Resmi,Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026

- Kontributor

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana,resmi ditetapkan sebagai penerima Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Tahun 2026.

Keputusan tersebut diambil oleh Dewan Juri setelah melalui proses penjurian ketat yang berlangsung sejak dua bulan terakhir dan berakhir pada Jumat malam (9/1/2026).

Penetapan dilakukan setelah tahapan penilaian proposal, video, regulasi kebudayaan daerah, pokok pikiran kebudayaan, dokumentasi pemberitaan, hingga presentasi akhir oleh para nominator.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sepuluh kepala daerah yang masuk nominasi, Mohan Roliskana dinilai paling memenuhi seluruh aspek penilaian dengan proposal berjudul “Gerbang Sangkareang”.

Penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat Tahun 2026 dijadwalkan akan diserahkan pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Banten pada 9 Februari 2026.

Ketua Dewan Juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat yang juga Direktur Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, menjelaskan bahwa proses penjaringan dan penjurian dilakukan secara profesional dan objektif. Dari sepuluh nominator yang lolos ke tahap akhir, terdiri atas tiga wali kota dan tujuh bupati dari berbagai daerah di Indonesia.

“Dari sepuluh nominator ini, rata-rata masih tergolong muda. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi PWI,” ujar Yusuf

Baca Juga :  Bupati Pathul Buka Manasik Haji, Jamaah Diminta Siapkan Diri dengan Ikhlas

Ia menegaskan bahwa penilaian dilakukan sangat serius dengan melibatkan juri yang kompeten di bidang seni dan kebudayaan. Mulai dari kualitas gagasan, keberlanjutan program, hingga dampak sosial, budaya, dan ekonomi menjadi aspek utama penilaian.

“Tidak benar jika ada anggapan bahwa anugerah ini diberikan secara asal-asalan atau disertai biaya. Tidak ada sama sekali,” tegasnya.

Dalam tahap presentasi akhir yang berlangsung di Kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat siang (9/1/2026), Mohan Roliskana memaparkan konsep Gerbang Sangkareang sebagai simbol transformasi budaya Kota Mataram.

Ia menjelaskan bahwa Mataram merupakan kota heterogen yang menjunjung tinggi harmoni sosial, keterbukaan terhadap kemajuan, sekaligus konsisten melestarikan budaya dan sejarah lokal.

(erbang Sangkareang, yang diresmikan pada 2022 saat periode pertama kepemimpinannya, terinspirasi dari lumbung padi masyarakat Sasak yang melambangkan kemakmuran, kesejahteraan, rasa syukur, pengendalian diri, serta semangat gotong royong. Nama Sangkareang sendiri diambil dari puncak gunung tertinggi kedua di Pulau Lombok.

“Gerbang Sangkareang bukan hanya simbol, tetapi telah merembet ke ekosistem ekonomi dan membentuk budaya baru di Kota Mataram,” ujar Mohan

Ia menyebutkan, dari konsep tersebut lahir berbagai turunan budaya seperti Batik Mentaram, penguatan arsitektur kota, hingga produk kerajinan lokal. Bahkan, atribut yang dikenakannya saat presentasi merupakan hasil kreativitas UMKM yang terinspirasi dari Gerbang Sangkareang.

Baca Juga :  Bupati Bersama Wabup Launching Calender Of Event 2024 di Cat Free Night

Batik Mentaram, lanjut Mohan, kini telah menembus panggung internasional dan tampil di sejumlah ajang di Australia, seperti Bellabric dan Melbourne. Capaian tersebut menunjukkan bahwa produk budaya lokal mampu bersaing secara global.

“Gerbang Sangkareang telah memberikan nilai tambah ekonomi nyata, menciptakan lapangan kerja, mendorong UMKM, serta memperkuat city branding Kota Mataram,” katanya

Selain Mohan Roliskana, sejumlah kepala daerah lain juga melakukan presentasi secara bergiliran, di antaranya Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Wali Kota Samarinda Andi Harun. Sementara beberapa bupati mengikuti presentasi melalui daring karena tugas dan kondisi tertentu

Dewan Juri Anugerah Kebudayaan PWI–HPN 2026 berjumlah lima orang, terdiri dari unsur internal dan eksternal PWI Pusat, yakni Dr. Nungki Kusumastuti, Agus Dermawan T, Sudjiwo Tejo, Akhmad Munir, dan Yusuf Susilo Hartono.

Dengan pencapaian ini, Mohan Roliskana dinilai berhasil menghadirkan inovasi kebudayaan yang tidak hanya menjaga nilai tradisi, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman dan berdampak luas bagi masyarakat.

Berita Terkait

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Pathul Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
CONVETO 2026 Poltekpar Lombok Hadirkan GM The Mandalika, Bahas Strategi Wisata Sehat dan Berkelanjutan
Kapolresta Loteng Motivasi Pelajar SMAN 4 Praya, Ajak Jauhi Narkoba dan Bullying
Poltekpar Lombok Raih Dua Sertifikasi ISO, Perkuat Standar Mutu Pendidikan Pariwisata
ITDC Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 17 Anak Yatim Piatu di Desa Pengulon
Liga Sinova 2026 Apresiasi Inovasi Masyarakat,Bupati Pathul Dorong Gagasan Baru untuk Lombok Tengah
Lombok Tengah Perkuat PPID,Masyarakat Didorong Lebih Mudah Akses Informasi Pemerintah
Sekda Tegaskan Seleksi Anugerah ASN Tastura 2026 Independen, 25 ASN Lolos 5 Besar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:59

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna HUT ke-81, Bahas Arah Kebijakan APBD 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:45

DPRD Lombok Tengah Bahas Dua Ranperda, Mulai Pengelolaan Barang Milik Daerah hingga Pencegahan Kebakaran

Jumat, 25 September 2026 - 22:35

DPRD Lombok Tengah Setujui Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp128,29 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 07:19

Banggar DPRD Lombok Tengah Dalami Perubahan APBD 2026, Hasil Pembahasan Dibawa ke Paripurna

Rabu, 16 September 2026 - 12:23

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi soal Perubahan APBD 2026

Senin, 14 September 2026 - 23:27

Fraksi DPRD Loteng Sampaikan Pemandangan Umum terhadap Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 13:21

500 Pemuda se-NTB Ikuti Diklat Laskar Gerindra, Pathul dan Iqbal Bakar Semangat Juang

Kamis, 10 September 2026 - 09:36

Perubahan APBD 2026, Pendapatan Lombok Tengah Naik Rp128,29 Miliar dan Belanja Tembus Rp2,78 Triliun

Berita Terbaru