Ketikjari.com – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperkuat posisi kawasan The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata kelas dunia melalui penyelenggaraan berbagai agenda olahraga, budaya, MICE, hiburan, dan gaya hidup sepanjang tahun 2026. Strategi ini menjadi bagian dari upaya menciptakan destinasi yang hidup (living destination), meningkatkan pengalaman wisatawan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Memasuki Agustus 2026, sejumlah agenda berskala nasional hingga internasional telah disiapkan untuk menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan (length of stay), meningkatkan belanja wisata, serta memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha dan masyarakat sekitar kawasan.
Agenda akan diawali dengan Cipta Rwa Loka, pertunjukan seni budaya Bali yang mulai digelar pada 1 Agustus 2026 dan berlangsung rutin setiap Sabtu pukul 19.00–20.00 WITA di Taksu Art Stage, Peninsula Island, The Nusa Dua. Pertunjukan dengan harga tiket Rp250.000 per orang ini menyuguhkan kekayaan seni tradisional Bali dalam balutan pertunjukan modern yang autentik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya, pada 8–9 Agustus 2026, kawasan Peninsula Island akan menjadi lokasi penyelenggaraan BRI Nusa Dua Eco Culture Market, yang menghadirkan beragam produk kreatif, kuliner lokal, pertunjukan budaya, serta gaya hidup berkelanjutan.
Di sektor olahraga internasional, The Nusa Dua juga akan menjadi tuan rumah Amman Men’s World Tennis Championship (UTR) pada 17–23 Agustus 2026 di Bali Beach Country Club. Turnamen tersebut akan mempertemukan petenis dari berbagai negara. Rangkaian kompetisi kemudian berlanjut dengan Amman Men’s World Tennis Championship (M15) yang berlangsung pada 31 Agustus hingga 6 September 2026.
General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengatakan penyelenggaraan berbagai event merupakan strategi ITDC untuk meningkatkan kualitas destinasi sekaligus memperkuat daya saing kawasan di tingkat nasional maupun internasional.
Menurutnya, The Nusa Dua tidak hanya menawarkan akomodasi dan fasilitas kelas dunia, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang lengkap melalui berbagai kegiatan berkualitas yang dapat dinikmati wisatawan sepanjang tahun.
“ITDC terus berkomitmen menghadirkan The Nusa Dua sebagai destinasi yang tidak hanya menawarkan akomodasi dan fasilitas kelas dunia, tetapi juga menjadi panggung bagi berbagai event berkualitas yang mampu memberikan pengalaman wisata yang lebih lengkap. Keberhasilan Bank BPD Bali Culture Run menunjukkan bagaimana olahraga dapat dipadukan dengan budaya, hiburan, serta prinsip keberlanjutan untuk menciptakan nilai tambah bagi destinasi sekaligus memperkuat citra The Nusa Dua sebagai destinasi yang dinamis dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Agus.
Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan Bank BPD Bali Culture Run 2026 pada Minggu (26/7), yang diikuti sekitar 4.000 pelari dari Indonesia dan mancanegara, menjadi bukti bahwa event berkualitas mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi kawasan wisata.
Selain meningkatkan okupansi hotel, penyelenggaraan event juga mendorong aktivitas restoran, tenant komersial, jasa transportasi, hingga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal. Dengan demikian, multiplier effect yang dihasilkan tidak hanya dirasakan oleh pengelola kawasan, tetapi juga masyarakat sekitar.
ITDC pun terus memperkuat implementasi kalender event sepanjang tahun sebagai strategi mengoptimalkan potensi kawasan sekaligus memperkokoh posisi The Nusa Dua sebagai Bali’s Finest Family-Friendly Resort Haven.
Rangkaian agenda olahraga, budaya, MICE, hiburan, dan gaya hidup tersebut, ITDC optimistis The Nusa Dua akan semakin kompetitif sebagai destinasi pariwisata unggulan Indonesia yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.





















