Rumah Rusak dan Pohon Tumbang Di Terjang Angin Kencang

- Kontributor

Sabtu, 1 Februari 2025 - 09:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Cuaca ekstrem melanda wilayah Lombok Tengah pada Sabtu (1/2/2025) siang. Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sekitar pukul 12.30 WITA menyebabkan kerusakan di sejumlah titik. Beberapa rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan serius, sementara pohon tumbang menutup akses jalan di beberapa lokasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah melaporkan beberapa lokasi terdampak cukup parah. Di Dasan Nunang, Dusun Lepah, Desa Pengadang, Kecamatan Praya Tengah, rumah milik Sudarman mengalami kerusakan berat pada bagian atap. Sementara itu, angin kencang juga melanda Dusun Serewe, Desa Pejanggik, Kecamatan Praya Tengah, serta Dusun Punimbe, Desa Ubung, Kecamatan Jonggat.

Baca Juga :  Ombudsman Dampingi RSUD Praya Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Selain permukiman warga, fasilitas umum juga terkena dampak. Bangunan Polindes di Selong Belanak dilaporkan mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya merusak bangunan, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik, di antaranya:

Jalan raya timur RSUD Praya – Jontlak

Jalan raya Mamiq Ocet Talib Praya, tepatnya di sebelah utara Kantor Dinas Perikanan

Meski cuaca ekstrem ini menyebabkan kerusakan, tidak ada laporan korban jiwa atau luka dalam kejadian ini. Tim BPBD Lombok Tengah saat ini masih berada di lapangan untuk melakukan asesmen serta memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Baca Juga :  Respon Cepat Damkartan, Pohon Miring di Lajut Berhasil Dievakuasi

Kepala BPBD Lombok Tengah Ridwan Mahruf  mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di tengah musim penghujan. “Kami mengimbau warga untuk selalu berhati-hati, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. Jika ada tanda-tanda bahaya, segera cari tempat yang lebih aman,” ujarnya.

Bantuan dan upaya pemulihan terus dilakukan guna memastikan kondisi kembali normal di wilayah terdampak.

Berita Terkait

Homologasi Grade A FIM Dikantongi, Sirkuit Mandalika Siap Tancap Gas Gelar MotoGP 2026
Maulid Nabi di Pemkab Lombok Tengah, Pathul Bahri Ajak Jajaran Teladani Akhlak Rasulullah
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi, Penerbangan Jakarta-Lombok Mulai Normal
Belajar dari Puja Mandala Bali,Lombok Tengah Siapkan Pusat Ibadah Enam Agama di Kawasan Mandalika
ITDC Perkuat Identitas The Mandalika Lewat Pertunjukan Legenda Putri Mandalika
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Diserahkan kepada Panitia Desa
ITDC Dorong Pertanian Organik Berkelanjutan, Gandeng Yayasan Owl Tower Bali Konservasi Keanekaragaman Hayati
BIZAM Salurkan Rp 100 Juta untuk Konservasi Bahari di Pantai Nipah,Perkuat Pelestarian Penyu dan Terumbu Karang

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:11

CONVETO 2026 Poltekpar Lombok Hadirkan GM The Mandalika, Bahas Strategi Wisata Sehat dan Berkelanjutan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:51

ICANN87 Dongkrak Daya Saing The Nusa Dua, Kunjungan Wisatawan Tembus 363 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:16

ITDC Raih Peringkat 33, MGPA Masuk 79 Besar BUMN Terbaik dalam Danantara CX-100

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:26

ITDC Gandeng NTB Care, Sahabat Disabilitas Nikmati MotoGP Mandalika dari Luxury Tent

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:44

Barongsai hingga Peresean Meriahkan Kirab Budaya HUT ke-81 Lombok Tengah, Simbol Persatuan dalam Keberagaman

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:19

Menpar: MotoGP Mandalika 2026 Semakin Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:58

MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:51

Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional

Berita Terbaru