Ketikjari.com– Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP. secara resmi membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2027. Kegiatan perdana tersebut dilaksanakan di Kecamatan Batukliang Utara pada Senin, 30 Maret 2026.
Musrenbang yang digelar di kawasan Wisata Alam Honeymoon Batukliang Utara ini menjadi titik awal rangkaian Musrenbang kecamatan yang akan dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Tengah hingga 2 April 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyusun arah pembangunan daerah secara partisipatif dan terarah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, pembangunan daerah harus berangkat dari kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kecamatan sehingga program yang direncanakan benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Musrenbang ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan pembangunan yang menjadi prioritas di wilayahnya. Pemerintah daerah tentu akan menampung dan mengkaji seluruh usulan tersebut agar selaras dengan program pembangunan daerah,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, perangkat daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan program pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.
Selain dihadiri Bupati Lombok Tengah, kegiatan Musrenbang ini juga diikuti oleh perwakilan DPRD, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi masyarakat di wilayah Batukliang Utara.
Melalui pelaksanaan Musrenbang kecamatan ini, diharapkan seluruh usulan prioritas pembangunan dapat dihimpun secara sistematis dan menjadi bahan penting dalam penyusunan RKPD Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2027.
Setelah pelaksanaan di Kecamatan Batukliang Utara, kegiatan Musrenbang selanjutnya akan dilaksanakan secara bergilir di seluruh kecamatan di Lombok Tengah sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif dan berkelanjutan.





















