Bupati Lombok Tengah dan PT AMAN Sepakati Bendungan Batujai Jadi Hub Seaplane,Menhub Dukung Penuh

- Kontributor

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah resmi menjalin kerja sama dengan PT Abadi Mega Angkutan Nusantara (AMAN) terkait rencana pengembangan Bendungan Batujai sebagai hub sekaligus hanggar pesawat amfibi (seaplane) di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Bupati Lombok Tengah, H.Lalu. Pathul Bahri, bersama Presiden Direktur PT AMAN Michael Nicholas, bertempat di ruang Direktur Utama Bank NTB Syariah, Mataram, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Gubernur NTB dan Menteri Perhubungan RI beserta jajaran Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menyampaikan bahwa Bendungan Batujai direncanakan menjadi pusat konektivitas seaplane yang menghubungkan berbagai destinasi wisata di NTB.

“Nantinya Bendungan Batujai menjadi penghubung antar kabupaten/kota di NTB melalui layanan seaplane. Ini akan memperkuat konektivitas dan mendukung pariwisata berkualitas,” ujar Bupati usai penandatanganan.

Menurutnya, Bendungan Batujai telah siap difungsikan sebagai lokasi hanggar dan pendaratan seaplane. Pemerintah daerah mendukung penuh realisasi investasi tersebut karena diyakini akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM serta sektor pariwisata.

“Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, kawasan ini juga berpotensi menjadi destinasi wisata baru bagi masyarakat,” tambahnya.

Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa Bendungan Batujai direncanakan menjadi hub seaplane pertama di Indonesia yang berbasis bendungan, dengan fokus mendukung konektivitas destinasi unggulan di NTB.

Baca Juga :  Instalasi DIKLAT RSUD Praya Raih Akreditasi B dari Kemenkes RI

Berdasarkan data hingga September 2025, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke NTB tercatat lebih dari 806 ribu orang, dengan destinasi utama seperti Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Senggigi, Gili, Pulau Moyo, dan Tambora.

Melalui visi “NTB Makmur Mendunia”, kehadiran layanan transportasi seaplane diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas wisatawan premium yang memiliki keterbatasan waktu namun menginginkan kenyamanan dan kecepatan.

Presiden Direktur PT AMAN, Michael Nicholas, menegaskan bahwa layanan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman, aman, cepat, dan eksklusif.

“Kami ingin menghadirkan wisata yang nyaman, aman, langsung dan cepat. Kehadiran seaplane akan memberikan kemudahan bagi wisatawan berkualitas,” ujarnya.

Seaplane direncanakan mulai beroperasi pada Juni 2026 untuk mendukung berbagai event internasional di Mandalika, termasuk MotoGP dan Asia Talent Cup.

Pada tahap awal, rute penerbangan akan difokuskan di wilayah NTB, sebelum diperluas ke Bali dan wilayah lainnya. PT AMAN juga menargetkan penerbangan dari Malaysia, Australia, Thailand, hingga Timur Tengah.

PT AMAN akan menggelontorkan investasi awal sebesar Rp450 miliar untuk pembangunan hanggar serta pengadaan pesawat seaplane. Pada 2026 ditargetkan dua unit pesawat akan didatangkan, dengan proyeksi bertambah hingga 10 unit dalam lima tahun ke depan.

Baca Juga :  Liburan Makin Untung, ASTON Inn Mataram dan Alfamart Berkolaborasi Khusus untuk Pemilik Kartu A-Member

Investasi ini diharapkan membuka lapangan kerja baru, khususnya bagi lulusan pariwisata, hospitality, restoran, resort, serta mendorong pertumbuhan UMKM lokal.

Pengalaman internasional menunjukkan bahwa konektivitas seaplane dapat menjadi katalis transformasi ekonomi. Salah satu contohnya adalah Maladewa yang sukses membangun ekosistem pariwisata berbasis seaplane hingga menghasilkan devisa miliaran dolar setiap tahun.

Terkait aspek lingkungan, pihak PT AMAN memastikan bahwa kajian analisis dampak lingkungan telah dilakukan bersama pemerintah provinsi dan kabupaten. Hasilnya menunjukkan tidak ada dampak negatif signifikan yang ditimbulkan, termasuk terhadap aktivitas nelayan setempat.

Usai penandatanganan, Menteri Perhubungan RI bersama Gubernur NTB, Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, jajaran Dirjen Kemenhub serta BWS NTB meninjau langsung Bendungan Batujai untuk melihat kesiapan lokasi.

Panjang landasan air (water runway) yang akan digunakan diperkirakan sekitar 400 meter, dengan dua pesawat yang akan parkir pada tahap awal operasional.

Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut, dengan catatan seluruh prosedur dan perizinan harus diselesaikan sesuai ketentuan.

“Silakan disegerakan. Semua kendala dan prosedur harus segera diselesaikan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tegasnya.

Pemerintah berharap dukungan seluruh pihak agar pengembangan Bendungan Batujai sebagai hub seaplane dapat menjadi tonggak baru kemajuan pariwisata NTB, khususnya Lombok Tengah, menuju destinasi berkelas dunia.

Berita Terkait

Diangkat Kembali, Deretan Prestasi Direksi Perumdam Tiara Lombok Tengah Selama 2021–2026
Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade
Bupati Pathul Bersama Organisasi Perempuan Peduli Sade, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Bupati Pathul Pantau Gotong Royong ASN Bersihkan Dusun Sade Pascakebakaran
Pemkab Lombeng Tengah Koordinasi dengan Kemensos, Siapkan Pembangunan Kembali Rumah Adat Sade
Bupati Pathul Bahri Tinjau Dapur Umum Korban Kebakaran di Sade
BAZNAS Lombok Tengah Kembali Hadir Bantu Korban Kebakaran Desa Adat Sade
Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penataan Sade Pascakebakaran, Nilai Adat Tetap Dijaga

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:21

ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026

Kamis, 3 September 2026 - 11:51

Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Sade,Rekonstruksi Rumah Adat Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:13

Dapur Umum Poltekpar Lombok Tetap Siaga Layani Warga Terdampak Kebakaran Sade

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:08

Poltekpar Lombok Jadi Tuan Rumah Rakor Penanganan Dampak Kebakaran Desa Adat Sade

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:21

Didatangi Menteri Pariwisata RI, Warga Dusun Adat Sade Sampaikan Aspirasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:42

Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:41

Poltekpar Lombok Peduli Sade,Hadir di Tengah Pemulihan Pascakebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:05

Poltekpar Lombok Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Kebakaran Sade

Berita Terbaru