Panen Raya di Desa Teruwai, Lombok Tengah Tunjukkan Ketangguhan Sebagai Lumbung Pangan Nasional

- Kontributor

Senin, 7 April 2025 - 14:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui pelaksanaan panen raya padi di Desa Teruwai, Kecamatan Pujut, Senin, 7 April 2025.

Panen raya ini merupakan bagian dari rangkaian Panen Raya Padi Serentak di 14 provinsi yang digagas pemerintah pusat, dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hadir secara langsung memimpin kegiatan utama di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Di Lombok Tengah, panen raya dipusatkan di Kelompok Tani Embal Bau, dan dihadiri oleh Gubernur NTB Lalu Iqbal, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, jajaran Pemerintah Daerah, Forkopimda, serta instansi vertikal terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan panen kali ini menggunakan teknologi pertanian modern seperti combine harvester untuk panen dan rice transplanter untuk tanam, sebagai bagian dari upaya mekanisasi pertanian yang terus didorong pemerintah daerah guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas hasil pertanian.

Baca Juga :  A Guide to Buying Franck Muller Replica Watches: The Fake Watchesb Series

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lalu Pathul Bahri juga menyerahkan bantuan kepada para petani untuk mendukung peningkatan produksi padi sekaligus mendekatkan langkah menuju swasembada pangan.

Bupati Pathul menyampaikan bahwa Lombok Tengah memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui potensi lahan pertanian yang luas.

“Luas lahan baku sawah di Lombok Tengah 52.469 hektar. Luas panen Januari s/d hari ini April 42.867 hektare dengan total produksi capai 237.460 ton. Sementara target serapan gabah setara beras oleh Bulog s/d April 61.000 ton,” jelas Bupati

Khusus di Desa Teruwai, total lahan pertanian padi mencapai 300 hektare. Berdasarkan hasil ubinan, setiap hektare menghasilkan antara 9 hingga 9,5 ton gabah. Capaian ini memperkuat posisi Lombok Tengah sebagai daerah yang mampu surplus beras secara signifikan.

“Kita berhasil surplus ratusan ribu ton. Sekitar 120 ribu ton. Kalau soal beberapa Gapoktan yang terdampak cuaca ekstrem, maka sebelumnya kami mempelajari jadwal tanam maka di sana melekat fungsi PPL tani,” beber Lalu Pathul.

Baca Juga :  The Golo Mori,Sustainable Marine-Based MICETourism Destination dengan Fasilitas Hub Pariwisata

Lebih lanjut, Pemkab Lombok Tengah bersama Bulog dan OPD teknis terus menjalin koordinasi dalam upaya memenuhi target serapan gabah petani.

“Kebutuhan target penyerapan hasil tani kita sebanyak 60 ton, dengan harga gabah yang saat ini naik. Maka ini harus tepuk tangan. Dan kita sudah kirim melalui Bali hingga Pulau Jawa karena surplus. Itu sebab Lombok Tengah disebut sebagai penyangga pangan nasional,” imbuh Bupati.

Sebagai bentuk inovasi berkelanjutan, Pemkab juga mulai menguji coba varietas baru bernama Gamagora (Gajah Mada Gogorancah) di atas lahan seluas 25 hektare di Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, yang diharapkan bisa semakin meningkatkan hasil panen di musim mendatang.

Berita Terkait

Lombok Tengah–Lombok Timur Sepakati Kerja Sama Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran di Wilayah Perbatasan
Momen HPN 2026,PWI Lombok Tengah Berbagi Kepedulian untuk Masyarakat
Logo Harmoni Imlek Nusantara 2026 Simbol Persatuan dalam Keberagaman Budaya
PWI Pusat Anugerahkan Anggota Kehormatan kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X
Polltekpar Lombok Terima Audiensi Universitas Terbuka Mataram,Direktur Tekankan Penguatan SDM Pariwisata Berkelanjutan
PWI NTB Ajak Insan Pers Ambil Peran dalam Aksi Kemanusiaan
Poltekpar Lombok–PT Atrium Lombok Group Resmi Jalin Kerja Sama melalui Penandatanganan MoU
Respon Cepat Damkartan, Pohon Miring di Lajut Berhasil Dievakuasi

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:09

Kolaborasi PWI NTB–Alfamart,Kembali Salurkan Puluhan Paket Sembako untuk Korban Banjir

Minggu, 1 Maret 2026 - 02:31

ITDC Salurkan Bantuan dan Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Terdampak Banjir di KEK Mandalika

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:48

Mulai 1 Maret 2026,Parkir di Bandara BIZAM Resmi Naik,Layanan Makin Modern

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:01

Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027,Pemkab Lombok Tengah Serap Aspirasi untuk Pembangunan Terarah

Kamis, 26 Februari 2026 - 01:46

Wabup Dr. Nursiah Monitoring Harga Sembako di Pasar Renteng

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:24

Pemda Lombok Tengah Fokus Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Rabu, 25 Februari 2026 - 05:25

Wakil Ketua DPRD Lalu Muhamad Akhyar Turun Bantu Korban,Warga Sampaikan Terima Kasih

Selasa, 24 Februari 2026 - 06:40

Disaksikan Bupati,Perumda TIARA –PT Angkasa Pura I Teken MoU Layanan Air Bersih di BIZAM

Berita Terbaru