The Return of Beauty Harmony: Kembalinya Pesona Seni,Budaya dan Harmoni di Peninsula Island The Nusa Dua

- Kontributor

Selasa, 9 September 2025 - 21:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – The Return of Beauty Harmony, The Nusa Dua Festival (NDF) 2025 kembali digelar pada 25–26 Oktober 2025 di Peninsula Island, The Nusa Dua, Bali oleh  InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) setelah sempat terhenti akibat pandemi.

Mengusung tema “Celebrate the Beauty of Harmony”, sebuah perayaan seni, budaya, dan gaya hidup yang inklusif, festival edisi ke-24 ini akan menampilkan parade budaya bertema Mahabharata, deretan musisi papan atas seperti Kahitna, Bunga Citra Lestari, Tika Pagraky, Astera, serta beragam aktivitas publik mulai dari lomba gebogan, instalasi seni, bazar Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM), hingga kampanye keberlanjutan. Meneguhkan peran The Nusa Dua sebagai destinasi yang bertumbuh bersama komunitas dan pariwisatanya.

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyampaikan bahwa penyelenggaraan NDF 2025 bukan sekadar agenda dalam kalender event, tetapi sebuah upaya menjaga keterhubungan kawasan dengan komunitas yang menghidupinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 “Festival ini kami hadirkan bukan hanya untuk menambah jumlah kunjungan wisatawan, melainkan untuk membangun pengalaman yang emosional dan bermakna. Melalui musik, parade budaya, interaksi dengan UMKM, hingga beragam hiburan lainnya, kami ingin memastikan The Nusa Dua tetap menjadi ruang yang relevan secara sosial, hidup, dan berpihak pada dinamika komunitas lokal.”

Baca Juga :  MGPA Terima Penghargaan Pengakuan Kolaborasi dan Inovasi, Dinilai Berhasil Bangun Sport Tourism Inklusif di Mandalika

Tiket festival tersedia secara reguler dan terintegrasi dengan promo tenant hotel dan fasilitas kawasan The Nusa Dua, sehingga kehadiran pengunjung tidak hanya menjadi pengalaman hiburan, tetapi juga memberikan dampak langsung pada perputaran ekonomi lokal. Penyelenggaraan festival juga menegaskan komitmen pada keberlanjutan dengan kampanye penggunaan tumbler minum pribadi, serta program pelestarian lingkungan seperti pelepasan tukik, penanaman mangrove, dan daur ulang limbah organik. 

Seluruh kegiatan dikemas inklusif melalui berbagai zona publik lintas usia dan minat, mulai dari lomba penjor, panggung DJ untuk usia 21+, face painting, tarot reading, mini golf, hingga area bermain anak, workshop budaya, serta pertunjukan komunitas yang memperkuat identitas The Nusa Dua sebagai destinasi ramah keluarga sekaligus ruang interaksi kreatif.

Camat Kuta Selatan, Dr. I Ketut Gede Arta, AP, SH, M.Si, menegaskan bahwa kolaborasi lintas stakeholder menjadi fondasi utama penyelenggaraan The Nusa Dua Festival 2025.

 “Kami melihat festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan ruang untuk merawat identitas lokal melalui sinergi pemerintah, desa adat, komunitas seni, dan pengelola kawasan. Dukungan bersama inilah yang memastikan pelestarian budaya tetap berjalan beriringan dengan perkembangan pariwisata, sehingga warisan tradisi dapat terus hidup dan relevan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Baca Juga :  Jalin Kerjasama Berkelanjutan,ITDC Tutup Berkah Ramadhan Seru 2024 Bersama MUI Loteng

Dari sisi seni visual, NDF 2025 juga menampilkan mural publik karya seniman muda Bali, Dwyma Bima, bertajuk Beauty Harmony yang sekaligus menjadi ikon visual festival tahun ini. “Karya ini terinspirasi dari perempuan Bali sebagai simbol harmoni dan keseimbangan. 

Saya ingin menunjukkan bahwa mural bukan sekadar dekorasi, melainkan media komunikasi budaya yang bisa dirasakan lintas generasi,” ungkap Dwyma.

Mural Beauty Harmony dikerjakan selama 11 hari dengan penggunaan lebih dari 450 liter cat, menjadikannya proyek mural terbesar yang pernah digarap sang seniman. Karya tersebut sekaligus menorehkan sejarah sebagai helipad pertama di Bali yang dihias secara estetik, menghadirkan visual kontemporer yang berpadu harmonis dengan filosofi budaya lokal.

Hari ini, ITDC menghadirkan program 9.9 BIG SALE yang berlangsung pada 9–15 September 2025, dengan potongan harga hingga 25% untuk seluruh kategori tiket presale. Tiket 1 Day Pass dapat diperoleh mulai dari Rp56.250, sedangkan 2 Day Pass tersedia dengan harga Rp75.000 melalui platform resmi www.loket.com/event/nusaduafestival.

NDF 2025 lahir dari proses kurasi yang kolaboratif, melibatkan seniman, tokoh adat, pengelola hotel, hingga pelaku kreatif. “Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada tampilan, tetapi juga pada konteks, keterlibatan komunitas, serta kesinambungan dampak bagi kawasan The Nusa Dua,” tutup Troy.

Berita Terkait

ITDC Tegaskan Dugaan Kerusakan Ekologis Mandalika di Luar Wilayah KEK
Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025,ITDC Tunjukkan Daya Saing Kawasan Pariwisata
ITDC Gandeng Investor Spanyol,Kembangkan Vila Premium di The Mandalika
Mandalika Racing Series 2026 Siap Digelar Lima Seri, Perkuat Pembinaan Pembalap Nasional
ITDC Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Malam Anugerah Tri Hita Karana Tourism Awards 2026
MGPA Terima Penghargaan Pengakuan Kolaborasi dan Inovasi, Dinilai Berhasil Bangun Sport Tourism Inklusif di Mandalika
Mandalika International Festival 2025 Dorong Perputaran Ekonomi Miliaran Rupiah di Kawasan Mandalika
Kadis Pariwisata NTB Apresiasi Event MIF,Kantor Dinas Pariwisata Jadi Rumah Kolaborasi

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 04:12

Mahasiswa KKN PMD UNRAM Manfaatkan Limbah Kulit Kopi Menjadi Briket Sebagai Energi Alternatif Ramah Lingkungan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:04

Resmi,Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026

Kamis, 8 Januari 2026 - 08:34

Dewan Pers Tegaskan Tidak Pernah Pungut Biaya Terkait Pamflet Imbauan Kewaspadaan

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:10

Pemkab Lombok Tengah Terima Aspirasi Guru Honorer,Wabup Nursiah Tegaskan Komitmen Perjuangkan Solusi

Selasa, 6 Januari 2026 - 07:07

BLK Lombok Tengah Buka Pendaftaran Gratis Pelatihan Satpam Tahun 2026

Selasa, 6 Januari 2026 - 03:58

Sejumlah Institusi di NTB Raih Penghargaan Internasional dari APIEM Indonesia dan Kemenpar

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:09

Diserbu Selfie,Bupati Pathul Jadi Rebutan PPPK Paruh Waktu Usai Terima SK

Senin, 22 Desember 2025 - 12:55

Wabup Dr. Nursiah: Pers Mitra Strategis Pemerintah,Sinergi Jadi Kunci Pembangunan Lombok Tengah

Berita Terbaru