Ketikjari com – Pertamina Mandalika International Circuit menjadi saksi sejarah digelarnya kejuaraan nasional balapan motor yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Race 2 Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) putaran ketiga berlangsung penuh drama, tensi tinggi, serta menjadi ajang pembuktian bakat pembalap-pembalap terbaik Indonesia.
Atmosfer perayaan kemerdekaan terasa kental, dengan bendera Merah Putih berkibar megah di sepanjang lintasan dan ribuan penonton yang larut dalam suasana patriotisme.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Balapan kali ini menghadirkan aksi sengit dari berbagai kelas, mulai dari National Junior Sport 150cc U15 hingga kelas utama Supersport 600cc, serta deretan supporting class yang sama serunya.
Kelas Underbone 150 U25 event Pertamina Mandalika Racing Series 2025 merupakan kelas primadona bagi penonton karena menyajikan pertarungan ketat dari sejak start hingga finish, Minggu (17/8/2025).
National Junior Sport 150cc U15:
Keteguhan Abimanyu Berbuah Manis
Drama besar terjadi di kelas Junior Sport 150cc U15 ketika tiga pembalap, yakni Nabil Zahsena (157), Abimanyu Bintang Permadi (45), dan Ziven Rozul (17), terlibat insiden senggolan yang berdampak pada lima pembalap lain hingga terjatuh. Balapan sempat dihentikan, namun setelah restart, jalannya race kembali memanas.
Di tengah tekanan, Abimanyu Bintang Permadi menunjukkan mental juara. Dengan strategi matang dan keberanian menekan rival-rivalnya, Abimanyu sukses menyalip Danadyaksa (260) dari Yamaha Yamalube SCM Grup Aditama yang sempat memimpin. Podium kemudian dilengkapi oleh Arkanana Ardin Kurniawan (234) di posisi kedua, serta Sabian Fathul Ilmi (23) di urutan ketiga.
National Sport 250cc
Dominasi Arai Agaska Kelas National Sport 250 menyuguhkan duel ketat. Murobbil Vitoni alias Robby Sakera (157) sempat memimpin jalannya race, namun tekanan hebat dari Arai Agaska (38) membuatnya melakukan kesalahan dan kehilangan posisi. Momentum itu dimanfaatkan Arai untuk melesat tanpa terkejar hingga finis.
Hasil akhir menempatkan Arai Agaska sebagai juara pertama, disusul Andi Farid (27) di posisi kedua, dan Irfan Ardiansyah (16) yang mengamankan podium ketiga. Pertarungan di kelas ini kian panas, terutama dengan hadirnya persaingan baru yang siap menantang dominasi Arai dan Robby.
Kelas Sport yang digelar di ajang Pertamina Mandalika Racing Series 2025 merupakan kompetisi penjenjangan yang akan mengantarkan pembalap berkompetisi di level kejuaraan yang lebih tinggi. Terdapat empat kategori kelas level Kejuaraan Nasional di event ini yakni: National Sport 150cc U15, National Sport 150cc, National Sport 250cc, dan National Sport 600cc.
National Sport 150cc
Kemenangan Bersejarah Arai Agaska
Tak hanya di kelas 250cc, Arai Agaska juga bersinar di kelas National Sport 150cc. Bermodalkan determinasi tinggi, pembalap muda NTB ini sukses meraih podium utama. Posisi kedua diraih oleh Argiya Farel (29) dari tim BTKS A21, sementara podium ketiga ditempati Andi Farid Izdihar (27) dari Astra Motor Racing Team.
Persaingan di kelas ini kian menegangkan dengan hadirnya nama Husni Zainul (143) dan Rendi Odding (129) yang memberi perlawanan sengit hingga garis finis.
National Sport 600cc
Herjun Atna Tampil Perkasa
Kejutan besar terjadi di kelas Supersport 600cc. Jika pada Superpole sebelumnya ia diuntungkan oleh insiden lawan, kali ini Herjun Atna (46) dari Astra Honda Racing Team tampil sempurna dengan menyalip Wahyu Nugroho (89) yang mendominasi sejak awal.
Wahyu tetap tampil heroik dengan start dari posisi paling belakang namun mampu finis kedua, sementara Dimas Ekky (20) mengamankan podium ketiga usai mengalahkan Faerozi Toreqotullah (36).
Supporting Class
Underbone 150 U25
Rendi Odding (129) meraih kemenangan perdananya musim ini, disusul Riki Ibrahim (127) di posisi kedua, dan Aqsal Ilham Safatullah (195) yang tampil mengejutkan di podium ketiga.
Sport 250 Community: Khrisna Aditya (68) tampil dominan dengan jarak finis 8 detik dari rivalnya. Podium dihuni oleh I Gede Pasek (57) dan Kadek Dwi Surya (158).
Superbike 1000: Iwan Setiawan (167) berhasil menundukkan tekanan dari Chalman Susanto (288), sementara Eric Saputra (77) mengisi podium ketiga.
Supersport 600: Sandik (94) tampil konsisten dengan kemenangan penting, diikuti oleh Yoseph Kurniawan (22) dan Albert Twin (157).
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menyampaikan apresiasisinya, “Race kali ini sangat istimewa karena berlangsung bersamaan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-80. Para pembalap menunjukkan semangat juang luar biasa.”
Perpaduan dunia otomotif dan budaya selalu dipersembahkan dalam upacara pembukaan kejuaraan nasional maupun internasional di Sirkuit Mandalika, Minggu (17/8/2025).
Sebagai bagian daya tarik wisata, penampilan seni dan budaya khas Lombok adalah bagian yang tidak bisa dilepaskan dari keberadaan sirkuit ini yang menghampar di semenanjung selatan Provinsi Nusa Tenggara Barat.
“Adanya Insiden dan drama yang terjadi justru menunjukkan betapa kompetitifnya ajang ini. Kami bangga melihat talenta muda Indonesia terus berkembang, dan Pertamina Mandalika Racing Series menjadi wadah penting bagi lahirnya bintang-bintang masa depan. Semoga semangat Merah Putih ini terus menyala di setiap balapan berikutnya,”papar Andhi sapaan akrab Dirut MGPA.