Program ITDC Pencegahan Stunting Desa Kuta,Tunjukkan Hasil Positif

- Kontributor

Jumat, 12 September 2025 - 20:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com- ITDC mencatat progres positif dalam program pencegahan stunting di Desa Kuta kecamatan Pujut Lombok Tengah.Monitoring pada 30 Agustus 2025 menunjukkan peningkatan status gizi yang menggembirakan,dengan kenaikan berat badan pada 11 anak berstatus wasting (sangat kurus dibanding tinggi badan), 20 anak underweight (berat badan kurang dari standar usianya), serta 5 ibu hamil dengan kategori Kekurangan Energi Kronis (asupan gizi tidak mencukupi dalam jangka panjang).  

Program yang dimulai sejak 15 Agustus 2025 ini dilaksanakan melalui pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi tinggi protein hewani secara rutin dan terukur. Intervensi dilakukan dengan durasi berbeda sesuai sasaran: yakni 28 hari untuk anak underweight, 56 hari untuk anak wasting, dan 120 hari untuk ibu hamil Kekurangan Energi Kronis, disertai evaluasi berkala setiap dua minggu.

Plt. Corporate Secretary ITDC, Zahir Nugraha, mengatakan, “Program pencegahan stunting ini adalah wujud komitmen ITDC dalam mengembangkan The Mandalika sebagai destinasi pariwisata yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pembangunan sosial masyarakat. Kami percaya, intervensi gizi tepat dapat meningkatkan kesehatan ibu hamil dan kualitas tumbuh kembang anak, sehingga lahir generasi yang lebih sehat, produktif, dan siap berkontribusi pada kemajuan daerah.”

Sebagai bagian dari InJourney Group, ITDC menegaskan komitmennya bahwa pengembangan The Mandalika bukan hanya tentang menghadirkan sarana pariwisata bertaraf internasional seperti Mandalika International Circuit dan Pullman Lombok Mandalika, tetapi juga tentang membangun kualitas hidup masyarakat setempat. Program pencegahan stunting yang tengah berjalan di Desa Kuta menjadi bukti bahwa pengembangan destinasi wisata harus sejalan dengan pemberdayaan masyarakat lokal dan penguatan khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan.

Program ini melanjutkan keberhasilan inisiatif serupa yang dilakukan ITDC di desa penyangga The Mandalika sebelumnya.

Pada 2023, melalui pelatihan “Dapur Sehat” (DASHAT) di Desa Mertak, para ibu dilatih mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan bergizi bagi balita rawan stunting. Monitoring mencatat capaian  signifikan: 6 dari 10 anak berhasil keluar dari status underweight. Kemudian pada 2024 di Desa Prabu, selama 56 hari program PMT padat gizi, edukasi pola makan sehat, dan demo masak oleh Chef Anton Sugiono berdampak positif bagi 32 anak terdiri dari 10 wasting dan 22 stunting.

Melalui keberlanjutan program ini di Desa Kuta, ITDC menguatkan komitmen pengembangan The Mandalika sebagai destinasi unggulan pariwisata dunia berjalan beriringan dengan pembangunan sosial-ekonomi masyarakat, memperkuat peran kawasan ini sebagai model sinergi antara pariwisata dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Poltekpar Lombok dan ITDC Tandatangani Nota Kesepahaman untuk Pengembangan SDM Pariwisata

“Kami meyakini pengembangan destinasi pariwisata harus berjalan selaras dengan pemberdayaan masyarakat lokal. Ke depan,ITDC akan mencoba memperluas program pencegahan stunting ini ke desa-desa sekitar The Mandalika agar manfaatnya menjangkau lebih banyak keluarga.” tutup Zahir.

Berita Terkait

Menteri Sosial RI Berikan Penghargaan kepada Bupati Lombok Tengah atas Dukungan Bakti Sosial Operasi Katarak
Rutan Praya Gelar Donor Darah,Semarakkan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62
Amaq Rasip Sukses Kembangkan Kebun Kopi di Segala Anyar, Jadi Inspirasi Petani Lokal
103 Sopir Ambulans Desa di Lombok Tengah Dibekali Keterampilan Bantuan Hidup Dasar
RSUD Praya, BAZNAS dan APJI Berbagi Kehangatan Ramadhan untuk Pasien dan Keluarga
Wabup Harap DPRD Segera Tuntaskan Ranperda Struktur OPD RSUD Praya
Wabup Nursiah Hadiri Pelantikan Pengurus IDI Lombok Tengah,Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan
Pemkab Lombok Tengah Launching Gerakan Indonesia ASRI,Aksi Nyata Tangani Sampah dari Destinasi Wisata

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 00:32

DPRD Tekankan Sinergi Pembangunan dalam Musrenbang RKPD Lombok Tengah 2027

Senin, 30 Maret 2026 - 20:31

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ APBD 2025,Dilanjutkan Halal Bihalal Idul Fitri

Senin, 30 Maret 2026 - 01:56

Dukungan Ketua DPC Demokrat se-NTB Menguat ke Amrul Jihadi Jelang Musda

Rabu, 25 Februari 2026 - 05:25

Wakil Ketua DPRD Lalu Muhamad Akhyar Turun Bantu Korban,Warga Sampaikan Terima Kasih

Senin, 23 Februari 2026 - 19:49

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna,Bahas Empat Ranperda Strategis dan Bentuk Dua Pansus

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:24

DPRD Bahas Empat Ranperda Usulan Pemda, Fraksi Soroti Perlindungan Tenaga Kerja hingga Iklim Investasi

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:32

Reses Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah Lalu Muhamad Akhyar,Ponpes Darul Muttaqin Keluhkan Minim Fasilitas

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:58

Reses Lalu Abdussahid,Warga Kalisade Keluhkan Minimnya Bak Sampah Permanen

Berita Terbaru