30 Tahun Kepergian Udin, PWI DIY Bersiap Abadikan Nama Wartawan Bernas di Aula hingga Makam

- Kontributor

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Tiga dekade telah berlalu sejak wartawan Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin, meninggal dunia. Namun, namanya belum hilang dari ingatan insan pers di Yogyakarta.

Memperingati 30 tahun wafatnya Udin, Tim Adhoc Pengusulan Wartawan Fuad Muhammad Syafruddin sebagai Pahlawan Nasional menggelar rangkaian kegiatan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula PWI DIY, Jalan Gambiran 45, Yogyakarta.

Peringatan ini tidak sekadar menjadi ruang untuk mengenang sosok Udin. Momentum tersebut sekaligus menjadi langkah awal Tim Adhoc Udin menjalankan tugas untuk mengusulkan wartawan Bernas itu sebagai Pahlawan Nasional kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Selain itu, Udin juga merupakan anggota PWI, dengan No. 13.00.3794.92.M.VI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah peresmian nama Aula PWI DIY menjadi Fuad Muhammad Syafruddin. Penamaan itu diharapkan menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi generasi penerus mengenai perjalanan dan perjuangan Udin sebagai wartawan.

Baca Juga :  Hasil Lengkap Kejurnas ITCR 2025: Avila Bahar, Fitra Eri, dan Alvin Bahar Juara Umum

Peresmian nama aula akan dilakukan Ketua PWI DIY, Drs. Hudono, S.H. Sebelum prosesi tersebut, Ketua Tim Adhoc Udin, Ki Bambang Widodo, akan menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan tugas tim.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Dinas Kominfo DIY Hari Edi Tri Wahyu Nugroho, S.IP., M.Si. serta Kepala Dinas Sosial DIY Suyarno, S.Sos., M.A.

Tidak berhenti di lingkungan PWI DIY, penghormatan terhadap Udin juga akan diwujudkan melalui pemasangan tetenger di makamnya yang berada di Trirenggo, Bantul.

Pemasangan tetenger tersebut menjadi bagian dari keputusan yang telah dibahas dalam Rapat Koordinasi Tim Adhoc Udin di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) pada 23 Juni 2026.

Dalam rapat tersebut, tim membahas sejumlah langkah sebagai bagian dari proses pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional. Dua di antaranya adalah mengusulkan pemberian nama Fuad Muhammad Syafruddin untuk Aula Gedung PWI DIY serta memasang tetenger di makam Udin.

Bagi insan pers, upaya tersebut bukan sekadar tentang mengabadikan sebuah nama. Ada ingatan mengenai profesi jurnalistik, keberanian, dan perjalanan seorang wartawan yang tetap hidup meski puluhan tahun telah berlalu.

Baca Juga :  Sholat Berjamaah Rutin,Anak Binaan LPKA Loteng bentuk Pondasi Keimanan

Tim Adhoc Udin telah mengundang Dewan Penasehat, Dewan Pakar, pengurus dan anggota PWI DIY. Sejumlah pejabat serta organisasi kemasyarakatan yang berkaitan dengan proses pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional juga diundang menghadiri kegiatan tersebut.

Langkah ini menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk membawa nama Udin ke tingkat yang lebih luas. Dari Yogyakarta, perjuangan tersebut diarahkan agar pemerintah daerah dan pemerintah pusat mempertimbangkan pengusulan Udin sebagai Pahlawan Nasional.

Tiga puluh tahun setelah kepergiannya, ingatan terhadap Udin kembali dihidupkan. Bukan hanya melalui seremoni, tetapi melalui sebuah ikhtiar untuk menjaga namanya tetap hadir di tengah perjalanan pers Indonesia.

Bagi generasi hari ini, nama Udin kelak tidak hanya terpampang di sebuah aula atau tertulis pada tetenger di makam. Lebih dari itu, namanya diharapkan menjadi bagian dari ingatan sejarah tentang seorang wartawan dari Yogyakarta yang terus diperjuangkan untuk mendapatkan pengakuan sebagai Pahlawan Nasional.

Berita Terkait

Wabup Nursiah  Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan di detikBali-Nusra Awards 2026
Ketua Kafilah KLU: Lombok Tengah Tunjukkan Kelasnya sebagai Tuan Rumah MTQ XXXI NTB
Pantau Banjir di Desa Kabol, Wakil Bupati Lombok Tengah Dr Nursiah Instruksikan Penanganan Darurat
Dr. Nursiah,Wakil Bupati Lombok Tengah yang Tak Pernah Berjarak dengan Rakyat
Perpisahan Penuh Haru,Diskominfo Lombok Tengah Lepas Sosok Panutan dan Sahabat Media Drs. H. Muhamad
Mandalika International Festival 2025 Siap Menggebrak,Dipimpin Direktur MIF Sirajuddin
Febriana Irfani Asal Lombok Timur Raih Gelar Duta Lingkungan NTB 2025
Kajari Lombok Tengah Dr. Putri Ayu Wulandari Dinobatkan sebagai Tokoh Peduli dan Pengayom Pondok Pesantren

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:03

World Tourism Day 2026, Sivitas Akademika Poltekpar Lombok Gelar Donor Darah

Jumat, 25 September 2026 - 08:14

Rejuvenasi The Nusa Dua Capai 58,53%, ITDC Tingkatkan Kualitas Aset dan Destinasi

Rabu, 23 September 2026 - 07:47

Dua Event Internasional Bersamaan Hadir di The Nusa Dua, Padukan Fashion dan Otomotif

Senin, 21 September 2026 - 10:02

ITDC Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 17 Anak Yatim Piatu di Desa Pengulon

Kamis, 17 September 2026 - 05:57

Liga Sinova 2026 Apresiasi Inovasi Masyarakat,Bupati Pathul Dorong Gagasan Baru untuk Lombok Tengah

Rabu, 16 September 2026 - 13:40

ITDC Kembali Raih Bali Tourism Awards 2026, The Nusa Dua Diakui atas Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 08:07

Lombok Tengah Perkuat PPID,Masyarakat Didorong Lebih Mudah Akses Informasi Pemerintah

Senin, 14 September 2026 - 09:51

Heliport The Golo Mori Siap Beroperasi,Akses Wisata Premium dan MICE di Labuan Bajo Makin Kuat

Berita Terbaru