Mendukung Keberlangsungan Makan Bergizi Gratis di Provinsi NTB

- Kontributor

Sabtu, 1 Februari 2025 - 02:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Semua pihak mulai mengambil peran dalam rangka mendukung keberlangsungan program makan bergizi gratis (MBG), yang merupakan program andalan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.

Kasdim 1606/Mataram Letkol Inf Supriadi mengatakan, dalam rangka mensukseskan program andalan pemerintah Prabowo-Gibran TNI telah banyak berkontribusi untuk menyiapkan segala sesuatunya.

“Empat bulan kami bergerak dan peran kami juga sangat strategis, mulai dari koordinasi dengan instansi terkait seperti Pemda dan kesiapan lahan pembangunan dapur sehat. Kami dari awal survey lokasi yang sesuai dibutuhkan,” ungkapnya, Kamis (30/1/2025). 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain soal survei lahan dibangunnya dapur sehat, pihaknya juga berperan melakukan pendataan calon penerima manfaat MBG. Seperti anak-anak PAUD, TK, siswa SD sederajat, SMP sederejat, SMA sederejat, ibu hamil dan menyusui.

“Kami TNI mendata mulai dari jumlah anak menerima manfaat, awal kami data lewat manual harus ke sekolah-sekolah oleh Babinsa dan data ini kami kolaborasikan dengan data dinas pendidikan bahkan Pemda. Kalau ada kurang satu saja kan bermasalah ini, tidak main-main ini,” tegasnya.

Maka dari itu, kata Kasdim, data harus valid. Begitu juga dengan pihak Kemenag pihaknya bangun komunikasi dan koordinasi. Sementara saat ini, kata dia, data sudah tuntas.

“Jumlah penerima manafaat kalau ketentuan pusat minimal 3 ribu sampai 3,5 ribu masing kabupaten/kota,” bebernya. 

Untuk di Kota Mataram, sudah melakukan launching di wilayah Rembiga dan di sana ada mitra TNI dimana satu yayasan penerima manfaat di sana 3.609 siswa.

“Kalau dapur sehat baru satu operasi, kalau untuk launching tanggal 17 Februari dan itu akan lanjut terus. Ada lima titik siap, dua di Lobar, satu di Bayan dan dua di Mataram,” bebernya.

“Peran kami TNI juga mengawal dan antisipasi terjelek pada saat distribusi makanan. Makanya kami cari suplayer bisa kerja sama siap, jangan sampai terkendala 1 minggu atau 1 tahun sudah tidak sanggup lagi,” kata Kasdim.

Baca Juga :  Kunker Wamen KKP Di Lombok Tengah,Kunjungi Koperasi Merah Putih

Untuk pendistribusian makanan, ada mekanisme ditentukan. Nanti secara teknis oleh badan gizi nasional (BGN). Peran TNI mendukung dan terlibat mengawal itu semua. 

Sedangkan Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, Wirajaya Kusuma menegaskan tim ini legal karena dibentuk dan akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur NTB.“Draf SK-nya sudah kami susun dan sekarang ada di Biro Hukum,” terangnya, Jumat (31/1/2025).

Anggota tim terdiri dari berbagai OPD Pemprov NTB dan stakeholder terkait. Antara lain, Bappeda, Diskominfotik, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas PUPR, Dinas Dikbud, Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Biro Perekonomian Setda NTB, BPOM Mataram, dan lainnya

Dalam draf SK Gubernur NTB, tugas masing-masing OPD sudah dibagi. Misalnya, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan memetakan potensi protein hewani, seperti telur dan daging ayam, agar tersedia dalam jumlah cukup. 

Dinas Perdagangan bertugas menjaga stabilitas harga bahan pokok, termasuk beras, daging sapi, ayam, telur, cabai rawit, tomat, dan bawang merah selama program berlangsung.Selain itu, Tim Koordinasi MBG akan berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang bertugas di lapangan menyediakan makanan bergizi gratis kepada penerima manfaat. “Kami memastikan program ini berjalan maksimal,” tegasnya.

Ditambahkan Sekda NTB Lalu Gita Ariadi, Pemprov NTB harus memimpin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk penyediaan data sasaran dan bahan baku yang valid.

Tim Koordinasi MBG juga akan memiliki sekretariat sebagai Command Center atau posko MBG untuk menjawab pertanyaan dan memberikan informasi kepada masyarakat. “Pemerintah wajib memberikan penjelasan yang lengkap dan akurat agar tidak terjadi kebingungan,” tegasnya.

Posko MBG berada di bawah tanggung jawab Asisten I dan didukung masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). “Tujuannya menyinkronkan kebutuhan dalam penyaluran MBG,” ujarnya.

Berdasarkan hasil rapat konsolidasi, Pemprov NTB harus menyiapkan anggaran minimal 2,5 persen dari APBD 2025. Dengan APBD Rp 6,9 triliun, Pemprov perlu menyediakan sekitar Rp 68 miliar. 

