Persaudaraan Attawabin Gelar Sosialisasi Kepada Pengasuh Rumah Quran dan TPQ di Lotim

- Kontributor

Senin, 27 Januari 2025 - 13:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ketikjari.com – Lembaga Persaudaraan Attawabin menunjukkan eksistensinya dalam kegiatan Dakwah sosial keagamaan. Hal ini disampaikan Bendahara Umum Persaudaraan Attawabin, Irawan Sakti dalam kegiatan “Sosialisasi Pembinaan Rumah Quran / TPQ Lingkup Lombok Timur yang digelar di Seco Coffee Pusat Pertokoan Pancor, Minggu (26/1/2025).

Pria sekaligus mantan karyawan Bank Mandiri mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk empati Persaudaraan Attawabin pada anak-anak usia dini saat ini.

“Fenomena yang terjadi saat ini anak anak usia dini yang terkontaminasi oleh gadget di tengah maraknya judi online daripada memperdalam alquran dan ilmu agama. Maka dari itu, mari kita bermuhasabah untuk generasi kita kedepan dengan memperdalam quran dan ilmu agama,” kata pria sekaligus owner Seco ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia berharap kegiatan tersebut tetap berkelanjutan sebagai ajang sarana silaturahmi antara lembaga Persaudaraan Attawabin dan para pengasuh Rumah Quran (RQ/TPQ) di Lombok Timur.

Ditambahkan Ketua lembaga Persaudaraan Attawabin Ustadz Husen Abdullah. Ia menceritakan awal mula terbentuknya Persaudaraan Attawabin yang berawal dari pertemuan dengan sejumlah pengurus di Seco Coffe. Karena memiliki persepsi dan pandangan yang sama, sehingga terbentuklah lembaga berbasis sosial dan dakwah yang fokus berorientasi pada dakwah para mantan narapidana dan para pemuda pengangguran yang kerap menggelar maksiat seperti, minuman keras, judi dan berbagai perbuatan maksiat lainnya agar kembali ke jalan Allah SWT.Dia menyampaikan juga, Attawabin bermakna orang -orang yang bertaubat. Setiap muslim menurutnya memiliki tanggungjawab moral untuk mengajak ke arah kebajikan. Terlebih lagi ratusan warga binaan di Lapas Selong butuh siraman rahoni paling tidak para napi memiliki pegangan untuk kembali ke jalan yang diridhoi Allah SWT selepas mereka kembali bisa menghirup udara bebas.

Dia menyampaikan juga, Attawabin bermakna orang -orang yang bertaubat. Setiap muslim menurutnya memiliki tanggungjawab moral untuk mengajak ke arah kebajikan. Terlebih lagi ratusan warga binaan di Lapas Selong butuh siraman rahoni paling tidak para napi memiliki pegangan untuk kembali ke jalan yang diridhoi Allah SWT selepas mereka kembali bisa menghirup udara bebas.

Baca Juga :  KEK Mandalika Raih Penghargaan KEK Jasa Terbaik dalam Peluncuran Geoportal Kebijakan Satu Peta 2.0 dan White Paper OPM Beyond 2024

Menurut Ustadz Husen, ada dua kajian rutinitas dakwah di Lapas Selong yakni, kajian umum yang diisi sekali dalam satu bulan untuk seluruh warga binaan guna menanamkan keyakinan dan nilai nilai keagamaan. Sedangkan kajian khusus yang digelar seminggu sekali di Lapas kelas II Selong setiap Jumat sore seperti hafalan one day one juz, tadabbur quran, tartil quran, dan kajian keagamaan lainnya.

Baca Juga :  Momen HAN 2025,Bupati dan Wakil Bupati Sepakat Lindungi Jak Anak

Ditambahkan Pengasuh Pondok Pesantren Darussyifa, Tirtanadi Labuhan Haji sekaligus anggota Persaudaraan Attawabin. Disampaikannya, lembaga ini terdiri dari pengurus dari berbagai latar belakang di antaranya pengasuh pondok pesantren, mantan karyawan bank, jurnalis, pengusaha dan sejumlah karyawan swasta.

Adapun tujuan kegiatan itu semata-mata untuk mempererat silaturahmi Persaudaraan Attawabin sekaligus membangun sinergi dengan para pengasuh, rumah quran dan TPQ di Bumi Patuh Karya.

“Kita berharap khususnya para pengasuh rumah quran / TPQ untuk tetap istiqomah menegakkan agama Allah dalam merekrut kader-kader kita dimulai dari sejak dini agar kelak mereka menjadi penerus generasi Qurani,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wabup Lombok Tengah Raih Penghargaan Bergengsi detikBali-Nusra Awards 2026, Bukti Nyata Keberhasilan Tekan Kemiskinan Ekstrem
Liga Sinova 2026 Dibuka, Pemkab Lombok Tengah Wajibkan Pelaporan Inovasi Daerah
Wabup Nursiah Launching Buku Ajar Muatan Lokal “Berajah Base Sasak”,Perkuat Pelestarian Bahasa Daerah Sejak Dini
Lombok Tengah Perkuat Benteng Digital,Tim Tanggap Insiden Siber Resmi Terdaftar di BSSN
Belvana Lolos Paskibraka Nasional 2026, Jadi Kebanggaan Masyarakat NTB
Lombok Tengah Ukir Sejarah,Raih Juara Umum MTQ XXXI NTB 2026 dan Siap Harumkan Nama Daerah di Tingkat Nasional
Manfaatkan Momen MTQ, Adik Belajar Antusias Berfoto Bersama Bupati Lombok Tengah
Kementerian Ekraf Gandeng YouTube dan Google,Perkuat Ekosistem Kreator Digital Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:34

Mandalika Street Food Festival 2026 Hadirkan Kuliner Legendaris Lombok dan Dukung UMKM Lokal

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:38

Politeknik Pariwisata Lombok Terima Kunjungan Bappenas Bahas Penguatan Pendidikan Vokasi dalam RKP 2027

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:21

Poltekpar Lombok Gelar Pelatihan Pastry dan Bakery untuk Perempuan di Desa Puyung

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:02

Bank BPD Bali Culture Run 2026 Targetkan 4.000 Peserta, Perkuat Sport Tourism Bali

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:00

ITDC Hadirkan Program “Liburan Nyaman Penuh Makna”, Ciptakan Destinasi Ramah Keluarga

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:27

Poltekpar Lombok Lepas Mahasiswa PKN 2026, Siapkan Generasi Pariwisata Profesional dan Berdaya Saing

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:20

ITDC Genjot Penataan Kawasan,Wajah Baru Peninsula Island Mulai Tampak di The Nusa Dua

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:15

Menteri Ekraf Dorong Bandara Jadi Etalase Produk Kreatif dan IP Lokal Indonesia

Berita Terbaru