Ketikjari.com — PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui serangkaian kegiatan yang mengusung semangat nasionalisme, kebersamaan, dan keberagaman dengan melibatkan para pengguna jasa bandara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan moment of silence dan doa bersama sebagai bentuk kepedulian serta empati kepada masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan dilanjutkan dengan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/08) di Lapangan Angkasa, Kantor Administrasi BIZAM. Upacara diikuti oleh karyawan dan karyawati BIZAM bersama unsur Kepolisian Subsektor BIZAM, TNI AU BIZAM, Imigrasi, Balai Kekarantinaan Kesehatan, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Perum LPPNPI (AirNav Indonesia), InJourney Aviation Services (IAS) Group, serta Angkasa Pura Supports.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Aidhil Philip Julian, mengatakan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat dalam memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan dan masyarakat.
“Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga untuk memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan gotong royong. Nilai-nilai tersebut kami implementasikan dalam keseharian melalui kolaborasi seluruh insan bandara untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pengguna jasa,” ujar Aidhil.
Semarak kemerdekaan juga dapat dirasakan para pengguna jasa sejak memasuki kawasan BIZAM. Berbagai ornamen bernuansa merah putih dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menghiasi area landside hingga terminal penumpang, mulai dari toll gate masuk kawasan bandara hingga ruang tunggu keberangkatan.
Suasana semakin meriah melalui thematic event di ruang tunggu domestik. Kegiatan diawali dengan parade pakaian adat nasional yang merepresentasikan keberagaman budaya Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan khas 17 Agustus, seperti lomba kelereng, makan kerupuk, dan balap karung yang melibatkan para penumpang.
Nuansa budaya Indonesia turut dihadirkan melalui penampilan Tari Gandrung. BIZAM juga membagikan jajanan tradisional dan suvenir kepada para penumpang sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih hangat, menyenangkan, dan berkesan pada momentum Hari Kemerdekaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan suasana kemerdekaan yang dapat dirasakan langsung oleh para penumpang. Bandara tidak hanya menjadi tempat untuk datang dan berangkat, tetapi juga ruang yang dapat menghadirkan pengalaman, keramahan, serta kekayaan budaya Indonesia dalam setiap perjalanan,” tutup Aidhil.






















