Generasi Muda Terancam, Narkoba Jangan Dibiarkan Menyebar

- Kontributor

Jumat, 18 Juli 2025 - 12:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com– Penyalahgunaan narkoba terus menjadi ancaman serius yang mengintai masa depan generasi muda di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam upaya menanggulangi persoalan ini, Lalu Ibnu Hajar dari Sasaka Nusantara NTB menekankan pentingnya pencegahan narkoba sejak dini, terutama melalui peran lingkungan, keluarga, dan institusi pendidikan.

“Pencegahan narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat atau BNN, tapi juga tanggung jawab kolektif masyarakat. Anak-anak kita harus dijauhkan dari lingkungan yang rawan, dari teman-teman yang berisiko, serta dari paparan gaya hidup bebas yang menjurus pada penyalahgunaan,” ujar Lalu Ibnu dalam keterangannya, Kamis (17/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyoroti bahwa lingkungan sosial merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi perilaku remaja. Jika remaja dikelilingi oleh pergaulan yang buruk dan minim pengawasan, maka risiko mereka terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba akan semakin tinggi.

Baca Juga :  Kolaborasi Sosial: PDAM Tirta Ardhia Rinjani dan Tastura Mengajar Sentuh Pelosok Batukliang Utara

Bandar Masih Bebas, Hanya Kurir dan Pengguna yang Ditangkap

Menurut pemantauan yang dilakukan oleh Sasaka Nusantara, beberapa kasus besar peredaran narkoba di Lombok Tengah sempat terungkap, dengan barang bukti mencapai belasan kilogram. Namun, ironisnya, yang berhasil ditangkap umumnya hanya kurir dan pengguna, sedangkan bandar besar yang diduga menjadi dalang utama peredaran narkoba masih belum tersentuh hukum.

“Di Lombok Tengah saja, kami mencatat lebih dari 13 kilogram narkoba berhasil diamankan. Tapi sampai sekarang, siapa bandarnya? Masih belum terungkap. Ini jadi pertanyaan besar bagi kami,” kata Lalu Ibnu.

Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya pemberantasan narkoba masih belum menyentuh akar permasalahan. Sementara pengguna dan kurir terus ditindak, para pelaku utama justru leluasa bergerak di balik layar.

Pendidikan Jadi Garda Depan Pencegahan

Lalu Ibnu juga menegaskan pentingnya peran dunia pendidikan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga lingkungan strategis untuk membentuk karakter dan memberikan edukasi tentang bahaya narkoba.

Baca Juga :  RSUD Praya Gelar In House Training “BERIUK NGE-SOP” untuk Tingkatkan Kualitas Regulasi Berbasis AI

“Sekolah harus menjadi benteng terakhir. Bukan hanya guru, tapi juga perlu ada pembimbing konseling, penyuluhan rutin, dan kerja sama dengan pihak luar seperti BNN atau LSM untuk memberikan edukasi yang tepat kepada siswa,” ujarnya.

Ia menyebut bahwa pergaulan bebas, tekanan sosial, dan kurangnya pendidikan karakter di sekolah dapat menjadi celah masuknya narkoba ke kalangan pelajar.

Dalam menghadapi ancaman narkoba, Lalu Ibnu mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari keluarga, tokoh agama, pendidik, hingga aparat penegak hukum untuk membangun kolaborasi dalam pencegahan dan edukasi.

“Jika kita biarkan generasi muda tanpa pengawasan dan edukasi yang kuat, maka kita sendiri yang akan kehilangan masa depan. Pencegahan adalah bentuk cinta kita kepada mereka,” pungkasnya.

Berita Terkait

RSUD Praya Selangkah Lagi Naik Kelas,Gubernur Iqbal  Terbitkan Persetujuan Resmi
Mandalika International Festival 2025 Siap Menggebrak,Dipimpin Direktur MIF Sirajuddin
Bupati Pathul Jenguk Remaja Penderita Kanker Kulit, Pastikan Penanganan Medis Berjalan Optimal
RS Mandalika Raih Penghargaan “The Most Engaging Hospital on Social Media” di PERHUMASRI Awards 2025
RSUD Praya Gelar Pelepasan Dokter Internship: Wujud Apresiasi atas Dedikasi dan Pengabdian
Febriana Irfani Asal Lombok Timur Raih Gelar Duta Lingkungan NTB 2025
RSUD Praya Terima Kunjungan Ombudsman NTB untuk Penilaian Pelayanan Publik
RSUD Praya Jalani Asesmen Kredensial BPJS Kesehatan, Siap Naik Kelas Menuju Rumah Sakit Tipe B

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 07:26

Mahasiswi Poltekpar Lombok Raih Prestasi Bergengsi, Masuk Top 7 Duta DPD RI NTB

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:01

7.583 Pelari Meriahkan Korpri Fun Night Run 2025 di The Mandalika

Minggu, 7 Desember 2025 - 09:12

Poltekpar Lombok Wakili Kemenpar Serahkan Piagam KEN pada Ceremony Perang Topat 2025

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:33

Pertamina Mandalika International Circuit Raih Sertifikasi Keamanan Level 1 dari BNPT

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:04

Mandalika International Festival 2025 Siap Menggema, Jadi Center of Excellence Event dan Pariwisata Indonesia

Kamis, 4 Desember 2025 - 07:06

Sangkep Warige Tetapkan Bau Nyale 2026 Jatuh pada 7–8 Februari, Digelar di Mandalika

Rabu, 3 Desember 2025 - 02:40

MIF 2025 Masuki Tahap Akhir Persiapan: Venue VIP Deluxe Sirkuit Mandalika Siap Jadi Pusat Kegiatan Internasional

Rabu, 3 Desember 2025 - 00:37

Mandalika International Festival 2025 Dalam Hitungan Hari: Persiapan Final, Dukungan Nasional, dan Kolaborasi Spektakuler

Berita Terbaru