Kolaborasi Unik Pokémon dan Wayang,Wamen Ekraf Dorong Kreator Lokal Mendunia

- Kontributor

Rabu, 16 September 2026 - 13:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com –  Pemerintah mendukung kolaborasi yang menghadirkan Pokémon dalam bentuk wayang. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menyebut _Project Poke Wayang_ ini sebagai kolaborasi kreator lokal dengan _Intellectual Property_ (IP) global yang memperluas jangkauan budaya sekaligus menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan.

“Pokémon merupakan IP internasional yang mempunyai pengaruh besar di dunia, sedangkan wayang adalah identitas nasional serta budaya yang mencerminkan nilai luhur dan kepribadian bangsa. Dengan adanya Poke Wayang, semoga anak-anak muda kita merasakan relevansi tersebut dan cinta kembali kepada wayang,” ujar Wamen Ekraf dalam sambutannya pada acara Pokemon Press Conference: Future Plans For Indonesia 2026-2027 yang berlangsung di The St. Regis Hotel, Jakarta, Senin (14/9).

Wamen Ekraf menjelaskan kolaborasi Pokémon dengan Indonesia sebelumnya telah hadir melalui kerja sama bersama Garuda Indonesia dengan menghadirkan Pikachu di _livery_ pesawat, Pikachu berbatik, serta  kolaborasi musik bersama penyanyi dangdut Happy Asmara yaitu Goyang HEPIKA. Menurutnya, sinergi terbaru Poke Wayang bersama Wahyu Dunung Raharjo dari Sahabat Wayang menunjukkan bahwa pemanfaatan IP global mampu memperluas jangkauan kebudayaan lokal ke panggung internasional secara berkelanjutan.

Selain itu, peluncuran _Pokémon Run_, _Pokémon Sports Project_, serta _Pokémon Trading Card Game Pocket_ (PTCG Pocket) versi bahasa Indonesia telah dipersiapkan secara matang khusus bagi para penggemar setia di Tanah Air. Berbagai acara kolaborasi seru antara Pokémon dan Nintendo juga dipastikan siap menyusul dalam waktu dekat. Proyek-proyek ini bertujuan menyediakan pengalaman spesial bagi kalangan dari berbagai umur yang disesuaikan dengan budaya dan gaya hidup di Indonesia.

“Pikachu berbatik yang melenggang ke Tokyo adalah wujud nyata kekuatan ekonomi kreatif dalam membawa kearifan lokal Indonesia ke panggung dunia, begitu juga dengan Wayang Pokemon, Wayang adalah warisan budaya UNESCO yang tak ternilai harganya. Dengan memadukan tradisi ini dengan Pokémon, kita sedang menciptakan media pop-kultur yang unik untuk memperkenalkan kekayaan budaya kita kepada generasi muda. Ini tentang empati, keterhubungan, dan menjaga tradisi kita tetap hidup,” ungkap Irene Umar.

Proses perancangan hingga produksi kesenian khas ini melibatkan diskusi intensif bersama Kementerian Ekraf, Kementerian Kebudayaan, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) selama hampir satu tahun, di mana pagelaran Wayang Pokemon akan dipentaskan perdana pada ajang _World Conference on Creative Economy_ (WCCE) mendatang tepat di sini, di Jakarta, pada tanggal 21 hingga 23 Oktober 2026. Langkah sinergis ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan anak bangsa terhadap warisan tradisi melalui media hiburan modern yang dekat dengan keseharian mereka.

Baca Juga :  ITDC Luncurkan "Cipta Rwa Loka", Hadirkan Pengalaman Wisata Budaya Autentik di The Nusa Dua

Corporate Officer Asia Business Division The Pokémon Company, Susumu Fukunaga, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah inovatif ini memadukan warisan budaya luhur wayang kulit dengan keajaiban dunia Pokémon untuk menginspirasi serta menyatukan generasi muda di Indonesia dan seluruh dunia.

“Kami telah berdiskusi dan berbicara dengan tiga kementerian di Indonesia, terutama terima kasih banyak kepada ibu Irene Umar yang terus berkolaborasi dengan kami, dan kami punya misi ingin menyampaikan kepada lebih banyak lagi anak-anak di Indonesia tentang dunia Pokemon,” tutur Susumu Fukunaga.

Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Kebudayaan, Fadli Zon; serta jajaran eksekutif senior The Pokémon Company. Sementara itu, Wamen Ekraf didampingi oleh Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Yuke Sri Rahayu; Deputi Bidang Kreativitas Teknologi dan Digital, Neil El Himam; Direktur Gim, Luat Sihombing; serta Direktur Kriya, Neli Yana.

Berita Terkait

Job Fair Masmirah 2026 Buka 1.282 Lowongan, 57 Perusahaan Siap Rekrut Pekerja
Data Statistik Lombok Tengah Diperkuat,Pastikan Informasi Publik Akurat dan Terpercaya
Dekranasda Lombok Tengah Promosikan Tenun dan Kerajinan Ketak di Kriyanusa Jakarta
SIHT Barabali Resmi Beroperasi, Bupati Lombok Tengah Dorong Penguatan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Diangkat Kembali, Deretan Prestasi Direksi Perumdam Tiara Lombok Tengah Selama 2021–2026
Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade
Bupati Pathul Bersama Organisasi Perempuan Peduli Sade, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Bupati Pathul Pantau Gotong Royong ASN Bersihkan Dusun Sade Pascakebakaran

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:26

ITDC Gandeng NTB Care, Sahabat Disabilitas Nikmati MotoGP Mandalika dari Luxury Tent

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:19

Menpar: MotoGP Mandalika 2026 Semakin Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:58

MotoGP Mandalika 2026 Bawa Berkah, UMKM Tenun Raup Rp9 Juta dan Kuliner Tembus Rp11 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 04:51

Bale KITA Warnai MotoGP Mandalika 2026, Kriya NTB Angkat Warisan Budaya hingga Pasar Internasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:43

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sold Out, Ribuan Penggemar Padati Sirkuit dan Pembalap Indonesia Jadi Sorotan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 02:32

BSI dan ITDC Kolaborasi di Mandalika, Nursiah Dorong Dampak Nyata bagi UMKM Loteng

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 03:33

MotoGP Mandalika Jadi Berkah UMKM, Street Food Festival Bidik 15 Ribu Pengunjung

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:46

Golo Mori Sunset Run 2026 Sukses, 524 Peserta Ramaikan Sport Tourism Flores

Berita Terbaru