Kolaborasi Lintas Generasi,Strategi Ampuh Hentikan Tambang Ilegal di NTB

- Kontributor

Rabu, 20 Agustus 2025 - 06:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com– Peran generasi muda dalam kampanye anti-tambang ilegal di Nusa Tenggara Barat (NTB) bukan sekadar tren sesaat, tetapi telah berkembang menjadi gerakan strategis yang membawa dampak signifikan bagi perlindungan lingkungan.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Lombok Tengah, Sadamhusen, menegaskan bahwa keterlibatan anak muda tidak berhenti pada partisipasi pasif.

Mereka justru menjadi motor penggerak yang membawa energi, ide segar, dan pendekatan baru untuk melawan praktik penambangan yang merusak lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Generasi muda hadir dengan semangat dan kreativitas yang luar biasa. Mereka memanfaatkan teknologi, mengedukasi masyarakat, dan menciptakan tekanan publik agar aktivitas tambang ilegal segera dihentikan,” ujar Sadamhusen.

Menurutnya, salah satu kontribusi terbesar generasi muda adalah pemanfaatan platform digital seperti Instagram, TikTok, dan X (Twitter) untuk menyebarkan informasi tentang dampak buruk tambang ilegal di NTB. Konten kreatif seperti infografis, video pendek, dan kampanye tagar dinilai efektif menjangkau audiens luas dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Bupati Pathul Bangga Dua Mahasiswi Kedokteran Jalur Tahfiz Lolos Seleksi MTQM Tingkat Nasional

“Media sosial menjadi alat yang ampuh untuk membangun kesadaran publik. Pemuda bisa mengajak masyarakat peduli, mengedukasi tentang dampak positif maupun negatif keberadaan tambang, sekaligus mendorong perubahan sikap,” jelasnya.

Meski demikian, perjuangan mereka tidak lepas dari hambatan. Sadamhusen mengungkapkan, para aktivis muda kerap menghadapi ancaman fisik di lapangan dari pihak-pihak yang tidak ingin aktivitas ilegal mereka terganggu.

Di ranah digital, ancaman datang dalam bentuk disinformasi dan perundungan siber yang dirancang untuk meruntuhkan semangat dan kredibilitas para pegiat lingkungan. Keterbatasan sumber daya dan dukungan juga menjadi tantangan yang memperberat langkah mereka.

Baca Juga :  Berikan Rasa Aman dan Nyaman : Kapolres dan Dandim Turun Patroli Malam Hari

Sadamhusen menilai, formula efektif untuk memperkuat gerakan ini adalah kolaborasi lintas generasi. Pemuda membawa semangat, kreativitas, dan kemampuan memanfaatkan teknologi untuk menggaungkan pesan. Sementara generasi tua memberikan kebijaksanaan, pengalaman, serta jaringan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan politik dan sosial.

“Jika semangat digital pemuda dipadukan dengan kekuatan akar rumput generasi tua, maka kampanye ini tidak hanya viral di media sosial, tetapi juga memiliki fondasi yang kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia optimistis, dengan sinergi tersebut, gerakan anti-tambang ilegal di NTB dapat menjadi gerakan yang tidak hanya vokal, tetapi juga berdaya guna, berdampak nyata, dan mampu menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

Berita Terkait

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Pathul Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
CONVETO 2026 Poltekpar Lombok Hadirkan GM The Mandalika, Bahas Strategi Wisata Sehat dan Berkelanjutan
Kapolresta Loteng Motivasi Pelajar SMAN 4 Praya, Ajak Jauhi Narkoba dan Bullying
Poltekpar Lombok Raih Dua Sertifikasi ISO, Perkuat Standar Mutu Pendidikan Pariwisata
ITDC Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 17 Anak Yatim Piatu di Desa Pengulon
Liga Sinova 2026 Apresiasi Inovasi Masyarakat,Bupati Pathul Dorong Gagasan Baru untuk Lombok Tengah
Lombok Tengah Perkuat PPID,Masyarakat Didorong Lebih Mudah Akses Informasi Pemerintah
Sekda Tegaskan Seleksi Anugerah ASN Tastura 2026 Independen, 25 ASN Lolos 5 Besar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:59

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna HUT ke-81, Bahas Arah Kebijakan APBD 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:45

DPRD Lombok Tengah Bahas Dua Ranperda, Mulai Pengelolaan Barang Milik Daerah hingga Pencegahan Kebakaran

Jumat, 25 September 2026 - 22:35

DPRD Lombok Tengah Setujui Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp128,29 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 07:19

Banggar DPRD Lombok Tengah Dalami Perubahan APBD 2026, Hasil Pembahasan Dibawa ke Paripurna

Rabu, 16 September 2026 - 12:23

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi soal Perubahan APBD 2026

Senin, 14 September 2026 - 23:27

Fraksi DPRD Loteng Sampaikan Pemandangan Umum terhadap Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 13:21

500 Pemuda se-NTB Ikuti Diklat Laskar Gerindra, Pathul dan Iqbal Bakar Semangat Juang

Kamis, 10 September 2026 - 09:36

Perubahan APBD 2026, Pendapatan Lombok Tengah Naik Rp128,29 Miliar dan Belanja Tembus Rp2,78 Triliun

Berita Terbaru