Sekda Lombok Tengah Pimpin Deklarasi Lawan Narkoba

- Kontributor

Jumat, 27 Juni 2025 - 14:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Sekda Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya memimpin acara deklarasi lawan narkoba dalam kegiatan sarasehan atau pertemuan dengan mengangkat tema, “Penguatan Ketahanan Nasional Dalam Rangka Pencegahan Peredaran Narkoba di Wilayah NTB,”

Kegiatan ini berlangsung di Gedung PGRI Lombok Tengah, Praya pada Rabu, (25/6/2025).

Hadir sebagai peserta deklarasi lawan narkoba, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), mahasiswa dan pelajar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada lima poin isi deklarasi lawan narkoba:

  1. Menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba
  2. Menjaga keluarga dan lingkungan dari bahaya narkoba
  3. Menguatkan ketahanan sosial melalui kegiatan positif dan solidaritas
  4. Mendukung penegakan hukum dan kerja sama dengan semua pihak
  5. Menjadi teladan hidup sehat dan bebas narkoba

Dalam kesempatan itu, Firman Wijaya yang sekaligus membuka acara sempat membeberkan laporan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Lombok Tengah. Dibeberkannya, sampai bulan Mei 2025 tercatat sudah 135 kasus narkoba yang diputuskan lembaga peradilan.

“Itu belum terhitung yang direhabilitasi bisa jadi lebih banyak lagi, fenomena gunung es,” kata Sekda.

Ditegaskan Sekda, penyalahgunaan narkoba tidak hanya menyasar kepada orang dewasa tetapi juga menargetkan kepada anak-anak.
Sementara itu diketahui Indonesia sedang menyongsong generasi emas 2045 dan diharapkan pendapatan per kapita masyarakat bisa meningkat 10 kali lipat, dan dengan bonus demograsi tersebut akan ada 70 persen usia masyarakat produktif dari 15 tahun sampai 58 tahun dan masih bisa bekerja.

Baca Juga :  Poltekpar Lombok Sukses Gelar Seminar Nasional dengan Tema "Bau Nyale: Retorika dan Daya Tarik Pariwisata Legenda Putri Mandalika"

“Maka Indoesia salah satunya jadi negara maju, kalau momentum itu terlewatkan, itu dosa kita bersama karena untuk mengembalikan momentum itu tidak akan terulang lagi selama 100 tahun kedepan,” tegasnya.

Selain itu, Sekda sempat menyinggung hasil pihak kepolisian dalam mengungkap 4 kilogram (kg) narkoba yang masuk ke NTB. Jika dihitung per gram bisa berdampak kepada 4 ribu orang masyarakat.

Kata Firman, posisi Lombok Tengah termasuk entry sistem dari wilayah NTB karena tempat beradanya Bandara Internasional dan banyak masyatakat yang karena keterbatasan ekonomi terjebak menjadi kurir barang haram tersebut.

Ditambahkan Firman, maka penting ikhtiar itu dilakukan bersama dengan penguatan aspek sosial dan kemasyarakatan, ia berharap semua lapisan masyarakat yang berkesempatan hadir bisa menjadi ujung tombak untuk memonitor lingkungan sekitar mereka dari pengaruh buruk narkoba.

“Yang pernah menjadi korban mari kita rangkul, bina dan pulihkan karena kita punya tanggung jawab sosial,” katanya

Sekda juga memberikan apresiasi atas digelar sarasehan dengan mengangkat tema, “Penguatan Ketahanan Nasional Dalam Rangka Pencegahan Peredaran Narkoba di Wilayah NTB,”.

“Kegiatan digelar oleh generasi emas tanpa narkoba ini sangat kami dukung, apalagi semua kita di sini ada Ormas, LSM dan mahasiswa ikut langsung,” kata Firman.

Pada kegiatan sarasehan ini, dihadirkan tiga orang pemateri. Dari Pengurus Wilayah Muhammadiyah NTB, Ditresnarkoba Polda NTB dan BNN Provinsi NTB.

Mewakili PW Muhammadiyah NTB Iksan selaku Ketua Muhammadiyah Lombok Tengah, Penyuluh Ahli Madya BNN Provinsi NTB, Anggraini Ninik Nurnihati dan Paur Subag Anev Bag Bin Ops Ditresnarkoba Polda NTB AKP Sudirman.

