Dari Gizi ke Ekonomi : Lempot Stunting Jadi Senjata Baru Lombok Tengah Lawan Stunting

- Kontributor

Selasa, 6 Januari 2026 - 23:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terus memperkuat komitmennya dalam menurunkan angka stunting melalui terobosan inovatif bertajuk Lempot Stunting.

Program ini menjadi pendekatan baru yang menyasar perbaikan gizi anak sekaligus penguatan ekonomi keluarga dengan memberikan bantuan ayam petelur lengkap dengan kandang dan pakan kepada keluarga yang memiliki anak stunting maupun berisiko stunting

Melalui program ini, keluarga penerima manfaat diharapkan memiliki akses berkelanjutan terhadap sumber protein hewani dari telur, sekaligus peluang menambah pendapatan rumah tangga. Dengan demikian, penanganan stunting tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi menyentuh akar persoalan ekonomi keluarga

Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. HM. Nursiah, mengatakan bahwa Lempot Stunting telah mulai diimplementasikan sejak 2025 dan akan diperluas serta dimasifkan pada tahun ini. Meski demikian, pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan kemampuan dan keterbatasan anggaran daerah

“Program Lempot Stunting ini adalah bentuk ikhtiar kami untuk menghadirkan solusi yang lebih menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Tidak hanya memperbaiki gizi anak, tetapi juga membantu keluarga menjadi lebih mandiri secara ekonomi,” ujar Wabup Nursiah

Ia menjelaskan, program ini diprioritaskan bagi sekitar 40 desa yang masuk zona merah stunting. Dari total sekitar 8.000 keluarga di Lombok Tengah yang memiliki anak stunting atau rentan stunting, Lempot Stunting diharapkan menjadi pemantik perubahan yang nyata dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Hadiri Gathering Gizi HGN 2026, Wabup Nursiah Ajak Masyarakat Peduli Gizi Seimbang

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, hingga mitra swasta dan masyarakat. Sinergi lintas sektor dinilai penting agar upaya penurunan stunting dapat berjalan lebih cepat dan efektif

“Stunting adalah tantangan besar yang harus dihadapi bersama. Dengan inovasi dan kolaborasi, kami optimistis angka stunting di Lombok Tengah bisa ditekan serendah mungkin,” tegasnya

Melalui program Lempot Stunting, Pemkab Lombok Tengah menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, sejalan dengan pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Berita Terkait

World Tourism Day 2026, Sivitas Akademika Poltekpar Lombok Gelar Donor Darah
RSUD Praya Matangkan Persiapan Reakreditasi, Ditargetkan Rampung Desember 2026
BAZNAS Lombok Tengah Ajak Masyarakat Bersedekah, Mulai dari Rp5 Ribu
Gerakan Posyandu Aktif Diperkuat, Lombok Tengah Dorong Layanan Kesehatan Sepanjang Siklus Hidup
Bunda PAUD Lombok Tengah Sosialisasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di 12 Korwil
GEMARIKAN di Pemepek Bantu Penuhi Gizi Anak dan Perkuat Pencegahan Stunting
Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Semarak HUT ke-81 RI, ITDC Hidupkan Tiga Destinasi dengan Ragam Aktivitas dan Aksi Sosial

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:59

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna HUT ke-81, Bahas Arah Kebijakan APBD 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:45

DPRD Lombok Tengah Bahas Dua Ranperda, Mulai Pengelolaan Barang Milik Daerah hingga Pencegahan Kebakaran

Jumat, 25 September 2026 - 22:35

DPRD Lombok Tengah Setujui Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp128,29 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 07:19

Banggar DPRD Lombok Tengah Dalami Perubahan APBD 2026, Hasil Pembahasan Dibawa ke Paripurna

Rabu, 16 September 2026 - 12:23

DPRD Lombok Tengah Gelar Paripurna Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum Fraksi soal Perubahan APBD 2026

Senin, 14 September 2026 - 23:27

Fraksi DPRD Loteng Sampaikan Pemandangan Umum terhadap Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 13:21

500 Pemuda se-NTB Ikuti Diklat Laskar Gerindra, Pathul dan Iqbal Bakar Semangat Juang

Kamis, 10 September 2026 - 09:36

Perubahan APBD 2026, Pendapatan Lombok Tengah Naik Rp128,29 Miliar dan Belanja Tembus Rp2,78 Triliun

Berita Terbaru