Perempuan Indonesia Siap Mengaspal di Mandalika Kartini Race 2026

- Kontributor

Sabtu, 11 April 2026 - 21:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com— Sirkuit kebanggaan Indonesia, Pertamina Mandalika International Circuit di kawasan The Mandalika, Nusa Tenggara Barat, kembali akan menjadi panggung motorsport kelas dunia melalui gelaran Mandalika Festival of Speed 2026 pada 1–3 Mei 2026.

Menariknya, selain menghadirkan ajang internasional GT World Challenge Asia, event ini juga akan mencatat sejarah baru melalui Mandalika Kartini Race 2026, balapan khusus yang diikuti pembalap perempuan Indonesia.

Ajang ini digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat emansipasi yang diperjuangkan oleh pahlawan nasional Raden Ajeng Kartini, sekaligus menjadi momentum untuk memperingati Hari Kartini dan International Women’s Day.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui Mandalika Kartini Race 2026, perempuan Indonesia diberikan ruang lebih luas untuk menunjukkan kemampuan dan keberanian mereka di dunia motorsport yang selama ini masih didominasi oleh laki-laki.

Mandalika Kartini Race akan menggunakan format one-make race dengan kendaraan yang sama, yakni Toyota Agya versi balap yang disiapkan oleh Krida Toyota. Dengan spesifikasi mobil yang seragam, persaingan akan benar-benar ditentukan oleh kemampuan, strategi, dan konsistensi pembalap di lintasan.

Ajang ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem motorsport yang lebih inklusif melalui program Women in Motorsport yang diinisiasi oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Baca Juga :  Priandhi Satria Tinjau Latihan Simulator Pembalap Perempuan Jelang Mandalika Kartini Race 2026

Di tubuh IMI sendiri terdapat Komisi Women in Motorsport (WIM) yang dipimpin oleh Alexandra Asmasoebrata untuk periode 2025–2030. Komisi ini bertugas memperluas partisipasi perempuan di dunia otomotif, termasuk melalui program edukasi dan pembinaan seperti Girls on Track.

“Setelah cukup lama tidak turun balap, saya sangat senang bisa kembali ke lintasan dan berpartisipasi di Mandalika Kartini Race 2026 bersama para pembalap perempuan lainnya. Ajang ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga upaya untuk mendorong lahirnya generasi baru pembalap wanita di Indonesia,” ujar Alexandra.

Mandalika Kartini Race diharapkan menjadi simbol kebangkitan peran perempuan Indonesia dalam dunia balap. Lebih dari sekadar kompetisi, event ini membawa pesan kuat bahwa perempuan memiliki peluang yang sama untuk bersaing di level tertinggi motorsport.

Selain Alexandra Asmasoebrata, sejumlah pembalap perempuan yang dijadwalkan turun berlaga di antaranya Alinka Hardianti, Belove Athaya, Clio Clarissa Tjonnadi, Audey, Vivit, Oatricia Revalina, dan Ine Rosdiana.

Keunikan lain dari Mandalika Kartini Race 2026 terletak pada desain livery mobil balap yang mengangkat berbagai destinasi unggulan Indonesia dalam ekosistem InJourney.

Setiap kendaraan akan merepresentasikan ikon pariwisata nasional, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, Taman Mini Indonesia Indah, The Nusa Dua, The Mandalika, hingga Golo Mori.

Baca Juga :  Indonesian GP 2023: Francesco “Pecco” Bagnaia Juara MotoGP Mandalika

Konsep ini menjadikan mobil balap sebagai media promosi bergerak yang memperkenalkan keindahan destinasi wisata Indonesia kepada audiens nasional maupun internasional.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menyatakan bahwa ajang ini merupakan bentuk dukungan terhadap emansipasi perempuan di dunia otomotif.

Menurutnya, MGPA sebagai pengelola sirkuit yang ditunjuk oleh InJourney Tourism Development Corporation melihat potensi besar dari pembalap perempuan Indonesia, baik yang sudah berpengalaman maupun generasi muda.

“Kami ingin menciptakan ruang kolaborasi, pembinaan, dan inspirasi agar semakin banyak talenta perempuan yang lahir dan mampu bersaing di dunia balap dari level nasional hingga internasional. Pada saat yang sama, kami juga ingin memperkenalkan berbagai destinasi wisata Indonesia melalui branding pada kendaraan,” ujar Priandhi.

Dengan semangat emansipasi, olahraga, dan promosi pariwisata yang berpadu dalam satu event, Mandalika Kartini Race 2026 dipastikan menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian Mandalika Festival of Speed tahun ini.

Keseruan balapan para srikandi lintasan ini pun dinantikan publik, sekaligus menjadi bukti bahwa perempuan Indonesia siap melesat dan bersaing di dunia motorsport.

Berita Terkait

Rapat Pleno PWI NTB Bahas Kesiapan Porwarda 2026,UKW Gratis, dan Kemandirian Ekonomi Lewat Koperasi
ITDC Umumkan Perubahan Jajaran Komisaris dan Direksi MGPA Nusantara Jaya
Bupati Pathul: Donasi Lombok Charity Race Dukung Peningkatan Pendidikan di Lombok Tengah
Semarak 10 Tahun, Kampus Politeknik Pariwisata Lombok Gelar Fun Run & Fun Walk
Dari Gravel ke Aspal Mandalika: Duet Ibu-Anak Vivit–Patricia Siap Curi Perhatian di Kartini Race 2026
GT World Challenge Asia 2026 Jadi Magnet Investor, Mandalika Kian Dilirik Dunia
ITDC Perkuat Kesiapan Sirkuit Mandalika Sambut GT World Challenge Asia 2026
Comeback Setelah Satu Dekade, Alexandra Asmasoebrata Siap Panaskan Mandalika Kartini Race 2026

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:24

Momentum Iduladha 1447 H,PDAM Lombok Tengah Tebar Kebahagiaan lewat 6 Sapi Kurban

Senin, 25 Mei 2026 - 04:51

ITDC Tebar Kepedulian di Idul Adha,21 Hewan Kurban Disalurkan untuk Masyarakat The Mandalika

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:21

Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga,Pemkab Lombok Tengah Jaga Stabilitas Harga Jelang Hari Besar Keagamaan

Jumat, 17 April 2026 - 03:01

ITDC Salurkan Hasil Lelang Amal MotoGP 2025 untuk Pencegahan Stunting di Desa Rembitan

Kamis, 9 April 2026 - 02:11

Poltekpar Lombok–Bank NTB Resmi Berkolaborasi, Hadirkan Dukungan Beasiswa

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:47

Bupati Lombok Tengah Hadiri Penyerahan LKPD Unaudited 2025 se-NTB,Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:03

Wabup Nursiah Pimpin Intervensi Terpadu,Anak Penderita Hidrosefalus

Jumat, 27 Maret 2026 - 03:26

48 Desa di Lombok Tengah Belum Ajukan Pencairan, Penyaluran Dana Desa Sudah Capai 94 Desa

Berita Terbaru