Kabid Pelayanan Lalu Najemul: RSUD Kota Bima Belajar SIM RS di RSUD Praya

- Kontributor

Kamis, 30 November 2023 - 10:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOTENG – Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Praya kini sudah menjadi rumah sakit rujukan bagi transpormasi informasi pelayanan kesehatan,buktinya sejumlah Rumah Sakit di luar Lombok melakukan studi tiru salah satu adalah RSUD Kota Bima.

Direktur RSUD Praya melalui Kabid Pelayanan L. Najemul Erfan membenarkan kedatangan rombongan Rumah Sakit Umum Kota Bima di pimpin Kabid Pelayanan Kesehatan ingin mengetahui sejauhmana pengembangan sistem yang diterapkan di rumah sakit.

Selama ini pihaknya menerapkan sistim manajemen KHANZA.Sistem ini sudah berlangsung sejak 2019 lalu,sementara di rumah sakit kota Bima belum ada, “mereka ingin belajar soal penerapan aplikasi yang digunakan oleh kita” jelasnya.

Kelebihan sistim open source yang tidak berbayar,aplikasi bisa dikembangkan oleh komunitas dan lebih dari 1000 rumah sakit di Indonesia menggunakan itu.Banyak pendor pendor yang menawarkan tetapi kalau ada yang gratis kenapa tidak.

Irfan juga menjelaskan kelebihan dari Aplikasi Khanza adalah Aplikasi Open Source dan terintegrasi secara keseluruhan.Kedua,Bahasa program aplikasi yang mudah di pahami,Ketiga, Modul aplikasi yang lengkap,keempat.Pengembangan sudah mencakup Antrian Online dan Rekam Medik Elektronik.ke lima,Aplikasi sudah bridging dengan e-KTP, BJPS,Kementerian Kesehatan.serta keenam Komunitas yang tersebar luas.

“jadi apabila ada pengembangan di salah satu RS pengguna Khanza,kita dapat memakai pengembangan tersebut dan menyesuaikan dengan kebutuhan RS” ujarnya

Baca Juga :  Sambut HUT Ke-80, LPKA Lombok Tengah Gelar Pekan Olahraga

Selain itu,Rumah Sakit bisa mengembangkan modul modul sesuai dengan kebutuhan RS dan ke delapan Seap tahun di adakan pelahan terkait aplikasi Khanza serta Tim Pendamping khanza,ada yang bertugas di Dinas Kesehatan.

Erfan menambahkan selain kelebihannya, aplikasi ini juga memiliki sisi lemahnya diantara,Perlu adanya penambahan tenaga SDM Programer,Aplikasi utama ini juga masih berbasis desktop,tetapi aplikasi sudah open source

“Ini artinya bahwa orang luar sudah mengakui jika RSUD Praya memiliki sistim layanan yang lebih baik dari daerah lain dan ini akan terus kita tingkatkan” tutupnya.

Keqdatangan rombongan Rumah Sakit Umum Kota Bima di pimpin Kabid Pelayanan Kesehatan serta di ikuti Kasubag TU.

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika 2025,RS Mandalika Gelar Apel Kendaraan Dinas
Rumah Sakit Mandalika Bersama Karang Taruna Gelar Pengobatan Gratis di Lombok Tengah
Semarak HUT RI Ke 80,Pemkab Loteng Gelar Gerak Jalan
Sambut HUT RSUD Praya Ke 66,Gelar Pengobatan Gratis
Hadirkan Dampak Nyata di The Mandalika,ITDC Bangun Kolaborasi Sepenuh Hati Lewat Program Relawan Bakti BUMN
Bupati Pathul Terima Silaturahmi BPOM
Wabup Nursiah Hadiri Seminar Kesehatan Dampak Perkawinan Dini
Wabup Nursiah Hadiri Peluncuran Gerakan Serentak Cegah Pernikahan Dini di Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 27 Agustus 2025 - 05:06

Bupati Pathul Hadiri Rapat Proyek Stategis Nasional

Selasa, 26 Agustus 2025 - 23:32

Direktur Poltekpar Lombok Terima Kunjungan Ketua TP-PKK NTB

Selasa, 26 Agustus 2025 - 04:40

Polemik Tambang,Antara Harapan Sejahtera dan Ancaman Lingkungan

Senin, 25 Agustus 2025 - 09:14

Lalu Agung : Pelatihan Digital Marketing Dorong UMKM Go Digital

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 04:24

Ketegasan Penegakan Hukum Jadi Benteng Terakhir Hadapi Tambang Ilegal di NTB

Kamis, 21 Agustus 2025 - 07:28

Pemda Loteng Gelar Konsultasi Publik Peta Jalan Penguatan Literasi Dasar 2025 – 2029

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:54

Eks Napiter dan Tokoh Dompu Deklarasikan Cinta NKRI 2025

Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:04

Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang Ilegal,Tokoh Publik Diminta jadi Penentu Arah NTB

Berita Terbaru

Pariwisata

Direktur MGPA : ARRC Mandalika Melibatkan UMKM Lokal

Jumat, 29 Agu 2025 - 21:56

Peristiwa

Bupati Pathul Hadiri Panen Raya Padi

Kamis, 28 Agu 2025 - 22:33

Pariwisata

Direktur MGPA : ARRC 2025,Di Dominasi Pembalap Indonesia

Kamis, 28 Agu 2025 - 21:05