Kejari Lombok Tengah Luncurkan Program “Jaksa Masuk Pesantren” untuk Cegah Kekerasan Seksual terhadap Anak

- Kontributor

Selasa, 21 Oktober 2025 - 06:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah meluncurkan program inovatif bertajuk “Jaksa Masuk Pesantren”, yang bertujuan memberikan penyuluhan dan edukasi hukum kepada santri serta pengasuh pesantren.

Program ini digagas sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual terhadap anak di lingkungan pendidikan keagamaan.

Peluncuran dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Dr. Putri Ayu Wulandari, S.H.,M.H. bersama jajaran jaksa fungsional. Turut hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Tengah,Drs,H,Nasrullah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Kajari Lombok Tengah Dr. Putri Ayu Wulandari menjelaskan bahwa program “Jaksa Masuk Pesantren” merupakan bentuk nyata kehadiran Kejaksaan dalam memberikan edukasi hukum secara langsung kepada masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.

“Santri adalah generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan perlindungan hukum dan pemahaman tentang hak-haknya. Melalui program ini, kami ingin menanamkan kesadaran hukum agar tidak ada lagi kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, khususnya pesantren,” ujar Kajari.

Selain penyuluhan tentang pencegahan kekerasan seksual terhadap anak, kegiatan ini juga mengulas perlindungan anak, tanggung jawab pidana, serta peran masyarakat dan lembaga pendidikan dalam pencegahan kekerasan.

Baca Juga :  Dukung Asta Cita Penguatan UMKM,Sat Lantas Loteng Berikan SIM Gratis Bagi Pedagang Sayur Keliling.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Lombok Tengah, Drs,H,Nasrullah menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Kejari Lombok Tengah. Ia menilai program tersebut sangat relevan dengan upaya Kemenag dalam memperkuat karakter dan moderasi beragama di kalangan santri.

“Kami sangat mendukung langkah Kejari Lombok Tengah. Edukasi hukum seperti ini menjadi pelengkap dalam pembinaan karakter santri agar memahami pentingnya melindungi diri dan menghormati hak orang lain,” tuturnya

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Lombok Tengah H. Lalu Firman Wijaya memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, upaya preventif melalui edukasi hukum merupakan langkah strategis untuk menjaga generasi muda dari bahaya kekerasan dan pelanggaran moral.

“Pemerintah daerah tentu sangat mendukung program seperti ini. Pencegahan harus dimulai dari pendidikan dan kesadaran hukum. Kolaborasi antara Kejari, Kemenag, dan pesantren adalah contoh sinergi yang baik dalam membangun Lombok Tengah yang religius, aman, dan berkeadaban,” ungkap Sekda.

Ia juga berharap agar program “Jaksa Masuk Pesantren” dapat terus berlanjut dan diperluas ke seluruh pesantren di Lombok Tengah, sehingga kesadaran hukum semakin tumbuh di kalangan masyarakat pesantren.

Baca Juga :  Tiket ARRC Tawarkan Kenyamanan dan Fasilitas Tambahan untuk Penonton

Program “Jaksa Masuk Pesantren” ini menjadi langkah konkret Kejari Lombok Tengah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan lembaga keagamaan.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan penjelasan dan wawasan mengenai berbagai topik hukum yang relevan bagi lingkungan pesantren.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Lombok Tengah, Fajar Said, S.H., LL.M.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Lombok Tengah, I Made Juri Imanu, S.H., M.H.

Kasubsi Prapenuntutan Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Lombok Tengah, Wennys Kartika Putri, S.H.

Para narasumber tersebut berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dalam bidang hukum, khususnya mengenai pencegahan kekerasan seksual terhadap anak, perlindungan hukum bagi perempuan dan anak, serta peran lembaga pendidikan dalam membangun budaya hukum yang sehat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan para santri dan pengasuh agar lebih memahami hak-hak hukum mereka, serta berani melapor apabila terjadi kekerasan atau pelecehan,” ujar Fajar Said dalam pemaparannya.

Berita Terkait

Putusan MK: Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana atau Digugat Perdata atas Karya Jurnalistik
Kodim 1620/Lombok Tengah Terima Kaporlap Baru,Tingkatkan Kesiapan Prajurit di Lapangan
Pemkab Lombok Tengah Beri Penghargaan kepada Kajari atas Pengamanan Proyek Strategis Daerah
Kapolres Lombok Tengah Berbagi Makanan dengan Para Tahanan
Kejari Lombok Tengah Gelar Exit Meeting Proyek Strategis Daerah 2025,Tegaskan Komitmen Akuntabilitas dan Tata Kelola Pembangunan
Momen Akhir Tahun,Kapolres Lombok Tengah Apresiasi Peran Awak Media dalam Menjaga Kamtibmas
Jelang Malam Pergantian Tahun,Dandim 1620/Loteng: Siaga Personel Terus Ditingkatkan
Kapolres Lombok Tengah Keluarkan Maklumat Nataru, Warga Diimbau Rayakan dengan Tertib dan Penuh Empati

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:02

PWI NTB Ajak Insan Pers Ambil Peran dalam Aksi Kemanusiaan

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:31

Respon Cepat Damkartan, Pohon Miring di Lajut Berhasil Dievakuasi

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:55

Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. Nursiah Ajak Insan Pers “Ngebakso” Pererat Sinergi

Rabu, 31 Desember 2025 - 06:21

Sambut Tahun Baru 2026,Bupati Lombok Tengah Ajak Warga Isi Malam Pergantian Tahun dengan Doa Bersama

Jumat, 19 Desember 2025 - 10:11

Marshal Mandalika Tunjukkan Solidaritas Kemanusiaan, Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera

Minggu, 14 Desember 2025 - 00:18

Lombok Tengah Bergerak untuk Sumatera & Aceh : Galang Donasi ASN dan Komunitas Musik Himpun Rp 20,4 Juta

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:35

Injourney Airports Lombok Tanam 6.900 Bibit Pohon,Dukung Konservasi Lingkungan dan Ekowisata Gunung Bongak

Selasa, 9 Desember 2025 - 00:28

Poltekpar Lombok Salurkan Donasi untuk Korban Bencana, Direktur: “Ini Bentuk Empati dan Tanggung Jawab Sosial Kita”

Berita Terbaru