Haji Lalu Ramdan Terpilih Jadi Ketua Badan Wakaf Indonesia Lombok Tengah 2025 – 2029

- Kontributor

Rabu, 24 September 2025 - 03:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Haji Lalu Ramdan S,ag resmi dittunjuk sebagai Ketua Badan Wakaf Indonesia kabupaten Lombok Tengah periode 2025 – 2029.

Berdasarkan keputusan Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia kabupaten lombok tengah nomor 02/BWI/P- BWi/2025.

Tentang Penetapan Pengurus Perwakafan Badan Wakaf Indonesia kabupaten Lombok Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain Ketua di tetapkan juga wakil ketua yakni, H.Hambali,S,ag,MH dan Sekertaris H.M.Muhson,S,ag serta bendahara H.Junaidi,S,sos.

H.Lalu Ramdan mengungkapkan visinya untuk menjadikan BWI kabupaten lombok tengah  sebagai lembaga yang mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas perwakafan yang saat ini gaungnya masih kurang.

Baca Juga :  Begawe Pituk Olas Lombok Tengah Hadir Artis Lokal Erny Ayu dan Makan Gratis

“Kami punya visi ingin menjadikan BWI kabupaten Lombok Tengah sebagai lembaga yang berperan strategis untuk meningkatkan kualitas perwakafan, baik secara kuantitas maupun kualitas,” ujar H.Lalu Ramdan,S,Ag Rabu 24 September 2025.

Dikatakan Lalu Ramdan potensi wakaf di kabupaten lombok tengah sangat besar. Karenanya, langkah yang akan diambil adalah memaksimalkan pendataan terutama masjid,madrasah dan makam yang selama ini kesulitan dalam mendapatkan sertifikat dari BPN serta akan memfasilitasi pemasangan Plang wakaf.

Selain itu,Lalu Ramdan yang juga sebagai ketua DPRD Lombok Tengah ini menjelaskan, salah satu tugas penting BWI adalah melakukan pembinaan dan peningkatan kualitas nazir, yang merupakan pengelola wakaf. Nazir, imbuhnya, merupakan bagian penting dari ekosistem perwakafan.

Baca Juga :  Peserta Mulai Berdatangan, Tim Kaltim,Kabupaten Mahakam Ulu,Sumbawa Barat,Lombok hingga Delegasi 10 Negara Padati MIF 2025

“Untuk memaksimalkan potensi wakaf, kita butuh nazir-nazir berkualitas Ini menjadi salah satu tugas BWI untuk memberi pembinaan dan peningkatan kualitas nazir,” ucapnya.

BWI kabupaten lombok tengah lanjutnya,akan berkolaborasi dengan seluruh mitra strategis, termasuk kementerian dan lembaga, perbankan,serta ahli-ahli keuangan, untuk memaksimalkan potensi wakaf. 

Ia berharap, ke depan, wakaf dapat berfungsi meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan.

Berita Terkait

BIZAM Kawal Kepulangan 15 Kloter Jemaah Haji NTB Hingga 21 Juni 2026
Pelepasan Jamaah Haji Kloter 2 NTB,375 Jamaah Lombok Tengah Berangkat ke Tanah Suci
BIZAM Siap Dukung Kelancaran Penerbangan Haji NTB 2026
Sekretariat DPRD Lombok Tengah Gelar Halal Bihalal Bersama Pimpinan DPRD di Hari Kedua Idul Fitri 1447 H
Lombok Tengah–Lombok Timur Sepakati Kerja Sama Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran di Wilayah Perbatasan
Momen HPN 2026,PWI Lombok Tengah Berbagi Kepedulian untuk Masyarakat
Logo Harmoni Imlek Nusantara 2026 Simbol Persatuan dalam Keberagaman Budaya
PWI Pusat Anugerahkan Anggota Kehormatan kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:24

Momentum Iduladha 1447 H,PDAM Lombok Tengah Tebar Kebahagiaan lewat 6 Sapi Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:12

Idul Adha 1447 H,ITDC dan Stakeholder Kawasan Salurkan 29 Hewan Kurban* 

Senin, 25 Mei 2026 - 04:51

ITDC Tebar Kepedulian di Idul Adha,21 Hewan Kurban Disalurkan untuk Masyarakat The Mandalika

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:21

Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga,Pemkab Lombok Tengah Jaga Stabilitas Harga Jelang Hari Besar Keagamaan

Jumat, 17 April 2026 - 03:01

ITDC Salurkan Hasil Lelang Amal MotoGP 2025 untuk Pencegahan Stunting di Desa Rembitan

Kamis, 9 April 2026 - 02:11

Poltekpar Lombok–Bank NTB Resmi Berkolaborasi, Hadirkan Dukungan Beasiswa

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:47

Bupati Lombok Tengah Hadiri Penyerahan LKPD Unaudited 2025 se-NTB,Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:03

Wabup Nursiah Pimpin Intervensi Terpadu,Anak Penderita Hidrosefalus

Berita Terbaru