Ketikjari.com – Ajang balap mobil internasional GT World Challenge Asia 2026 kembali hadir di Mandalika International Circuit pada 1–3 Mei 2026. Seri ke-3 dan ke-4 kejuaraan ini tidak hanya menghadirkan kompetisi balap mobil GT3 kelas dunia, tetapi juga menyuguhkan atraksi budaya yang imersif bagi para penonton.
Deru mesin mobil GT3, aksi para pembalap internasional, serta atmosfer festival akan menjadi daya tarik utama dalam event yang digelar di kawasan The Mandalika tersebut. Konsep yang diusung memadukan olahraga otomotif dengan kekayaan budaya Indonesia, menjadikannya sebagai pengalaman sportainment tourism yang unik.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayati menilai ajang ini memiliki peran strategis dalam pengembangan ekosistem olahraga nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selain menghadirkan kompetisi balap kelas dunia, penyelenggaraan GT World Challenge Asia juga menjadi bagian dari strategi penguatan ekosistem olahraga nasional, sekaligus mendorong sport tourism sebagai sektor strategis yang berkelanjutan,” ujarnya.
Kesuksesan penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2025 menjadi fondasi kuat untuk penyelenggaraan tahun ini. Pada edisi sebelumnya, sekitar 9.000 penonton hadir langsung di sirkuit selama akhir pekan balapan.
Sementara siaran langsung di YouTube mencatat lebih dari 1,2 juta views, termasuk 3,1 juta views dari pasar China, dengan total waktu tonton mencapai 188.900 jam.
Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia, menyebut ajang ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat positioning Mandalika sebagai destinasi sport and entertainment kelas dunia.
“Event internasional seperti GT World Challenge Asia menghadirkan global impression yang sangat kuat. Ini menjadi sarana promosi efektif untuk meningkatkan daya tarik Mandalika sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menegaskan bahwa event internasional memberi dampak ekonomi signifikan bagi kawasan.
“Penyelenggaraan event seperti ini menciptakan multiplier effect, mulai dari peningkatan okupansi hotel, pertumbuhan UMKM, hingga terbukanya peluang investasi baru,” jelasnya.pening ceremony tahun ini akan dikemas lebih modern dan imersif dengan menampilkan simbol-simbol kebanggaan nasional seperti Mount Rinjani, Mount Tambora, Garuda, dan Merah Putih.
Opening ceremony tahun ini akan dikemas lebih modern dan imersif dengan menampilkan simbol-simbol kebanggaan nasional seperti Mount Rinjani, Mount Tambora, Garuda, dan Merah Putih.
Sebanyak 500 talenta akan terlibat dalam kolaborasi tari dan musik lintas daerah yang menghadirkan narasi persatuan dan kebhinekaan Indonesia.
Director SRO Motorsports Asia, Benjamin Franassovici, menilai Mandalika memiliki diferensiasi kuat dalam kalender motorsport internasional.
“Keunggulan Mandalika terletak pada kemampuannya menghadirkan pengalaman motorsport yang berbeda, memadukan balap kelas dunia dengan identitas budaya lokal,” katanya.
Pada seri Mandalika tahun ini diperkirakan akan tampil 23 mobil GT3 dengan 46 pembalap dari sekitar 17 negara, termasuk Jepang, China, Australia, Prancis, Amerika Serikat, dan Indonesia.
Event ini juga melibatkan sekitar 500 tenaga kerja lokal NTB, mulai dari marshal hingga tim hospitality.
Tiket 3 Days Pass GT World Challenge Asia 2026 tersedia dalam beberapa kategori:
Grandstand A: Rp50.000
Pit Walk (150 pembeli pertama): Rp100.000
Royal Box: Rp3.250.000
Royal Box Private (maksimal 30 orang): Rp75.000.000
Selama tiga hari penuh, penonton dapat menikmati seluruh rangkaian acara mulai dari sesi latihan, kualifikasi hingga balapan utama.
Bagi penonton yang menginginkan pengalaman premium, Royal Box menyediakan fasilitas eksklusif seperti lunch & refreshments, grid walk, pit walk, serta paddock access.
Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Goers, aplikasi MyTelkomsel, website resmi The Mandalika GP Hub, serta secara langsung di Mandalika Circuit Store.





















