Peran Media dalam Perang Melawan Tambang Ilegal,LSM Minta Pemberitaan Lebih Objektif

- Kontributor

Rabu, 20 Agustus 2025 - 06:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketikjari.com– Ketua LSM Laskar NTB, Agus Setiawan, menekankan pentingnya peran media cetak dan online dalam mengawal isu tambang ilegal di Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, media memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik, sehingga pemberitaan harus dilakukan secara berimbang dan objektif.

“Kalau berdasarkan undang-undang, setiap kekayaan negara, baik bumi maupun udara, harus dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat,” kata Agus, Rabu (14/8/2025).

Agus menilai, dalam persoalan tambang ilegal, pemerintah harus hadir memberikan solusi nyata kepada masyarakat. Ia menegaskan, pengelolaan tambang, sebaik apa pun, tetap memiliki konsekuensi terhadap lingkungan. Namun, ia mengkritik sikap pemerintah yang dinilai lebih berpihak kepada investor dibanding masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah selalu memberikan karpet merah kepada investor. Saya ingin pemerintah itu hadir di masyarakat, menjalankan mandatnya untuk memberikan solusi,” ujarnya.

Baca Juga :  Tak Perlu Ke Mataram,RSUD Praya Kini Miliki Alat C-ARM

Terkait peran media, Agus meminta agar media tidak hanya menyoroti sisi negatif atau pandangan anti-tambang secara berlebihan. Menurutnya, pemberitaan yang terlalu menggiring opini seolah bencana lingkungan akan segera terjadi bisa memicu kepanikan dan mengaburkan fakta sebenarnya.

“Sejauh ini saya melihat media lebih banyak menyuarakan pandangan anti-tambang. Kadang-kadang terlalu berlebihan, seolah kiamat mau terjadi. Padahal tidak selalu sesuai dengan analisa atau fakta yang ada,” jelasnya.

Ia mengingatkan, media juga harus memberi ruang bagi suara masyarakat yang melihat tambang sebagai peluang ekonomi. Menurutnya, ada kelompok warga yang menggantungkan hidup dari aktivitas tambang, sehingga pandangan mereka juga layak diangkat.

Baca Juga :  BIZAM dan PLN Resmikan SPKLU,Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di NTB

“Kita juga harus memberikan ruang kepada orang-orang rakyat yang membutuhkan tambang. Harus memberikan pemberitaan yang objektif demi kepentingan bersama. Kalau saya berdiri di atas kepentingan masyarakat, apa pun risikonya,” tegas Agus.

Agus menambahkan, pemberitaan terkait tambang kerap kali dibingkai dalam perspektif politik kepentingan. Ia berharap media dapat menjaga independensi dan fokus pada substansi masalah, bukan terjebak pada narasi yang menguntungkan pihak tertentu.

“Kadang-kadang media memandang isu lingkungan hanya dari kacamata politik kepentingan. Padahal, ini soal keseimbangan antara kebutuhan ekonomi masyarakat dan kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Dengan peran media yang berimbang dan independen, Agus meyakini publik dapat memahami persoalan tambang ilegal secara utuh, sehingga solusi yang diambil akan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.

Berita Terkait

Poltekpar Lombok dan Bank NTB Syariah Perkuat Sinergi Layanan Keuangan Mahasiswa
HPN 2027 di Lampung Siap Digelar Inklusif dan Kolaboratif
TP PKK NTB dan Chili Community House Perkuat Parenting Ibu dan Anak Korban Kebakaran Sade
Bunda PAUD Lombok Tengah Sosialisasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di 12 Korwil
Tingkatkan Profesionalisme Pers, PWI NTB Gelar OKK dan UKW Bagi 54 Wartawan
Cinthiya Hatmammaqdhiya Raih Juara II Nasional Pidato Bahasa Inggris, Harumkan Nama Lombok Tengah
Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade
Balai Bahasa NTB Sambangi Poltekpar Lombok,Perkuat Jejaring dan Sinergi Kelembagaan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:21

ITDC Hadirkan Camping Ground Pertama untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026

Kamis, 3 September 2026 - 11:51

Nyemulak Jadi Awal Kebangkitan Sade,Rekonstruksi Rumah Adat Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:13

Dapur Umum Poltekpar Lombok Tetap Siaga Layani Warga Terdampak Kebakaran Sade

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:08

Poltekpar Lombok Jadi Tuan Rumah Rakor Penanganan Dampak Kebakaran Desa Adat Sade

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:21

Didatangi Menteri Pariwisata RI, Warga Dusun Adat Sade Sampaikan Aspirasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:42

Poltekpar Lombok Terjunkan Mahasiswa dan Dosen Bantu Dapur Umum Sade

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:41

Poltekpar Lombok Peduli Sade,Hadir di Tengah Pemulihan Pascakebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:05

Poltekpar Lombok Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak Kebakaran Sade

Berita Terbaru