Ine Rosdiana Tantang Diri di Kelas Toyota Agya One Make Race: Warna Baru di Final Round Mandalika Festival of Speed 2025

- Kontributor

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com–  Sirkuit Mandalika kembali kedatangan wajah yang tidak asing bagi para penggemar motorsport nasional. Ine Rosdiana, salah satu pembalap wanita paling menonjol dalam beberapa tahun terakhir, bersiap menutup musim balap 2025 dengan sebuah langkah berani: turun di Toyota Agya One Make Race (Krida Agya OMR) pada Mandalika Festival of Speed (MFoS) Final Round, 12–14 Desember mendatang.

Selama ini, Ine dikenal sebagai drifter dan time attacker yang konsisten menunjukkan peningkatan performa, termasuk ketika tampil kompetitif dalam ajang Radical Time Attack di Mandalika. Namun tahun ini, ia membuat keputusan berbeda—masuk ke dunia arrive & race, sebuah format balapan yang menuntut lebih dari sekadar kecepatan.

Jika time attack menitikberatkan pada presisi waktu, maka balapan roda-roda seperti Agya OMR menuntut lebih banyak variabel: duel langsung, manajemen ritme, konsistensi lap, hingga kemampuan membaca momentum lawan.

Keputusan Ine memasuki kelas ini dinilai sebagai titik penting dalam perkembangan kariernya. Perubahan format ini tidak hanya memaksanya mengasah kemampuan baru, tetapi juga membuka peluang untuk menantang pembalap-pembalap pria dan wanita dalam situasi kompetitif yang lebih intens.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menyebut kehadiran Ine sebagai salah satu elemen yang memperkaya gelaran MFoS tahun ini.

“Partisipasi pembalap wanita seperti Ine Rosdiana membawa energi positif bagi ekosistem motorsport nasional. Kehadirannya tidak hanya memperkuat kompetisi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi talenta muda, khususnya perempuan, untuk berani masuk dan berkembang di dunia balap,” ujarnya.

Sementara itu, Manajer Motorsport MGPA, Denny Pribadi, menegaskan bahwa langkah Ine adalah fase pembelajaran yang sangat menantang bagi seorang pembalap yang sebelumnya fokus di time attack.

“Berpindah dari time attack ke balap arrive & race adalah lompatan besar. Di sini bukan hanya soal cepat, tetapi soal strategi, ritme, konsistensi, dan bagaimana bertahan di tengah tekanan duel langsung. Kami melihat Ine punya paket lengkap dan potensi besar untuk memberi tontonan menarik pada final round nanti,” jelasnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Lombok Tengah Dukung Pemkab Bangun Sekolah Rakyat

Ine Rosdiana bukan sekadar peserta. Ia merupakan representasi perempuan yang berani menembus batas dunia motorsport, yang selama ini didominasi pembalap pria. Setiap kehadirannya di lintasan selalu memantik antusiasme tersendiri, terutama di Mandalika di mana ia telah beberapa kali bertarung untuk mencatatkan catatan waktu terbaik.

Di final round MFoS 2025, aksi Ine diprediksi menjadi salah satu yang paling ditunggu. Kelas Krida Agya OMR akan menjadi panggung baru baginya untuk menunjukkan adaptasi, perkembangan, dan mentalitas kompetitif yang lebih matang.

Dengan jadwal padat dan rivalitas ketat yang menanti, final round MFoS diperkirakan menjadi salah satu momentum terbesar motorsport nasional tahun ini. Bersama para pembalap lain, Ine akan menjadi bagian dari pertarungan seru yang akan menutup rangkaian MFoS 2025 dengan gemilang.

Berita Terkait

Mandalika Racing Series 2026 Siap Digelar Lima Seri, Perkuat Pembinaan Pembalap Nasional
1.200 Peserta Ramaikan Mandalika Last Sunday Run 2025, Berlari Sambil Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatera
Huswatun Hasanah, Kowad Asal Lombok Tengah Persembahkan Medali Perak SEA Games Thailand 2025
Mandalika Last Sunday Run 2025, Lari di Sirkuit Dunia Jadi Cara Seru Tutup Akhir Tahun
Hasil Lengkap Kejurnas ITCR 2025: Avila Bahar, Fitra Eri, dan Alvin Bahar Juara Umum
MGPA Perkenalkan Mandalika International Circuit kepada Promotor Asian Le Mans Series dan GT World Challenge Asia
Sejarah Baru Balap Mobil: Formula 4 Sambangi Mandalika Tahun Depan
Mandalika International Festival 2025 Resmi Dibuka, Perpaduan Sport,Budaya, dan Gagasan Pariwisata Kelas Dunia

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:27

Mandalika Racing Series 2026 Siap Digelar Lima Seri, Perkuat Pembinaan Pembalap Nasional

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:38

ITDC Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Malam Anugerah Tri Hita Karana Tourism Awards 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:57

MGPA Terima Penghargaan Pengakuan Kolaborasi dan Inovasi, Dinilai Berhasil Bangun Sport Tourism Inklusif di Mandalika

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:15

Kadis Pariwisata NTB Apresiasi Event MIF,Kantor Dinas Pariwisata Jadi Rumah Kolaborasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:01

Gubernur NTB Terima Sertifikat Internasional dari APIEM UK dan MIF,NTB Mantapkan Pariwisata Berkualitas Berbasis Event

Rabu, 7 Januari 2026 - 04:47

Kalender Event MGPA 2026 Resmi Diluncurkan,Mandalika Siap Hidupkan Motorsport dan Pariwisata Sepanjang Tahun

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:43

Lombok Tengah Raih Penghargaan Internasional APIEM UK, Kadispar: Bukti Komitmen Bangun Pariwisata dan Event Berkelas Dunia

Rabu, 7 Januari 2026 - 02:21

Posko Nataru Ditutup,Bandara Lombok Catat Rekor: 171 Ribu Penumpang Dilayani,Zero Accident

Berita Terbaru

Pendidikan

Resmi,Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026

Sabtu, 10 Jan 2026 - 01:04