Mandalika International Festival Angkat MFoS Final Round 2025 ke Panggung Dunia

- Kontributor

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com — Guyuran hujan lebat tak mampu meredam semangat Mandalika Festival of Speed (MFoS) Final Round 2025. Sejak pagi hari, Pertamina Mandalika International Circuit tetap dipenuhi antusiasme pengunjung yang menyaksikan perhelatan akbar motorsport nasional yang dirangkai dengan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Touring Car Race (ITCR).

Sebelum rangkaian opening ceremony dimulai, ribuan pengunjung menikmati sesi pitwalk yang berlangsung meriah meski lintasan masih basah. Pengunjung mendapat kesempatan masuk langsung ke area pitlane, menyaksikan dari dekat mobil-mobil balap, berfoto bersama para pembalap, hingga mengikuti berbagai aktivitas interaktif. Cuaca yang tak bersahabat justru menjadi saksi kuatnya antusiasme publik terhadap MFoS Final Round 2025.

Opening ceremony MFoS Final Round 2025 menjadi panggung kolaborasi antara motorsport dan kekayaan budaya Nusantara, khususnya Nusa Tenggara Barat. Pertunjukan dibuka dengan atraksi Peresean dan Gendang Beleq Mandalika oleh Sekehe Gendang Beleq Desa Sade, yang langsung membangkitkan semangat penonton.

Nuansa budaya semakin kuat melalui Mandalika Fashion Show yang dipersembahkan Duta Remaja Pariwisata Indonesia, menampilkan generasi muda NTB berprestasi di tingkat nasional hingga internasional. Rangkaian pertunjukan dilanjutkan dengan Mandalika Dance Kreasi Tradisional dari Sanggar Tari Rahayu, Mandalika Song yang dibawakan Trio Mandalika dengan lagu “Mandalika Pride of the World” ciptaan Sirajuddin, serta kolaborasi lintas daerah melalui penampilan East Kalimantan Dance Group.

Direktur Event Mandalika International Festival (MIF), Sirajuddin, menegaskan bahwa MFoS dirancang bukan sekadar ajang balap, melainkan ruang pertemuan antara kecepatan, kreativitas, dan identitas budaya.

“Mandalika Festival of Speed adalah panggung kolaborasi. Kami ingin menunjukkan bahwa motorsport dapat berjalan berdampingan dengan budaya, seni, dan pariwisata. Inilah wajah Mandalika sebagai destinasi sport tourism yang hidup dan berkelas dunia,” ujar Sirajuddin.

Saat rangkaian opening ceremony mencapai puncaknya, hujan kembali turun dengan intensitas lebih deras. Namun, kondisi tersebut tak menghentikan jalannya acara. Seluruh penampil tetap menyelesaikan pertunjukan dengan penuh dedikasi, sementara tamu undangan dan penonton bertahan mengikuti setiap rangkaian.

Baca Juga :  Dosen Poltekpar Lombok Resmi Serahkan 16 Eksempler dari 14 Judul Karya ke Perpustakaan Kampus

Prosesi menyanyikan lagu Mandalika Internasional Festival dan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berlangsung khidmat di tengah hujan deras, menjadi simbol semangat kebersamaan dan ketangguhan seluruh pihak yang terlibat. Usai opening ceremony, rangkaian balapan MFoS dan Kejurnas ITCR Final Round 2025 kembali berlanjut sesuai jadwal.

Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, memberikan apresiasi tinggi atas semangat dan dedikasi seluruh pihak.

“Di tengah hujan lebat, seluruh penampil dan panitia tetap menjalankan perannya dengan luar biasa. Semangat ini menunjukkan bahwa MFoS bukan hanya tentang balapan, tetapi juga tentang komitmen dan kebersamaan dalam menghadirkan event berkelas,” ungkapnya.

MFoS Final Round 2025 kembali menegaskan posisi Mandalika bukan hanya sebagai sirkuit balap, tetapi juga sebagai ruang interaksi publik yang memadukan motorsport, budaya, dan pariwisata, bahkan ketika cuaca menghadirkan tantangan tersendiri.

Berita Terkait

Mandalika Street Food Festival 2026 Hadirkan Kuliner Legendaris Lombok dan Dukung UMKM Lokal
Politeknik Pariwisata Lombok Terima Kunjungan Bappenas Bahas Penguatan Pendidikan Vokasi dalam RKP 2027
Trafik Bandara Lombok Tumbuh Positif pada Semester I 2026, Layani Hampir 1,3 Juta Penumpang
Poltekpar Lombok Gelar Pelatihan Pastry dan Bakery untuk Perempuan di Desa Puyung
Bank BPD Bali Culture Run 2026 Targetkan 4.000 Peserta, Perkuat Sport Tourism Bali
ITDC Hadirkan Program “Liburan Nyaman Penuh Makna”, Ciptakan Destinasi Ramah Keluarga
Poltekpar Lombok Lepas Mahasiswa PKN 2026, Siapkan Generasi Pariwisata Profesional dan Berdaya Saing
ITDC Genjot Penataan Kawasan,Wajah Baru Peninsula Island Mulai Tampak di The Nusa Dua

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34

Mandalika Street Food Festival 2026 Hadirkan Kuliner Legendaris Lombok dan Dukung UMKM Lokal

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:38

Politeknik Pariwisata Lombok Terima Kunjungan Bappenas Bahas Penguatan Pendidikan Vokasi dalam RKP 2027

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:21

Poltekpar Lombok Gelar Pelatihan Pastry dan Bakery untuk Perempuan di Desa Puyung

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:02

Bank BPD Bali Culture Run 2026 Targetkan 4.000 Peserta, Perkuat Sport Tourism Bali

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:00

ITDC Hadirkan Program “Liburan Nyaman Penuh Makna”, Ciptakan Destinasi Ramah Keluarga

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:27

Poltekpar Lombok Lepas Mahasiswa PKN 2026, Siapkan Generasi Pariwisata Profesional dan Berdaya Saing

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:20

ITDC Genjot Penataan Kawasan,Wajah Baru Peninsula Island Mulai Tampak di The Nusa Dua

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:15

Menteri Ekraf Dorong Bandara Jadi Etalase Produk Kreatif dan IP Lokal Indonesia

Berita Terbaru