Ketikjari.com – Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.A.P., meresmikan Gedung sekaligus Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (31/10/2026).
Kehadiran gedung yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Praya, tepatnya di sebelah timur Mal Pelayanan Publik tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat promosi dan pemasaran produk unggulan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan para perajin lokal.
Peresmian tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya, ST., MT., para Asisten Sekda, kepala OPD, Sekretaris DPRD, Direktur Utama PDAM Tirta Ardhia Rinjani, Kepala Cabang Bank NTB Syariah Praya, Ketua Dekranasda, Ketua GOW, Ketua DWP, serta sejumlah perajin lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Dekranasda Kabupaten Lombok Tengah, Hj. Baiq Nurul Aini Pathul Bahri, menyampaikan bahwa keberadaan gedung dan galeri tersebut merupakan upaya menghadirkan ruang representatif bagi para perajin untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan hasil karya mereka.
Menurutnya, melalui galeri tersebut berbagai produk kerajinan unggulan Lombok Tengah dapat ditampilkan dalam satu tempat sehingga lebih mudah dikenal masyarakat, wisatawan, maupun para tamu yang berkunjung ke daerah ini.
Ia berharap Galeri Dekranasda ke depan tidak hanya menjadi tempat memamerkan produk, tetapi juga berkembang sebagai salah satu destinasi kunjungan wisata yang mampu membuka peluang pemasaran lebih luas bagi produk kerajinan lokal.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, menegaskan bahwa keberadaan Gedung Dekranasda harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan meningkatkan kesejahteraan para perajin.
Bupati mengingatkan agar galeri tersebut tidak sekadar menjadi tempat memajang hasil kerajinan, melainkan harus mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi yang produktif dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan para pelaku usaha lokal.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati menekankan pentingnya pengelolaan galeri secara profesional, mulai dari penataan ruang, kebersihan, kenyamanan hingga strategi promosi yang berkelanjutan.
Menurutnya, produk kerajinan lokal harus mendapatkan ruang promosi yang baik agar semakin dikenal dan memiliki daya saing, baik di tingkat regional maupun nasional.
Selain sebagai pusat pemasaran, gedung tersebut juga diharapkan menjadi wadah pembinaan bagi para perajin dalam meningkatkan kualitas produk, kreativitas, serta inovasi agar mampu mengikuti perkembangan kebutuhan dan selera pasar.
Pemerintah daerah juga mendorong terbangunnya kolaborasi antara Dekranasda, perangkat daerah, pelaku usaha, sektor perbankan, dan para perajin untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Lombok Tengah.
Dengan diresmikannya Gedung dan Galeri Dekranasda ini, diharapkan produk-produk unggulan daerah semakin dikenal luas, memiliki nilai tambah ekonomi, serta mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Gedung Dekranasda tersebut diharapkan menjadi etalase kebanggaan Lombok Tengah sekaligus ruang bagi kreativitas dan karya para perajin lokal untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

















