Ketikjari.com – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menerima penghargaan pengakuan (recognition award) atas kontribusinya dalam mengembangkan sport tourism berbasis kolaborasi, inovasi, dan pelestarian budaya lokal di kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Penghargaan tersebut diberikan setelah tim penilai menilai konsistensi MGPA dalam membangun ekosistem event yang melibatkan komunitas, masyarakat sekitar, pelaku industri kreatif, serta jejaring nasional dan internasional.
Vice President Operation MGPA, Try Agung Harnanto, menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut sekaligus menegaskan komitmen MGPA untuk terus membuka ruang kolaborasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. MGPA bangga dapat terlibat dalam berbagai event internasional, termasuk Mandalika International Festival. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkolaborasi dan menghadirkan inovasi yang berdampak bagi daerah,” ujar Try
Ia menilai Mandalika International Festival dan Mandalika Festival of Speed (MFOS) sebagai contoh kolaborasi yang sukses, karena memadukan seminar internasional dengan balapan di lintasan secara bersamaan.
“Konsep ini unik. Peserta bisa mengikuti seminar sambil menyaksikan langsung balapan. Dampaknya terasa, baik dari sisi jumlah penonton maupun pengalaman yang didapat peserta,” tambahnya.
Direktur MI F Sirajuddin menjelaskan bahwa terdapat beberapa indikator utama yang menjadi dasar pemberian penghargaan kepada MGPA. Pertama, intensitas kolaborasi MGPA dengan komunitas dan masyarakat sekitar, termasuk pelaku event dan industri kreatif.
“MGPA tidak hanya mendukung Mandalika International Festival, tetapi juga banyak event lain yang berkualitas dan layak. Kolaborasinya sangat konsisten,” jelasnya.
Kedua, MGPA dinilai sangat terbuka terhadap pengembangan budaya lokal di sekitar kawasan Mandalika, dengan memberi ruang budaya lokal tampil dan berkembang dalam berbagai kegiatan.
Ketiga, MGPA dinilai terus melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif, tidak hanya melalui event sport tourism, tetapi juga event berskala nasional dan internasional yang memberikan dampak nyata bagi daerah.
Keempat, MGPA berhasil menjadikan Sirkuit Mandalika sebagai ruang publik yang inklusif, yang dapat dinikmati oleh semua kalangan. Salah satu inovasi yang dinilai menonjol adalah program Mandalika Sunday Run, yang membuka akses masyarakat untuk menikmati sirkuit melalui aktivitas lari, jalan santai, dan kegiatan komunitas.
“Ini terobosan yang luar biasa. Masyarakat yang sebelumnya hanya mengenal sirkuit dari televisi, kini bisa menikmatinya secara langsung,” ujar Sirat.
Selain itu, MGPA juga dinilai memiliki kolaborasi nasional dan internasional yang kuat, antara lain dengan GT World Series, Mandalika M-Force, Mandalika International Festival, serta sinergi yang solid dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
“Penghargaan ini bukan sekadar piagam, tetapi pengakuan atas rekognisi MGPA. Kontribusinya diakui oleh berbagai pihak, termasuk kementerian dan asosiasi,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, tim penilai menyampaikan apresiasi kepada jajaran manajemen MGPA yang dinilai berhasil membawa nama Mandalika dan NTB semakin dikenal di tingkat nasional dan internasional.

