Baca Juga :  Gercep,Bandara Lombok Raih Penghargaan Pelayanan Prima Utama dari Kemenhub RI

Penyuluh Ahli Madya BNN Provinsi NTB, Anggraini Ninik Nurnihati menjelaskan bahaya dampak narkoba, bukan sekadar berpengaruh menjadi ketergantungan semata namun juga merusak organ tubuh seprti paru-paru, jantung, hati, ginjal, kulit dan kebutaan mata permanen bahkan dapat merusak otak hingga akhir hayat karena sugesti pecandu narkoba untuk terus membutuhkan barang haram tersebut.

“Semua orang bisa terpapar narkoba apapun profesi dan kedudukannya, tidak mengenal usia dan jenis kelamin. Bahkan orang yang dalam kondisi miskin bisa terpapar narkoba bahkan sampai dengan level pejabat tinggi atau bahkan penegak hukum,” katanya.

Sementara itu, Paur Subag Anev Bag Bin Ops Ditresnarkoba Polda NTB AKP Sudirman menyampaikan soal peran kepolisian dalam penindakan kasus-kasus narkoba di NTB. Selama ini pihaknya mengklaim jika polisi serius mengusut kasus peredaran narkoba di NTB.

“Kami akan kejar sampai manapun, tapi polisi tidak bisa bekerja sendiri. Harus semua pihak termasuk teman LSM, Ormas dan masyarakat harus terlibat,” katanya.

Polisi akan selalu siap bekerja sama dalam memerangi kasus narkoba. Ditresnarkoba Polda NTB akan mengharapkan dukungan dari masyarakat, LSM, Ormas dalam melawan peredaran narkoba di NTB.

Pemateri terakhir, Ketua Muhammadiyah Lombok Tengah Iksan. Katanya, pihaknya akan selalu dan siap bersinergi dengan semua Ormas, LSM bahkan masyarakat dalam memerangi narkoba.

“Nanti kalau ada program dari pusat untuk Ormas kita akan kolaborasikan,” kata Iksan.

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika 2025,RS Mandalika Gelar Apel Kendaraan Dinas
Rumah Sakit Mandalika Bersama Karang Taruna Gelar Pengobatan Gratis di Lombok Tengah
Semarak HUT RI Ke 80,Pemkab Loteng Gelar Gerak Jalan
Sambut HUT RSUD Praya Ke 66,Gelar Pengobatan Gratis
Hadirkan Dampak Nyata di The Mandalika,ITDC Bangun Kolaborasi Sepenuh Hati Lewat Program Relawan Bakti BUMN
Bupati Pathul Terima Silaturahmi BPOM
Wabup Nursiah Hadiri Seminar Kesehatan Dampak Perkawinan Dini
Wabup Nursiah Hadiri Peluncuran Gerakan Serentak Cegah Pernikahan Dini di Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 27 Agustus 2025 - 05:06

Bupati Pathul Hadiri Rapat Proyek Stategis Nasional

Selasa, 26 Agustus 2025 - 23:32

Direktur Poltekpar Lombok Terima Kunjungan Ketua TP-PKK NTB

Selasa, 26 Agustus 2025 - 04:40

Polemik Tambang,Antara Harapan Sejahtera dan Ancaman Lingkungan

Senin, 25 Agustus 2025 - 09:14

Lalu Agung : Pelatihan Digital Marketing Dorong UMKM Go Digital

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 04:24

Ketegasan Penegakan Hukum Jadi Benteng Terakhir Hadapi Tambang Ilegal di NTB

Kamis, 21 Agustus 2025 - 07:28

Pemda Loteng Gelar Konsultasi Publik Peta Jalan Penguatan Literasi Dasar 2025 – 2029

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:54

Eks Napiter dan Tokoh Dompu Deklarasikan Cinta NKRI 2025

Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:04

Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang Ilegal,Tokoh Publik Diminta jadi Penentu Arah NTB

Berita Terbaru

Pariwisata

Direktur MGPA : ARRC Mandalika Melibatkan UMKM Lokal

Jumat, 29 Agu 2025 - 21:56

Peristiwa

Bupati Pathul Hadiri Panen Raya Padi

Kamis, 28 Agu 2025 - 22:33

Pariwisata

Direktur MGPA : ARRC 2025,Di Dominasi Pembalap Indonesia

Kamis, 28 Agu 2025 - 21:05