Wakil Bupati Lombok Tengah Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Dorong Akses Keuangan Inklusif dan Berkelanjutan

- Kontributor

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Ketikjari.com – Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Rakornas tahun ini mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia” dan dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi strategis antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, serta para pemangku kepentingan dalam memperkuat sinergi untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif, mudah dijangkau, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran Wakil Bupati Lombok Tengah dalam forum nasional tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat komitmen terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Langkah ini terutama ditujukan untuk mendukung masyarakat, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta sektor-sektor produktif yang memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Baca Juga :  PWI NTB Gelar OKK Perdana, 120 Wartawan Ikuti Penguatan Organisasi

Melalui penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), pemerintah daerah diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha, meningkatkan pemanfaatan produk serta layanan jasa keuangan, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi secara merata.

Bagi Kabupaten Lombok Tengah, perluasan akses keuangan memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan berbagai sektor unggulan, mulai dari UMKM, pertanian, hingga pariwisata. Ketiga sektor tersebut menjadi bagian dari potensi ekonomi daerah yang dapat terus dikembangkan untuk membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Akses terhadap layanan keuangan yang mudah, aman, dan terjangkau diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperoleh permodalan, meningkatkan kapasitas usaha, serta memperluas pasar. Sementara itu, sektor pertanian dan pariwisata juga membutuhkan dukungan pembiayaan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pelaku usaha di masing-masing sektor.

Selain memperluas akses pembiayaan, peningkatan literasi keuangan juga menjadi aspek penting agar masyarakat dapat memahami dan memanfaatkan layanan keuangan secara bijak. Dengan demikian, inklusi keuangan tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah masyarakat yang menggunakan layanan keuangan formal, tetapi juga pada manfaat nyata yang dirasakan dalam kehidupan ekonomi sehari-hari.

Baca Juga :  Tindak Lanjut Pengusulan PPPK,Komisi I dan IV Gelar Rapat Internal

Rakornas TPAKD 2026 diharapkan menghasilkan penguatan koordinasi serta langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kebutuhan dan potensi wilayah masing-masing.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses keuangan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berkomitmen mendukung penguatan inklusi keuangan sebagai salah satu instrumen pembangunan daerah. Melalui kolaborasi dan program yang tepat sasaran, perluasan akses keuangan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya kesejahteraan yang lebih merata.

Berita Terkait

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Bupati Pathul Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
CONVETO 2026 Poltekpar Lombok Hadirkan GM The Mandalika, Bahas Strategi Wisata Sehat dan Berkelanjutan
Kapolresta Loteng Motivasi Pelajar SMAN 4 Praya, Ajak Jauhi Narkoba dan Bullying
Poltekpar Lombok Raih Dua Sertifikasi ISO, Perkuat Standar Mutu Pendidikan Pariwisata
ITDC Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 17 Anak Yatim Piatu di Desa Pengulon
Liga Sinova 2026 Apresiasi Inovasi Masyarakat,Bupati Pathul Dorong Gagasan Baru untuk Lombok Tengah
Lombok Tengah Perkuat PPID,Masyarakat Didorong Lebih Mudah Akses Informasi Pemerintah
Sekda Tegaskan Seleksi Anugerah ASN Tastura 2026 Independen, 25 ASN Lolos 5 Besar

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:11

CONVETO 2026 Poltekpar Lombok Hadirkan GM The Mandalika, Bahas Strategi Wisata Sehat dan Berkelanjutan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:51

ICANN87 Dongkrak Daya Saing The Nusa Dua, Kunjungan Wisatawan Tembus 363 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:16

ITDC Raih Peringkat 33, MGPA Masuk 79 Besar BUMN Terbaik dalam Danantara CX-100

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:26

ITDC Gandeng NTB Care, Sahabat Disabilitas Nikmati MotoGP Mandalika dari Luxury Tent

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:44

Barongsai hingga Peresean Meriahkan Kirab Budaya HUT ke-81 Lombok Tengah, Simbol Persatuan dalam Keberagaman

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:19

Menpar: MotoGP Mandalika 2026 Semakin Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:58

MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:51

Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional

Berita Terbaru