Ketikjari.com – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok terus mendorong lahirnya sumber daya manusia pariwisata yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi kebutuhan industri. Pesan tersebut menjadi penekanan Wakil Direktur I Poltekpar Lombok, Dr. Amirosa Ria Satiadji, dalam sambutannya pada Yudisium VII.
Di hadapan para peserta yudisium, Dr. Amirosa menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan mahasiswa melewati proses pendidikan selama tiga hingga empat tahun. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari perjalanan panjang yang membutuhkan kesungguhan, ketekunan, dan komitmen dalam mengembangkan kemampuan diri.
Ia menegaskan, masa pendidikan di perguruan tinggi bukan sekadar proses memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk menggali potensi, membangun kompetensi, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tiga sampai empat tahun kalian telah belajar bagaimana menggali potensi dan membangun kompetensi. Tentu, kita berharap proses panjang yang tidak mudah ini menjadi bekal berharga bagi kalian untuk melangkah ke tahap berikutnya,” ujarnya.
Bagi Dr. Amirosa, keberhasilan menyelesaikan pendidikan harus menjadi titik awal bagi para lulusan untuk menunjukkan kualitas diri di dunia profesional. Tantangan sesungguhnya, kata dia, adalah bagaimana pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kuliah dapat diterapkan secara nyata ketika memasuki dunia industri.
“Kami dengan bangga menyampaikan bahwa di luar sana, dunia industri telah menunggu keahlian kalian semua,” ungkapnya.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya kesiapan lulusan dalam menjawab kebutuhan industri pariwisata yang terus berkembang. Kompetensi yang diperoleh selama pendidikan perlu diiringi kemauan untuk terus belajar, kemampuan beradaptasi, serta sikap profesional dalam menjalankan pekerjaan.
Sektor pariwisata membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis, disiplin, kreativitas, dan kemampuan memberikan pelayanan berkualitas. Karena itu, para lulusan dituntut mampu menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai modal untuk berkarya dan menciptakan nilai tambah bagi industri.
Yudisium VII Poltekpar Lombok pun menjadi momentum penting bagi para mahasiswa untuk memasuki babak baru perjalanan mereka. Setelah melewati proses pembelajaran, para lulusan diharapkan mampu membuktikan bahwa kompetensi yang dibangun selama masa pendidikan dapat menjawab tantangan dan peluang di dunia kerja.

















