan, Air, dan Energi
500 Penenun Meriahkan Pembukaan Begawe Jelo Nyensek 2026 di Sukarara
Bilebante Unjuk Inovasi, Wakili Lombok Tengah di Ajang Desa Berprestasi NTB 2026
Rahman Rahim Day 1448 H, Bupati Pathul Bahri Ajak Warga Lombok Tengah Perkuat Kepedulian terhadap Anak Yatim
Wabup Nursiah Resmi Buka Sosialisasi Pilkades Serentak 2026 di 87 Desa

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:17

Satpol PP Lombok Tengah Tertibkan Pedagang Kopi Keliling yang Bandel Mangkal di Depan SMAN 1 Praya

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:07

IWARTELSUSPAS Rutan Praya Dukung Komunikasi WBP dengan Keluarga Secara Aman dan Terkontrol

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:44

Sikap Tegas PWI NTB Terkait Kasus Intimidasi Oknum LSM Terhadap Wartawan

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:34

Dari Rutan untuk Sesama,Rutan Praya Salurkan Daging Kurban kepada 120 Warga Penerima Manfaat

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:58

Sinergi TNI-Polri,Kanwil Ditjenpas NTB Razia Gabungan dan Tes Urine Mendadak di Rutan Praya

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:30

WBP Terima Hadiah,Rutan Praya Tebar Semangat Kebersamaan di Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:07

Langsung Tancap Gas,Rutan Praya Gelar Razia Gabungan, Tes Urin dan Edukasi Bahaya Narkoba

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:56

Mengintip Pembinaan di Balik Tembok Rutan Praya, Stakeholder Diajak Tour to Blok

Berita Terbaru