Gedor Yarsi Mataram,Aliansi masyarakat NTB peduli Minta Ketua Yayasan RSI Dicopot

- Kontributor

Senin, 19 Mei 2025 - 05:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com -Ratusan masyarakat yang tergabung dalam aliansi masyarakat NTB peduli Gedor yayasan Rumah sakit Islam (RSI) NTB yang meminta ketua Yayasan Lalu Imam Hambali dicopot dari jabatannya. Hal ini berkaitan dengan pembangunan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Yarsi Mataram yang dihentikan secara sepihak oleh yayasan.

“Pembina Yayasan RSI harus mengambil langkah hukum untuk mengganti ketua yayasan yang telah berbuat semena-mena,” katanya dalam orasi di depan Kampus Stikes Yarsi Mataram, Senin 19/5.

Menurutnya, pengurus yayasan RSI sudah tidak sehat, banyak persoalan yang mencul di era kepemimpinan Hambali.” Beliau itu menghianati kesepakatan kontrak kerja proyek sebesar Rp 11,2 Miliar, dan memutus kontrak secara sepihak,” ucapnya.

Selain itu, aliansi juga meminta untuk pembina yayasan harus mengambil langkah tegas terhadap ketua yayasan atas tindakan semena-mena selama ini. ” Pembina harus memperhatikan tindakan ketua yayasan itu, karena menurut informasi atau surat yang kami dapatkan, dia (Hambali) tidak membuat laporan keuangan dari tahun 2020,” beber Syaifullah.

Baca Juga :  Momentum Lebaran Ketupat,Rutan Praya Hadirkan Layanan Kunjungan Penuh Kehangatan bagi WBP

Semantara itu, masa aksi Munir menyoroti , menyoroti utang yayasan sebesar Rp 2,7 miliar kepada kontraktor yang hingga kini belum dilunasi, meskipun telah ada putusan inkrah dari Mahkamah Agung (MA).

Ia mempertanyakan bagaimana lembaga yang menggunakan label Islam dalam namanya bisa mengabaikan kewajiban finansial.

“Yayasan ini selalu melebelkan islam, ternyata jiwanya tidak sesuai dengan lebel namanya,” ucapnya.

Dia berharap pembina yayasan mendengar aspirasi masyarakat, untuk yayasan baik. ” Kita ingin perbaikan, agar RSI ini menjadi yayasan kebanggaan masyarakat NTB,” pungkasnya.

Berita Terkait

Razia Perdana,Karutan Baru Pastikan Blok Hunian Rutan Praya Tetap Aman dan
217 Narapidana Rutan Praya Terima Remisi HUT RI Ke-81
Pamit Menuju Amanah Baru, Karutan Praya Ajak WBP Terus Menjadi Pribadi yang Lebih Baik
Gendang Beleq Hadir di Rutan Praya, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Sekaligus Lestarikan Budaya Sasak
Satpol PP Lombok Tengah Tertibkan Pelajar Membolos di Bendungan Batujai
Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-81, Rutan Praya Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Keluarga WBP dan Petugas
Menuju Pemulihan yang Tepat Sasaran,16 Tahanan Rutan Praya Ikuti Assessment Adiksi
Satpol PP Lombok Tengah Tertibkan Pedagang Kopi Keliling yang Bandel Mangkal di Depan SMAN 1 Praya

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:03

Bupati Pathul Bahri Tinjau Dapur Umum Korban Kebakaran di Sade

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:28

BAZNAS Lombok Tengah Kembali Hadir Bantu Korban Kebakaran Desa Adat Sade

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:41

Pemkab Lombok Tengah Targetkan Angka Kemiskinan Turun Menjadi 10,30 Persen pada 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:19

Wamen Ekraf Apresiasi TERASI 2026, Jadi Ruang Kolaborasi 60 Ilustrator Lokal Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:26

Transaksi Nyaris Rp200 Juta, BRI Nusa Dua Eco Market 2026 Jadi Penggerak Ekonomi UMKM

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:15

Menteri Ekraf Dorong Bandara Jadi Etalase Produk Kreatif dan IP Lokal Indonesia

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:40

Dorong Kebijakan Berbasis Data,Pemkab Lombok Tengah Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:48

Kementerian Ekraf Dukung Instalasi Kapal Pinisi Raksasa untuk Rayakan Kemerdekaan RI 2026

Berita Terbaru