Ketikjari.com – RSUD Praya terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan mempersiapkan layanan kanker sebagai bagian dari program transformasi rujukan berkualitas.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan tim pengampuan dari RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar, Bali, pada 10 Februari 2026.
Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan RSUD Praya menghadirkan layanan kanker yang komprehensif sebagai salah satu dari 10 layanan prioritas nasional dalam penguatan sistem rujukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim pengampuan yang hadir terdiri dari Dr. Ns. Ni Nyoman Gunahariati, S.Kep., M.M., Anak Agung Ayu Prihatidewi, S.Farm., Apt.,M.Farm.Klin., dr. I Gusti Agung Gede Mahendra Wijaya, Sp.Onk.Rad (K), serta dr. I Wayan Juli Sumandi, Sp.PA(K).
Kehadiran para ahli tersebut membawa semangat kolaborasi untuk membangun komunikasi konstruktif sekaligus berbagi pengalaman dalam pengembangan layanan onkologi.
Pertemuan yang berlangsung di RSUD Praya itu menjadi momentum silaturahmi, penguatan jejaring antar rumah sakit, serta diskusi teknis mengenai kesiapan sumber daya manusia, sarana prasarana, hingga sistem pelayanan yang berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan pasien.
Direktur RSUD Praya, dr. Mamang Bagiandyah, menegaskan bahwa pengembangan layanan kanker merupakan bentuk keseriusan rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan berkualitas bagi masyarakat Lombok Tengah.
“Melalui kolaborasi dengan RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah, kami terus mempersiapkan SDM, sarana, dan sistem layanan agar masyarakat Lombok Tengah dapat memperoleh pelayanan kanker yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas tanpa harus dirujuk jauh. Ini adalah bagian dari komitmen kami menghadirkan layanan kesehatan yang paripurna,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi dengan rumah sakit pengampu diharapkan mampu mempercepat peningkatan kapasitas RSUD Praya sehingga dapat menjadi rujukan regional dalam penanganan kanker di masa mendatang.
Dengan adanya penguatan ini, RSUD Praya optimistis dapat menghadirkan layanan yang profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepuasan pasien, sekaligus mendukung pemerataan akses kesehatan bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam perjalanan transformasi layanan rujukan berkualitas yang berkesinambungan,” tutup dr. Mamang.

























