Ketikjari.com — Berdasarkan rilis resmi Politeknik Pariwisata Lombok, Rabu (19/8/2026), Poltekpar Lombok menerima kunjungan Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI) Praya untuk menjajaki peluang penguatan kerja sama strategis ke depan.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah potensi kolaborasi, mulai dari peningkatan literasi keuangan, dukungan beasiswa bagi mahasiswa, hingga optimalisasi digitalisasi pembayaran dan layanan keuangan di lingkungan Poltekpar Lombok.
Direktur Politeknik Pariwisata Lombok, Dr. Ali Muhtasom, saat menerima kunjungan tersebut menyampaikan bahwa sinergi dengan BSI merupakan langkah positif dalam memperkuat dukungan terhadap mahasiswa dan pengembangan layanan di lingkungan kampus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kolaborasi ini tentu menjadi hal yang positif bagi Poltekpar Lombok. Kami berharap kerja sama dengan BSI nantinya dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, baik melalui peningkatan literasi keuangan, peluang beasiswa maupun pemanfaatan layanan digital yang semakin memudahkan aktivitas keuangan di kampus,” ujar Dr. Ali Muhtasom.
Menurutnya, kolaborasi dengan dunia industri dan sektor jasa keuangan merupakan bagian penting dalam mendukung ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kami terbuka untuk membangun berbagai bentuk kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan institusi. Harapannya, sinergi ini dapat terus dikembangkan menjadi program-program yang konkret dan berkelanjutan,” katanya.
Melalui sinergi tersebut, Poltekpar Lombok terus mendorong kolaborasi strategis untuk mendukung mahasiswa serta menghadirkan layanan kampus yang semakin efektif, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kerja sama dengan sektor perbankan juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan serta pemanfaatan layanan perbankan digital.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Poltekpar Lombok dalam memperkuat hubungan dengan dunia usaha dan industri guna mendukung terwujudnya lulusan yang siap kerja, siap berwirausaha, dan siap mendunia.






















