Betabeq, Kearifan Lokal Sasak yang Mengiringi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

- Kontributor

Kamis, 17 September 2026 - 01:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Kearifan lokal masyarakat Sasak menjadi bagian dari perjalanan menuju penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar Betabeq sebagai ruang silaturahmi untuk memohon izin, doa restu, sekaligus memperkuat dukungan dan kolaborasi masyarakat dalam menyukseskan ajang balap motor dunia yang akan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, The Mandalika.

Kegiatan yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Rabu (16/9), ini mengangkat nilai yang merepresentasikan penghormatan dalam tradisi masyarakat Sasak. Melalui pendekatan tersebut, kesiapan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya dibangun dari aspek teknis dan operasional, tetapi juga melalui kesiapan sosial serta keterlibatan masyarakat sebagai tuan rumah. 

Betabeq dihadiri 200 tamu undangan terdiri dari  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, TNI dan Polri, DPRD, camat, kepala desa, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, hingga fasilitas kesehatan. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 membutuhkan keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dari ekosistem penyelenggaraan. Kehadiran ajang internasional di NTB, menurutnya, juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan karakter masyarakat dan kekayaan budaya daerah kepada dunia.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Loteng Turun Gunung Pantau Persiapan Proses PAW Dua Kepala Desa

“Betabeq merupakan tradisi masyarakat Sasak yang memiliki makna penting sebagai bentuk penghormatan kepada bumi dan air, sekaligus permohonan izin serta restu kepada alam dan lingkungan tempat kegiatan dilaksanakan. Tradisi ini perlu terus dihidupkan, khususnya dalam setiap kegiatan besar yang digelar di kawasan The Mandalika. Selain menjaga nilai budaya, Betabeq juga mengandung pesan mengenai peran masyarakat sebagai tuan rumah untuk bersama-sama menjaga setiap kegiatan agar berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ujar Iqbal.

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka,mengatakan bahwa kesiapan penyelenggaraan event internasional tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sirkuit maupun aspek operasional, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kolaborasi masyarakat.

“Ada hal yang sama pentingnya dengan aspek operasional sirkuit jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia, yaitu memastikan masyarakat sebagai tuan rumah turut menjadi bagian dari perjalanan event. Inilah yang menjadi bagian penting dari country branding Indonesia. Karena itu, keberhasilan event ini membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Kita ingin setiap tamu dan penonton yang datang merasakan nilai-nilai Sapta Pesona, dan memberikan kenangan,” ujar Troy.

Menurut Troy, Betabeq juga mencerminkan karakter penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia di The Mandalika yang mempertemukan event berstandar internasional dengan nilai dan identitas lokal masyarakat NTB.

Baca Juga :  Hadir di GATF 2026, Pertamina Grand Prix of Indonesia Tawarkan Paket Wisata Terintegrasi ke Mandalika

“Ketika dunia datang ke NTB, kita memiliki kesempatan untuk menunjukkan bukan hanya kualitas penyelenggaraan event, tetapi juga keramahan, kebersamaan, dan kekayaan budaya daerah. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman, nyaman, dan kondusif agar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pihak yang hadir di The Mandalika,” lanjut Troy.

Melalui Betabeq, ITDC mengusung tiga pendekatan utama, yaitu Inform, Engage, dan Prepare. Inform diwujudkan melalui sosialisasi penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 kepada para pemangku kepentingan, Engage melalui penguatan kolaborasi dan dukungan lintas stakeholder dengan pendekatan budaya Betabeq, serta Prepare untuk meningkatkan kesiapan masyarakat NTB sebagai tuan rumah yang aman, nyaman, dan berkesan. 

Kolaborasi tersebut menjangkau berbagai lapisan masyarakat hingga tingkat lokal, termasuk 20 kepala desa se-Kecamatan Pujut dan 12 camat se-Lombok Tengah, serta berbagai organisasi masyarakat. Keterlibatan lintas elemen tersebut menjadi bagian dari upaya membangun semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. 

Rangkaian Betabeq turut menghadirkan unsur budaya dan kebersamaan melalui tembang Duking Kune, doa bersama, prosesi Motong Seong, potong tumpeng, serta ramah tamah antara penyelenggara dan para pemangku kepentingan. 

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Pecahkan Rekor, 157.875 Pengunjung dan Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun
MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta
Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional
Pecahkan Rekor, MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157.875 Penonton, InJourney Bidik Dampak Ekonomi Lebih Besar
50 Pelajar SMK Lombok Masuk Paddock MotoGP Mandalika, Belajar Teknologi Motor Balap Dunia
Perjuangan Mario Aji dan Veda Pratama, Dari Latihan Sepulang Sekolah hingga Panggung Dunia di Mandalika
400 Marshal Lokal Kawal MotoGP Mandalika 2026, 946 Personel Disiapkan Layani Penonton
Lima Pembalap Moto2 dan Moto3 Sapa Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Bawa Semangat #IndonesianHeroes

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:26

ITDC Gandeng NTB Care, Sahabat Disabilitas Nikmati MotoGP Mandalika dari Luxury Tent

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:19

Menpar: MotoGP Mandalika 2026 Semakin Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:58

MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:51

Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:43

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sold Out, Ribuan Penggemar Padati Sirkuit dan Pembalap Indonesia Jadi Sorotan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:32

BSI dan ITDC Kolaborasi di Mandalika, Nursiah Dorong Dampak Nyata bagi UMKM Loteng

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:33

MotoGP Mandalika Jadi Berkah UMKM, Street Food Festival Bidik 15 Ribu Pengunjung

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:46

Golo Mori Sunset Run 2026 Sukses, 524 Peserta Ramaikan Sport Tourism Flores

Berita Terbaru