Troy Warokka: Mandalika Buktikan Diri sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
Ketikjafi.com – Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), sukses mencatatkan capaian luar biasa. Tidak hanya melampaui target jumlah penonton, ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut juga menghasilkan perputaran ekonomi mencapai Rp5,2 triliun.
Jumlah penonton MotoGP Mandalika 2026 tercatat mencapai 157.875 orang. Sementara perputaran uang sebesar Rp5,2 triliun berhasil melampaui target awal yang ditetapkan sebesar Rp5 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Capaian membanggakan tersebut disampaikan Chairman MotoGP Mandalika 2026, Troy Warokka,dalam kegiatan media gathering bersama awak media yang berlangsung di Hotel Pullman Kuta Mandalika, Lombok Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Troy menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergi berbagai unsur, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, jajaran TNI/Polri, hingga masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan pariwisata.
“Alhamdulillah, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 memberikan multiplier effect yang luar biasa terhadap perkembangan pariwisata dan perekonomian NTB,” ungkap Troy Warokka dalam kegiatan media gathering tersebut.
Ia menjelaskan, tingginya jumlah penonton memberikan dampak ekonomi berganda yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari sektor transportasi, perhotelan, jasa akomodasi, restoran, destinasi wisata, hingga para pelaku UMKM lokal.
Troy menilai, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa MotoGP Mandalika bukan hanya ajang olahraga internasional, tetapi juga instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat posisi NTB sebagai destinasi pariwisata dunia.
Salah satu faktor yang turut mendongkrak antusiasme penonton pada MotoGP Mandalika 2026 adalah kehadiran dua pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji.
Penampilan kedua pembalap nasional tersebut menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat. Dukungan terhadap talenta balap Indonesia terlihat dari tingginya antusiasme penonton yang datang langsung ke sirkuit.
Bahkan, rombongan pendukung dari berbagai daerah, termasuk Yogyakarta, turut hadir ke Mandalika untuk memberikan dukungan secara langsung kepada pembalap Indonesia.
Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa kehadiran pembalap nasional memiliki daya tarik besar dalam meningkatkan minat masyarakat untuk menyaksikan MotoGP secara langsung.
Selain keberhasilan dari sisi jumlah penonton dan dampak ekonomi, Troy juga memberikan apresiasi khusus terhadap kinerja seluruh petugas lintasan atau marshal yang bertugas selama gelaran MotoGP 2026.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah keterlibatan 20 marshal perempuan lokal asal NTB. Mereka dinilai mampu menunjukkan profesionalisme, ketangguhan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas di tengah ketatnya standar operasional penyelenggaraan balapan internasional.
“Para marshal bekerja sangat baik. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi NTB,” ujarnya.
Keterlibatan marshal perempuan lokal tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa penyelenggaraan MotoGP Mandalika turut membuka ruang partisipasi dan pemberdayaan sumber daya manusia daerah dalam industri olahraga otomotif bertaraf internasional.
Troy menegaskan, berbagai capaian positif pada penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 akan menjadi bahan evaluasi komprehensif untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pada tahun berikutnya.
Evaluasi tersebut mencakup aspek operasional, pelayanan penonton, keamanan, kenyamanan, keterlibatan masyarakat, hingga penguatan dampak ekonomi bagi daerah.
Ia berharap, keberhasilan tahun ini menjadi momentum untuk membawa Mandalika semakin berkembang dan mampu bersaing dengan berbagai destinasi balap dunia lainnya.
“Intinya Mandalika siap terus berkembang, baik dari sisi sport tourism maupun sektor pariwisata secara menyeluruh,” pungkas Troy.
Keberhasilan MotoGP Mandalika 2026 dengan jumlah penonton 157.875 orang dan perputaran ekonomi Rp5,2 triliun menjadi sinyal kuat bahwa Mandalika memiliki potensi besar sebagai salah satu motor penggerak pariwisata dan ekonomi nasional.
Lebih dari sekadar balapan, MotoGP Mandalika telah menjelma menjadi panggung dunia yang memperkenalkan Lombok Tengah dan NTB kepada masyarakat internasional, sekaligus menghadirkan peluang ekonomi dan kebanggaan bagi masyarakat daerah.

















