Ketikjari.com– Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lombok Tengah resmi menetapkan para pemenang Seleksi Pemuda Pelopor Tahun 2026 tingkat kabupaten. Penetapan tersebut tertuang dalam berita acara yang ditandatangani oleh tim narasumber dan dewan juri pada 10 Maret 2026 di Kantor Dispora Lombok Tengah.
Kegiatan seleksi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaring generasi muda yang memiliki semangat kepeloporan, inovasi, serta kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat di berbagai bidang.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, lima pemuda terbaik berhasil meraih Juara I pada masing-masing bidang yang dilombakan. Mereka dinilai memiliki program inovatif serta memberikan dampak positif bagi masyarakat di daerahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun para juara tersebut yakni:
Putrawan Saputra, S.Si dari Desa Selebung, Kecamatan Batukliang – Juara I Bidang Sosial Kemasyarakatan.
Idayani, SE dari Desa Prabu, Kecamatan Pujut – Juara I Bidang Lingkungan.
Samsudin, S.Kom dari Desa Sukadana, Kecamatan Pujut – Juara I Bidang Kewirausahaan.
Galih Gentar Wardana dari Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat – Juara I Bidang Seni Budaya.
L. Zakiyyurahman dari Desa Prabu, Kecamatan Pujut – Juara I Bidang Ekonomi Digital.
Kelima pemenang tersebut selanjutnya akan mewakili Kabupaten Lombok Tengah pada ajang Seleksi Pemuda Pelopor tingkat Provinsi di Nusa Tenggara Barat.
Tim juri menyampaikan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan profesional tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun. Penilaian difokuskan pada inovasi program, dampak kegiatan bagi masyarakat,keberlanjutan program, serta kontribusi nyata para peserta dalam memajukan lingkungan sekitarnya.
Pemerintah daerah berharap para pemuda pelopor yang terpilih dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peran strategis pemuda sebagai agen perubahan dalam mewujudkan daerah yang mandiri, berdaya saing, sejahtera, dan harmonis.


























