InJourney dan ITDC Tanam 20 Ribu Mangrove, Perkuat The Mandalika sebagai Destinasi Wisata Berkelanjutan

- Kontributor

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Dalam rangka memperingati Hari Konservasi Mangrove Internasional yang jatuh pada 26 Juli, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memperkuat komitmennya terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui pembangunan Mangrove Sanctuary di kawasan The Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan penanaman 4.500 bibit mangrove pada Jumat (24/7/2026) melalui program InJourney Green.

Penanaman ini merupakan tahap ketiga dari program rehabilitasi mangrove yang telah dimulai sejak September 2025, sehingga total mangrove yang telah ditanam kini mencapai 20.000 bibit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bibit mangrove jenis Rhizophora stylosa ditanam di kawasan Lot MG, Blok 11 dan Blok 23 The Mandalika. Selain memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari abrasi, gelombang besar, angin kencang, dan intrusi air laut, mangrove juga berfungsi sebagai penyerap karbon alami sekaligus habitat berbagai biota pesisir seperti ikan, kepiting, burung, dan organisme endemik khas Mandalika.

Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, mengatakan bahwa melalui program InJourney Green, perusahaan ingin memastikan pengembangan sektor pariwisata berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui program InJourney Green, kami ingin memastikan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya menghadirkan pertumbuhan ekonomi, namun juga menjaga keseimbangan ekosistem dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Salah satu fokus kami adalah pengembangan Mangrove Sanctuary di The Mandalika sebagai bagian dari komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam. InJourney juga melakukan social mapping dan menyusun roadmap pemberdayaan masyarakat agar kawasan Mangrove Sanctuary dapat berkembang menjadi destinasi ekowisata yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Satpol PP Lombok Tengah Tertibkan Pelajar Membolos di Bendungan Batujai

Sementara itu, General Manager The Mandalika, I Made Pari Wijaya, menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan fondasi utama dalam pengembangan The Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Menurutnya, rehabilitasi mangrove tidak hanya bertujuan memulihkan ekosistem pesisir, tetapi juga membangun kawasan ecotourism yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan keberlanjutan destinasi.

Untuk memastikan pengembangan kawasan dilakukan secara terarah, InJourney dan ITDC bekerja sama dengan Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) Institut Pertanian Bogor (IPB) menyusun studi kelayakan yang meliputi roadmap rehabilitasi mangrove, kajian sosial masyarakat sekitar, serta identifikasi potensi pengembangan ekonomi berbasis ekosistem mangrove.

Baca Juga :  Kebakaran Ruang Kantor Madrasah Tsanawiyah Raudatul Mahrif,Polsek Praya Olah TKP

Kajian tersebut menjadi landasan ilmiah dalam pengelolaan kawasan Mangrove Sanctuary agar tidak hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pengembangan ekowisata berbasis lingkungan.

Pari Wijaya menambahkan, keberadaan mangrove memiliki nilai strategis karena mampu melindungi kawasan pesisir, menyerap karbon, menjadi habitat berbagai biota, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Kami ingin memastikan setiap langkah pengembangan kawasan memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan. Ke depan, Mangrove Sanctuary diharapkan menjadi ruang konservasi, edukasi, dan ecotourism yang memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di The Mandalika,” katanya.

Pelaksanaan program rehabilitasi mangrove ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari PKSPL IPB, pemerintah daerah, instansi lingkungan hidup, aparat setempat, akademisi, tenant kawasan, hingga masyarakat sekitar. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menciptakan pengelolaan ekosistem mangrove yang berkelanjutan sekaligus memberikan nilai tambah bagi kawasan dan masyarakat.

Dengan dilaksanakan  program InJourney Green, InJourney Group menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan aspek pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan destinasi wisata berkelanjutan di seluruh kawasan yang dikelolanya, termasuk The Mandalika sebagai salah satu destinasi unggulan nasional.

Berita Terkait

ITDC Kembali Raih Bali Tourism Awards 2026, The Nusa Dua Diakui atas Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat
Heliport The Golo Mori Siap Beroperasi,Akses Wisata Premium dan MICE di Labuan Bajo Makin Kuat
Rayakan HUT ke-2 InJourney Airports, BIZAM Berbagi Kepedulian kepada Masyarakat Lingkar Bandara
ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026, Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Direktur Poltekpar Lombok Raih Anugerah Duta Halal, Perkuat Ekosistem Pariwisata Ramah Muslim di NTB
ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026
Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Sade,Rekonstruksi Rumah Adat Dimulai
Bupati Pathul Hadiri Nyemulak Tandai Awal Kebangkitan Kampung Adat Sade

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:33

Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Pertamina dan ITDC Gelar Watch Party AustrianGP 2026 di Yogyakarta

Jumat, 18 September 2026 - 12:14

MotoGP 2026, InJourney Siapkan 66 Extra Flight dan Camping Ground di Mandalika

Kamis, 17 September 2026 - 01:47

Betabeq, Kearifan Lokal Sasak yang Mengiringi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:39

Jelang MotoGP 2026, Sirkuit Mandalika Tingkatkan Kesiapan Teknis dan Keselamatan

Rabu, 16 September 2026 - 13:34

ITDC Perkenalkan The Mandalika dan MotoGP 2026 di Indonesia Sport Summit

Jumat, 11 September 2026 - 10:30

Jelang MotoGP 2026, ITDC Perkuat Keamanan dan Layanan The Mandalika

Selasa, 1 September 2026 - 11:40

Dari Event ke Ekosistem, ITDC Perkuat Dampak Pariwisata Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:30

Hadir di GATF 2026, Pertamina Grand Prix of Indonesia Tawarkan Paket Wisata Terintegrasi ke Mandalika

Berita Terbaru