RSUD Praya Matangkan Persiapan Reakreditasi, Ditargetkan Rampung Desember 2026

- Kontributor

Senin, 21 September 2026 - 23:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Ketikjari.com — RSUD Praya Kabupaten Lombok Tengah terus mematangkan persiapan menghadapi Reakreditasi Rumah Sakit Tahun 2026. Seluruh persiapan ditargetkan rampung pada Desember 2026, sementara sertifikat reakreditasi diharapkan dapat terbit pada awal 2027 sesuai tahapan dan ketentuan yang berlaku.

Persiapan tersebut dikoordinasikan oleh Tim Reakreditasi RSUD Praya yang diketuai dr. Basirun, MMRS. Saat ini, seluruh kelompok kerja (Pokja) terus melakukan pembenahan, mulai dari regulasi dan dokumen hingga memastikan penerapan standar berjalan secara nyata di setiap unit pelayanan.

Ketua Tim Reakreditasi RSUD Praya, dr. Basirun, MMRS, mengatakan proses reakreditasi kali ini tidak hanya berfokus pada kelengkapan dokumen, tetapi juga menekankan implementasi standar dalam pelayanan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reakreditasi bukan sekadar mengejar sertifikat, tetapi memastikan mutu dan keselamatan pasien benar-benar menjadi budaya dalam setiap pelayanan. Kami optimistis seluruh persiapan dapat diselesaikan sesuai target pada Desember 2026,” ujarnya.

Baca Juga :  Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-81, Rutan Praya Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Keluarga WBP dan Petugas

Dalam proses reakreditasi tahun ini, rumah sakit menghadapi pola penilaian yang semakin berorientasi pada implementasi. Selain dokumen, aspek yang menjadi perhatian meliputi bukti pelaksanaan pelayanan, data mutu, evaluasi, hingga tindak lanjut atas berbagai temuan dan perbaikan.

Untuk itu, RSUD Praya menerapkan pola kerja berkelanjutan, yakni Dokumen → Implementasi → Bukti → Data Mutu → Evaluasi → Perbaikan.

Pola tersebut diharapkan memastikan setiap standar yang dipersiapkan tidak berhenti pada pemenuhan administratif, tetapi benar-benar diterapkan dan memberikan dampak terhadap peningkatan mutu pelayanan serta keselamatan pasien.

Dalam sistem akreditasi rumah sakit saat ini, Kementerian Kesehatan berperan sebagai regulator dan pengendali sistem akreditasi. Sementara proses survei dilaksanakan oleh Lembaga Penyelenggara Akreditasi (LPA) yang ditetapkan sesuai ketentuan.

Pelaksanaan akreditasi rumah sakit mengacu pada KMK Nomor HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit.

Baca Juga :  Antisipasi Virus Nipah,InJourney Airports Perketat Pengawasan Penumpang di Bandara Lombok

Bagi RSUD Praya, akreditasi tidak hanya dipandang sebagai upaya memperoleh atau mempertahankan sertifikat. Lebih dari itu, akreditasi menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan rumah sakit berlangsung secara aman, bermutu, profesional, dan sesuai standar.

Karena itu, seluruh civitas hospitalia RSUD Praya dilibatkan dalam proses persiapan reakreditasi. Setiap unit memiliki peran dalam memastikan standar pelayanan, mutu, dan keselamatan pasien diterapkan secara konsisten.

Manajemen rumah sakit menekankan bahwa keberhasilan reakreditasi merupakan tanggung jawab bersama. Budaya mutu dan keselamatan pasien diharapkan tidak hanya terlihat ketika survei berlangsung, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan kerja seluruh tenaga kesehatan dan staf rumah sakit setiap hari.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, RSUD Praya berkomitmen melakukan pembenahan secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Lombok Tengah.

Akreditasi hari ini, mutu pelayanan untuk masyarakat setiap hari.”

Berita Terkait

BAZNAS Lombok Tengah Ajak Masyarakat Bersedekah, Mulai dari Rp5 Ribu
Gerakan Posyandu Aktif Diperkuat, Lombok Tengah Dorong Layanan Kesehatan Sepanjang Siklus Hidup
Bunda PAUD Lombok Tengah Sosialisasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di 12 Korwil
GEMARIKAN di Pemepek Bantu Penuhi Gizi Anak dan Perkuat Pencegahan Stunting
Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Semarak HUT ke-81 RI, ITDC Hidupkan Tiga Destinasi dengan Ragam Aktivitas dan Aksi Sosial
GOW Lombok Tengah Gencarkan Edukasi Pencegahan Stunting dari Tingkat Keluarga
Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-81, Rutan Praya Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Keluarga WBP dan Petugas

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:33

Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Pertamina dan ITDC Gelar Watch Party AustrianGP 2026 di Yogyakarta

Jumat, 18 September 2026 - 12:14

MotoGP 2026, InJourney Siapkan 66 Extra Flight dan Camping Ground di Mandalika

Kamis, 17 September 2026 - 01:47

Betabeq, Kearifan Lokal Sasak yang Mengiringi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:39

Jelang MotoGP 2026, Sirkuit Mandalika Tingkatkan Kesiapan Teknis dan Keselamatan

Rabu, 16 September 2026 - 13:34

ITDC Perkenalkan The Mandalika dan MotoGP 2026 di Indonesia Sport Summit

Jumat, 11 September 2026 - 10:30

Jelang MotoGP 2026, ITDC Perkuat Keamanan dan Layanan The Mandalika

Selasa, 1 September 2026 - 11:40

Dari Event ke Ekosistem, ITDC Perkuat Dampak Pariwisata Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:30

Hadir di GATF 2026, Pertamina Grand Prix of Indonesia Tawarkan Paket Wisata Terintegrasi ke Mandalika

Berita Terbaru