Datangkan 1 Ton Cabai dari Enrekang, Pemkab Lombok Tengah Tekan Harga di Bulan Ramadan

- Kontributor

Senin, 2 Maret 2026 - 01:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com  – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mendatangkan satu ton cabai rawit merah dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, sebagai langkah strategis menekan lonjakan harga menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

Pasokan cabai tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., M.Si., di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Minggu (1/3/2026).

Wakil Bupati menjelaskan, dalam beberapa pekan terakhir harga cabai rawit merah di pasaran sempat menembus Rp200.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipicu keterbatasan pasokan akibat faktor cuaca dan kendala distribusi.

“Alhamdulillah, hari ini kita menerima pasokan cabai dari Enrekang sebanyak satu ton. Ini merupakan salah satu upaya konkret pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat selama Ramadan,” ujar Nursiah.

Ia menambahkan, tambahan stok tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan cabai di pasar tradisional maupun di tingkat distributor di Lombok Tengah, sehingga harga kembali stabil dan lebih terjangkau.

Sementara itu, Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Bappenas Nusa Tenggara Barat, Rinna Syawal, SP., MP., menyampaikan bahwa pihaknya memfasilitasi distribusi pangan dengan mendatangkan cabai rawit merah dari Enrekang guna membantu menstabilkan harga di pasaran, khususnya di Kabupaten Lombok Tengah.

Baca Juga :  Open House Idul Fitri,Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah Sambut Warga dengan Hangat

Menurutnya, cabai yang didatangkan dijual dengan harga berkisar antara Rp68.000 hingga Rp73.000 per kilogram, sehingga diharapkan mampu menjadi penyeimbang harga di tingkat konsumen.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga akan terus memantau perkembangan harga bahan pokok di pasaran serta berkoordinasi dengan distributor dan pelaku usaha guna mengantisipasi potensi lonjakan harga lainnya selama Ramadan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang wajar di tengah meningkatnya permintaan selama bulan suci.

Berita Terkait

Kemarau Panjang Melanda, PDAM Lombok Tengah Salurkan 400 Tangki Air Bersih dan Gelar Salat Istisqa
Job Fair Masmirah 2026 Buka 1.282 Lowongan, 57 Perusahaan Siap Rekrut Pekerja
Data Statistik Lombok Tengah Diperkuat,Pastikan Informasi Publik Akurat dan Terpercaya
Dekranasda Lombok Tengah Promosikan Tenun dan Kerajinan Ketak di Kriyanusa Jakarta
SIHT Barabali Resmi Beroperasi, Bupati Lombok Tengah Dorong Penguatan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Kolaborasi Unik Pokémon dan Wayang,Wamen Ekraf Dorong Kreator Lokal Mendunia
Diangkat Kembali, Deretan Prestasi Direksi Perumdam Tiara Lombok Tengah Selama 2021–2026
Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:52

Bupati Pathul Bahri Buka TMMD ke-130 di Lombok Tengah, Anggaran Rp1 Miliar

Senin, 14 September 2026 - 08:09

Kades Lalu Ratmaji: Antar Desa Semparu Raih Juara 1 Lomba Perpustakaan Desa Tingkat NTB 2026

Minggu, 13 September 2026 - 04:08

Bilebante Tembus Nasional, Desa Asal Lombok Tengah Jadi yang Terbaik di NTB

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:51

1.004 Anggota BPD di Lombok Tengah Dilantik untuk Periode 2026-2034

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:20

ITDC Bekali 53 Warga Bilebante Standar Layanan Pariwisata Jelang MotoGP Mandalika 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 07:36

Potensi Wisata dan UMKM Desa Lantan Digenjot Lewat Pelatihan Pemasaran Digital

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:14

500 Penenun Meriahkan Pembukaan Begawe Jelo Nyensek 2026 di Sukarara

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:09

Bilebante Unjuk Inovasi, Wakili Lombok Tengah di Ajang Desa Berprestasi NTB 2026

Berita Terbaru