Ketikjari.com – Program Projek Agrosolution oleh Pupuk Kaltim mendapat apresiasi dari Bupati Lombok Tengah, tercatat 25 ton pangan yang di hasilkan pada Panen Raya Padi kali ini, 28/08/2025.
Program Optimasi Lahan (oplah) yang dicanangkan pemerintah pusat merupakan bentuk usaha untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Dalam momen ini, panen raya padi di lakukan secara menyeluruh dan serentak, sehingga padi yang dihasilkan dapat mencapai lebih dari target.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Lombok Tengah,Pathul mengatakan bahwa panen kali ini mengalami peningkatan dari panen sebelumnya. “Hari ini kami melaksanakan panen raya dengan luas tanam mencapai 2.500 hektare dalam program oplah. Artinya, stok pangan di Lombok Tengah bertambah sekitar 25 ribu ton gabah dari produksi per tahun 450 ribu ton”.
ia juga mengatakan, dengan adanya Program Optimasi Lahan seperti ini, gabah yang di hasilkan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat lombok tengah, bahkan lebihnya bisa di suplay sampai ke luar daerah.
“Lombok Tengah mendapatkan predikat sebagai salah satu kabupaten penyangga pangan nasional dari 15 kabupaten yang dipilih oleh pemerintah pusat”, lanjutnya.
Sementara itu, Dandim 1620 Lombok Tengah Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti mengatakan, kegiatan hari ini merupakan bagian dari bentuk kolaborasi pemerintah pusat, seluruh instansi, dan petani yang bekerja sama untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional, khususnya Kabupaten Lombok Tengah.
Oleh karena itu, jajaran TNI Kodim 1620 Lombok Tengah tetap berkomitmen memberikan pendamping dalam mewujudkan ketahanan pangan.
“Kami siap 7×24 jam mendukung 1000 persen setiap program yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah”, katanya.#Ulfa