Dr. Agus, M.Si : Kolaboratif Kunci Kesuksesan Program MBG

- Kontributor

Senin, 17 Februari 2025 - 19:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com- Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan akademisi. Salah satunya dari Pakar analisis kebijakan publik bidang politik dari UIN Mataram, Dr. Agus, M.Si.

Menurut dia, kebijakan ini memiliki niatan yang sangat baik dari Pemerintah, yakni untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi seluruh lapisan masyarakat serta memastikan akses pangan secara adil.

“Tentunya program ini juga dapat memberikan dampak signifikan dalam pencegahan stunting,” katanya, Senin (17/2/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kata Agus, anak-anak usia dini juga sangat membutuhkan asupan gizi yang cukup demi mendukung tumbuh kembang yang optimal. Ibu hamil juga perlu menjadi prioritas agar kesehatan janin terjamin sejak dalam kandungan.
Pihaknya juga berharap kelompok lansia dan masyarakat miskin ekstrem juga perlu diperhatikan karena mereka cenderung mengalami keterbatasan dalam pemenuhan kebutuhan gizi secara mandiri.

Baca Juga :  Awali 2026,Direktur RSUD Praya Tekankan Pelayanan Ramah dan Tanpa Diskriminasi

“Program MBG juga harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” jelasnya

Untuk mewujudkan hal tersebut, Agus menyarankan agar implementasi program MBG berbasis pada pendekatan kolaboratif. Dalam hal ini Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai leding sektornya perlu meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota dan pelaksana program perlu menjalin kemitraan dengan sektor swasta, petani, peternak, serta masyarakat lokal guna memastikan pemenuhan pangan secara berkelanjutan.

Sehingga dengan demikian, kata dia, program ini tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat tetapi juga memperkuat perekonomian lokal.
Untuk pemantauan dan evaluasi program kedepan menjadi faktor kunci dalam memastikan efektivitasnya. Pemerintah melalui BGN dan perwakilan di daerah diharapkan meningkatkan intensitas sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar mereka memahami pentingnya gizi seimbang dan berkelanjutan.

Baca Juga :  4 Tahun Pathul-Nursiah,RSUD Praya Transformasi Jadi Tipe B,RS Pendidikan dan RS Diklat

Tidak kalah penting, Agus menekankan agar pemerintah memanfaatkan pangan lokal yang bergizi dan menghindari impor, sehingga kebijakan ini turut memberikan manfaat langsung kepada petani lokal.

“Dengan adanya kebijakan MBG yang lebih terfokus, dikelola dengan baik, dan melibatkan berbagai pihak, diharapkan program ini dapat benar-benar berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

Berita Terkait

RSUD Praya, BAZNAS dan APJI Berbagi Kehangatan Ramadhan untuk Pasien dan Keluarga
Wabup Harap DPRD Segera Tuntaskan Ranperda Struktur OPD RSUD Praya
Wabup Nursiah Hadiri Pelantikan Pengurus IDI Lombok Tengah,Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan
Pemkab Lombok Tengah Launching Gerakan Indonesia ASRI,Aksi Nyata Tangani Sampah dari Destinasi Wisata
RSUD Praya Perkuat Layanan Kanker,Gandeng RSUP Ngoerah Denpasar dalam Program Pengampuan
RS Mandalika Pastikan Akses Pertolongan Medis Aman Selama Karnaval Bau Nyale
Antisipasi Virus Nipah,InJourney Airports Perketat Pengawasan Penumpang di Bandara Lombok
Dirut PDAM Lombok Tengah Kunjungi Angkasa Pura Lombok,Bahas Kebutuhan Air Bersih Bandara Internasional Lombok

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:40

Sambut Ramadan,Nyepi,dan Idulfitri,Hotel di Kawasan ITDC Hadirkan Beragam Promo Spesial

Rabu, 4 Maret 2026 - 02:10

Rayakan Ramadan dengan Triple ALL Accor Reward Points,Novotel Lombok Hadirkan Paket Iftar Spesial

Minggu, 1 Maret 2026 - 02:31

ITDC Salurkan Bantuan dan Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Terdampak Banjir di KEK Mandalika

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:14

KEK Mandalika Perkuat Mitigasi,Pemprov NTB dan ITDC Tegaskan Penanganan Banjir Berbasis Hulu–Hilir

Kamis, 26 Februari 2026 - 01:22

Poltekpar Lombok Sesuaikan Jam Operasional Selama Ramadhan, Direktur Ajak Tingkatkan Produktivitas

Kamis, 26 Februari 2026 - 01:01

Edu Wisata Mandalika, Belajar Pengelolaan Balap hingga Rasakan Sensasi Tiga Lap di Sirkuit

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:11

SBM-Poltekpar 2026 Resmi Dibuka,Direktur Ajak Generasi Muda Raih Masa Depan di Industri Pariwisata

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:50

ITDC Gandeng IAS Property Indonesia Hadirkan Layanan Travel Management Corporate Terintegrasi hingga 2027

Berita Terbaru