Baca Juga :  Pemkab Lotim Apresiasi Dialog TPPO,Pemerintah Merasa Terbantu

“Paling tidak kita harus siapkan sekitar Rp 68 miliar,” beber Gita.

Pendanaan juga akan didukung anggaran pemerintah pusat serta dana dari kabupaten/kota. Menurutnya, dengan skema pendanaan bersama, program ini bisa berjalan optimal. “Kita harus sukseskan program ini bersama,” pungkasnya

Sementara itu, Irwasda Polda NTB, Kombes Pol. Dede Ruhiat Djunaedi, S.I.K., menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus segera diimplementasikan secara luas. Dalam Zoom Meeting yang diikuti oleh jajaran kepolisian pada Kamis (30/1/2025). 

Dia menyampaikan bahwa Polri diminta untuk segera mendata sekolah-sekolah yang belum tersentuh program ini, terutama di wilayah yang belum mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah.

Menurutnya, salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan program ini adalah anggaran, yang saat ini masih dibebankan kepada masing-masing Polda dan Polres. Di Polda NTB sendiri, dapur sementara MBG masih mengandalkan fasilitas milik Brimob. 

“Namun, upaya terus dilakukan agar program ini dapat berjalan optimal dan mencapai lebih banyak sasaran,” ujarnya dalam rilis resmi.

Karo SDM Polda NTB, Kombes Pol. I Wayan Gede Ardana, S.I.K., menambahkan bahwa program MBG bertujuan meningkatkan akses makanan bergizi bagi siswa sekolah. Selain meningkatkan prestasi akademik dan partisipasi kehadiran siswa, program ini juga diharapkan dapat mengurangi angka putus sekolah, yang masih menjadi permasalahan di berbagai daerah.

Selain MBG, pemerintah juga tengah mendorong program ketahanan pangan sebagai bagian dari kebijakan nasional. Polri dan TNI siap mendukung penuh inisiatif ini agar dapat berjalan dengan baik, terutama di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih dalam hal pemenuhan gizi anak-anak sekolah.

Irwasda Polda NTB menegaskan bahwa Polri akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat realisasi program ini. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera berperan aktif agar MBG bisa menjangkau lebih banyak sekolah dan memberikan manfaat nyata bagi para siswa.

Berita Terkait

Bupati Pathul Serahkan Operasional SPAM Mandalika  Kepada Perumdam TIARA
Bupati Pathul Hadiri Panen Raya Padi
LSM Gempar NTB Tekankan Peran Penting Masyarakat Sipil dalam Kampanye Bebas Tambang Ilegal
Eks Napiter dan Tokoh Dompu Deklarasikan Cinta NKRI 2025
Peringati HUT ke-80 RI,ITDC Dorong Kolaborasi Inklusif dan Partisipasi Komunitas Kawasan
Begawe Pituk Olas Lombok Tengah Hadir Artis Lokal Erny Ayu dan Makan Gratis
Duta Lingkungan NTB : Segera Gelar Festival Lingkungan dan Audisi Dutling 2025
Pemkab Lotim Apresiasi Dialog TPPO,Pemerintah Merasa Terbantu

Berita Terkait

Rabu, 27 Agustus 2025 - 05:06

Bupati Pathul Hadiri Rapat Proyek Stategis Nasional

Selasa, 26 Agustus 2025 - 23:32

Direktur Poltekpar Lombok Terima Kunjungan Ketua TP-PKK NTB

Selasa, 26 Agustus 2025 - 04:40

Polemik Tambang,Antara Harapan Sejahtera dan Ancaman Lingkungan

Senin, 25 Agustus 2025 - 09:14

Lalu Agung : Pelatihan Digital Marketing Dorong UMKM Go Digital

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 04:24

Ketegasan Penegakan Hukum Jadi Benteng Terakhir Hadapi Tambang Ilegal di NTB

Kamis, 21 Agustus 2025 - 07:28

Pemda Loteng Gelar Konsultasi Publik Peta Jalan Penguatan Literasi Dasar 2025 – 2029

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:54

Eks Napiter dan Tokoh Dompu Deklarasikan Cinta NKRI 2025

Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:04

Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang Ilegal,Tokoh Publik Diminta jadi Penentu Arah NTB

Berita Terbaru

Pariwisata

Direktur MGPA : ARRC Mandalika Melibatkan UMKM Lokal

Jumat, 29 Agu 2025 - 21:56

Peristiwa

Bupati Pathul Hadiri Panen Raya Padi

Kamis, 28 Agu 2025 - 22:33

Pariwisata

Direktur MGPA : ARRC 2025,Di Dominasi Pembalap Indonesia

Kamis, 28 Agu 2025 - 21:05